Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Ungkapan Hati Rangga


__ADS_3

Daniah sangat terkejut mendengar ucapan Rangga barusan, apalagi jika dilihat posisi rangga saat ini sangat dekat dengannya, rasanya jantungnya seakan ingin copot saja


Cup


Rangga mencium pipi daniah sekilas


Dia ingin melihat bagaimana reaksi wanita yang saat ini dihadapanya


Dan benar saja daniah langsung menyentuh pipinya


seakan tak percaya apa yang baru saja dilakukan Rangga


Kenapa wajahmu merah sekali sayang


Rangga seperti berbisik mengucapkan kalimat itu


Dan itu berhasil membuat Wajah daniah merah dan Lututnya terasa Lemas


Dan ketika Daniah yang mendapat perlakuan itu ingin memaki rangga namun karena wajah mereka yang sangat dekat Daniah malah mencium kembali pipi rangga


Cup


Dan kali ini Rangga yang terkejut dengan apa yang baru saja terjadi


Rangga menarik dirinya dan memegang pipinya


Anehnya kedua insan ini sekarang memegang pipinya masing-masing.


Ketika daniah tersadar dia bingung mau memaki rangga atau meminta maaf karena lancang sudah mencium pipi bossnya itu


"Apa yang bapak lakukan, kenapa bapak mencium saya" Dengan gugup daniah bertanya ke rangga


Daniah bangkit berdiri dan masih memegang wajahnya


kau juga barusan menciumku sayang, tepat pipiku sebelah sini


Rangga menunjuk-nunjuk pipinya

__ADS_1


Daniah yang mendapatkan perlakuan itu pun kelagapan menjawabnya


"Ta-tapi bapak diluan yang mencium saya" Daniah menunjuk pipinya juga


Rangga yang melihat itu pun gemas dan menarik tangan daniah dan mendudukkan nya di pangkuan rangga


Cup


Rangga mencium lembut bibir daniah sambil memeluk pinggang wanita itu dengan posisi tetap diatas pangkuan nya


Setelah beberapa saat rangga menarik wajahnya dan dilihatnya daniah yang menundukkan wajahnya


"Ada apa" Rangga menarik tengkuk wajah wanita itu


"I..itu ciuman pertamaku" Daniah memasang wajah sedih nya sambil tetap menundukkan wajahnya


kenapa bapak mencium ku seenak nya saja, harusnya bapak tau kalau tidak boleh mencium orang lain sesuka hati bapak


Daniah sudah mulai berkaca-kaca, hampir ia meneteskan air matanya saat itu juga


Apa katanya, ciuman pertama?


wanita ini, apakah selama ini dia tidak pernah berpacaran?


Apa mungkin tidak ada 1 lelaki pun yang mendekati nya selama ini?


padahal jika dilihat dia sangat cantik dan Sexy


semua pertanyaan itu berputar di pikiran rangga


dan mendengar itu rangga menyunggingkan senyuman di wajahnya


Rangga menyatukan dahi nya ke dahi daniah sambil menutup matanya sekilas


Dia mengangkat wajah daniah yang sedari tadi menunduk sambil di belainya pipi wanita itu


"Dengarkan aku baik-baik dan jangan membantahku!! "

__ADS_1


Daniah hanya diam dan menganggukkan wajahnya yang masih menempel dengan dahi rangga


Rangga menutup matanya dan menarik panjang nafasnya sebelum memulai mengatakan isi hatinya...


Daniah


Apa yang saat ini kau rasakan adalah sama halnya dengan apa yang aku rasakan


Kau tau, Jantungku selalu berdebar setiap melihatmu


Entah mengapa aku selalu ingin berada dekat denganmu


aku selalu membayangkan wajahmu


Saat pertama kita bertemu, aku sudah jatuh hati padamu


Kau seperti Obat di hatiku, hanya melihat wajahmu hatiku terasa tenang


Saat jauh dari mu aku merasa takut, takut esok aku tak melihatmu lagi


aku takut disaat kau tau perasaan ku dan kau menghilang membuatku bersedih


aku menyukai segala hal yang ada dalam dirimu


Daniah, Aku mencintaimu


Sungguh aku sangat mencintai mu


Daniah yang mendengar pernyataan Rangga pun meneteskan air matanya


Dilihatnya rangga masih menutup matanya sambil mengatur nafasnya yang terasa sesak


Daniah tau pria yang saat ini dihadapan nya ini tidak mudah mengutarakan isi hatinya saat ini terlihat dari guratan di dahinya yang seperti menahan air matanya


Dan saat ini perasaan daniah sungguh campur aduk


Perasaan senang, sedih, takut dan Ingin Memiliki semua menjadi satu

__ADS_1


Rangga yang merasa mulai tenang saat ini melihat ke arah Daniah


"Maaf Pak Rangga , Aku Tidak bisa"


__ADS_2