Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Kenyataan Pahit


__ADS_3

"Maaf Tuan, Nona Shasa bukan Putri Tuan


Hasilnya akan saya bawa besok kekantor dan untuk softcopy sudah saya kirim melalui email tuan "


jawab edo dengan Sangat hati-hati


Edo tau ini adalah pukulan berat untuk tuannya


Edo paham betul bahwa tuannya ini sangat menyayangi Shasa


"Tuan" kembali edo memanggil Rangga pelan


"Bagaimana dengan donor Jantung yang aku minta kau carikan untuk shasa"


"Maaf Saya belum menemukan nya tuan, saya akan meminta Tim untuk mencarinya keseluruh Rs yang ada"


"Baik terimakasih"


Rangga mematikan ponselnya dan menutup matanya


Rasanya berat sekali berita yang barusan dia dengar


Jika susan selingkuh dia sudah tidak memperdulikan nya, tapi ini Shasa


gadis mungil yang sudah dianggapnya putrinya


Rangga tidak akan sanggup jika harus kehilangan Shasa.


Shasa adalah alasan yang membuat rangga berubah dan tidak menyentuh minum-minuman lagi


"Aku akan membuat perhitungan kepadamu susan, Berani-berani nya kau mempermainkan ku"


Ketika Rangga ingin beristirahat dan meletakkan Ponselnya kelaci mejanya, dilihatnya Ponsel Daniah disamping ponselnya.


Tiba-tiba Rangga tertarik untuk melihat isi ponsel daniah, dihidupkanya Layar ponsel daniah dan dilihat tidak ada Kunci pengamanan

__ADS_1


"Gadis ceroboh" Gumam Rangga


Imutnya


Rangga melihat Wallpaper Ponsel daniah, fotonya dengan keluarganya dengan background pantai


Dilihatnya satu per satu Aplikasi di ponsel gadis itu


Hanya ada beberapa aplikasi memasak yang dilihatnya


Dan rasa penasaran Rangga beralih ke Gallery didalam ponsel daniah dilihatnya seorang pria sedang memeluk daniah dari belakang


"Ini pasti Papa nya"


Lalu digesernya layar ponsel itu dan melihat daniah memeluk seorang pria dari belakang


"Siapa Dia, Kenapa daniah sangat senang memeluknya dari belakang"


Tanpa disadarinya Rangga mengepalkan tanganya


Rasanya ingin rangga melemparkan Ponsel Daniah saat itu juga


Akhirnya Rangga melihat aplikasi Whatsapp daniah


dilihatnya ada Nama Radit Sayang, hanya ada beberapa kontak di dalam Ponsel itu


dan itu berhasil membuat Rangga marah, dengan cepat Rangga membuka Pesan Whatsapp Daniah dengan Radit dilihatnya dari awal percakapan itu


Daniah : Raditku sayang apakah aku bisa Vidio call dengan Ibu, apakah kau sibuk ?


Daniah : Radit


Daniah : Cepatlah balas pesanku, saat ini aku sedang menunggu untuk interview dan aku sangat gugup


Radit : Iya kakakku sayang ♥ sabar Kak radit masih di sekolah, ibu tadi sedang di warung

__ADS_1


Daniah : oh baiklah doakan kakakmu ini berhasil ya


Daniah : Kakak akan bekerja keras untukmu dan Ibu 🥺


Radit : Jaga kesehatan kakak disana ya, semoga hari ini berhasil


Daniah : Kakak menyanyangi Mu, Peluk cium


"Kakak"


Gumam Rangga heran, Ohh berarti ini adiknya


"Ternyata dia sangat menyayangi adiknya"


Rangga menghela nafasnya, tersirat kelegaan di raut wajah rangga


✨✨✨


Sedangkan Ditempat Lain ada 2 insan yang masih menikmati malam panjang nan panas.


terlihat seorang wanita masih dengan tubuh polosnya berpelukan diatas ranjang Hotel dengan seorang pria yang dulunya adalah sahabat dari suaminya.


Entah kebetulan atau tidak tapi yang jelas pria itu memang tidak mengetahui bahwa wanita yang saat ini dalam pelukan nya adalah istri dari mantan sahabatnya dulu.


Yang pria itu tau saat ini adalah mereka adalah korban Cinta yang bertepuk sebelah tangan dari pasangan mereka masing-masing


Sudah hampir 2 Tahun ini mereka menjalani Hubungan terlarang itu dan semua itu tidak luput dari pantauan Rangga


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2