
Daniah sangat terkejut mendengar ucapan Rangga barusan, apalagi jika dilihat posisi rangga saat ini sangat dekat dengannya, rasanya jantungnya seakan ingin copot saja
Cup
Rangga mencium pipi daniah sekilas
Dia ingin melihat bagaimana reaksi wanita yang saat ini dihadapanya
Dan benar saja daniah langsung menyentuh pipinya
seakan tak percaya apa yang baru saja dilakukan Rangga
Kenapa wajahmu merah sekali sayang
Rangga seperti berbisik mengucapkan kalimat itu
Dan itu berhasil membuat Wajah daniah merah dan Lututnya terasa Lemas
Dan ketika Daniah yang mendapat perlakuan itu ingin memaki rangga namun karena wajah mereka yang sangat dekat Daniah malah mencium kembali pipi rangga
Cup
Dan kali ini Rangga yang terkejut dengan apa yang baru saja terjadi
Rangga menarik dirinya dan memegang pipinya
Anehnya kedua insan ini sekarang memegang pipinya masing-masing.
Ketika daniah tersadar dia bingung mau memaki rangga atau meminta maaf karena lancang sudah mencium pipi bossnya itu
"Apa yang bapak lakukan, kenapa bapak mencium saya" Dengan gugup daniah bertanya ke rangga
Daniah bangkit berdiri dan masih memegang wajahnya
kau juga barusan menciumku sayang, tepat pipiku sebelah sini
Rangga menunjuk-nunjuk pipinya
__ADS_1
Daniah yang mendapatkan perlakuan itu pun kelagapan menjawabnya
"Ta-tapi bapak diluan yang mencium saya" Daniah menunjuk pipinya juga
Rangga yang melihat itu pun gemas dan menarik tangan daniah dan mendudukkan nya di pangkuan rangga
Cup
Rangga mencium lembut bibir daniah sambil memeluk pinggang wanita itu dengan posisi tetap diatas pangkuan nya
Setelah beberapa saat rangga menarik wajahnya dan dilihatnya daniah yang menundukkan wajahnya
"Ada apa" Rangga menarik tengkuk wajah wanita itu
"I..itu ciuman pertamaku" Daniah memasang wajah sedih nya sambil tetap menundukkan wajahnya
kenapa bapak mencium ku seenak nya saja, harusnya bapak tau kalau tidak boleh mencium orang lain sesuka hati bapak
Daniah sudah mulai berkaca-kaca, hampir ia meneteskan air matanya saat itu juga
Apa katanya, ciuman pertama?
wanita ini, apakah selama ini dia tidak pernah berpacaran?
Apa mungkin tidak ada 1 lelaki pun yang mendekati nya selama ini?
padahal jika dilihat dia sangat cantik dan Sexy
semua pertanyaan itu berputar di pikiran rangga
dan mendengar itu rangga menyunggingkan senyuman di wajahnya
Rangga menyatukan dahi nya ke dahi daniah sambil menutup matanya sekilas
Dia mengangkat wajah daniah yang sedari tadi menunduk sambil di belainya pipi wanita itu
"Dengarkan aku baik-baik dan jangan membantahku!! "
__ADS_1
Daniah hanya diam dan menganggukkan wajahnya yang masih menempel dengan dahi rangga
Rangga menutup matanya dan menarik panjang nafasnya sebelum memulai mengatakan isi hatinya...
Daniah
Apa yang saat ini kau rasakan adalah sama halnya dengan apa yang aku rasakan
Kau tau, Jantungku selalu berdebar setiap melihatmu
Entah mengapa aku selalu ingin berada dekat denganmu
aku selalu membayangkan wajahmu
Saat pertama kita bertemu, aku sudah jatuh hati padamu
Kau seperti Obat di hatiku, hanya melihat wajahmu hatiku terasa tenang
Saat jauh dari mu aku merasa takut, takut esok aku tak melihatmu lagi
aku takut disaat kau tau perasaan ku dan kau menghilang membuatku bersedih
aku menyukai segala hal yang ada dalam dirimu
Daniah, Aku mencintaimu
Sungguh aku sangat mencintai mu
Daniah yang mendengar pernyataan Rangga pun meneteskan air matanya
Dilihatnya rangga masih menutup matanya sambil mengatur nafasnya yang terasa sesak
Daniah tau pria yang saat ini dihadapan nya ini tidak mudah mengutarakan isi hatinya saat ini terlihat dari guratan di dahinya yang seperti menahan air matanya
Dan saat ini perasaan daniah sungguh campur aduk
Perasaan senang, sedih, takut dan Ingin Memiliki semua menjadi satu
__ADS_1
Rangga yang merasa mulai tenang saat ini melihat ke arah Daniah
"Maaf Pak Rangga , Aku Tidak bisa"