
Susan yang mendengar sonya mengatakan tentang status seketika menegang dan berfikir sejenak
kenapa saat ini semua sangat kebetulan sekali
Ada apa Nyonya Susan, jangan bilang kau tidak tau gosip terhangat saat ini
Sonya tertawa kecil sambil melirik teman-teman nya yang lain
Kuberitahu sedikit bocoran padamu
lebih baik saat ini kau harus menghemat uangmu karena sebentar lagi kau akan hidup miskin, tidak memiliki apa pun dan tidak memiliki teman lagi
HA-HA-HAA
Apa maksud perkataan Sonya barusan
kenapa dia berani sekali mengatakan ini
apa jangan-jangan semua yang dikatakannya...
Tidak.. tidak!!
Tidak mungkin rangga menceraikan ku
jelas aku masih memiliki Kartu As ku
Shasa!!
Gumam Susan dalam hatinya.
Kenapa susan, kau tidak mau mengatakan apapun kepada kami?
atau saat ini kau sedang berfikir dari mana aku tau semua ini???
susan memajukan tubuhnya dan mencengkeram lengan sonya dengan kuatnya
Dengar aku baik-baik!!
Aku Susan, tidak pernah terima jika ada yang merendahkan ku seperti yang kau lakukan padaku barusan.
kau akan merasakan pembalasan ku
__ADS_1
Kau sudah berani mengusik ku, maka bersiap-siap lah menerima ganjarannya
Susan menghempas kan lengan sonya dan pergi meninggalkan kafe itu dengan hati yang sangat panas .
Saat ini yang dibutuhkannya adalah Asisten Edo
Dengan memesan taxi susan pergi menuju kantor rangga, berharap disana ia menemui jawaban dari perkataan Sonya barusan
🌺🌺🌺
Ditempat Lain saat ini seorang pria sedang berdiri didepan kost-an menunggu wanita yang sudah merebut hatinya..
yaaa benar saja saat ini rangga sedang menunggu Daniah tepat didepan pintu kostan nya
diketuk nya beberapa kali pintu rumahnya sambil bersender di dinding samping pintu itu
Daniah yang merasa ada tamu sepagi ini pun sedikit keheranan
akhirnya dia membuka pintu dan alangkah terkejutnya ia mendapati seorang pria yang sudah berpakaian rapi dan lengkap dengan tatanan rambutnya yang sangat rapi
Dilihatnya dari atas sampai bawah apakah benar yang berdiri saat ini adalah Rangga
Daniah mengucek kembali matanya dan mengerjapkan sambil melihat rangga dari atas sampai kebawah
"Hai sayang, Selamat pagi"
Rangga mendekati Wajah daniah dan Cup, Rangga mencium kening Daniah sekilas
Daniah yang masih bingung dengan apa yang baru saja di lakukan rangga pun hanya bengong dan tetap melihat dengan tatapan terkejut nya
Sayang, kenapa kau diam saja?
dan Kenapa kau masih memanggil ku Pak?
mau kutambahkan 10% pagi ini untuk pemotongan gajimu?
Rangga mencubit kedua pipi daniah sambil sesekali mengibaskan tangan nya ke wajah daniah
Mendengar Gaji dan Potongan seketika Daniah tersadar
A-apa yang kau lakukan sepagi ini disini?
__ADS_1
Daniah melirik kekiri dan kekanan, melihat keadaan kostan apakah ada yang melihat kedatangan rangga.
beruntung kostanya berada paling sudut
"Menemuimu " Rangga berdiri tepat dihadapan daniah dan meraih kedua tanggan nya
"Sayang, aku akan pergi ke singapore untuk beberapa hari
berjanjilah kau akan menunggu ku"
Pergi, ke Singapore??
apakah Rangga ingin menjumpai Sesilia
seketika wajah Dania berubah sendu
Rangga yang sudah tau perubahan yang ada pada mimik wajah daniah pun mengerti apa yang ada dalan pikirkan nya
Rangga menarik tubuh daniah kepelukkan nya dan mulai menenangkan hati daniah
"Aku hanya pergi sebentar
kudengar ada pendonor jantung untuk Shasa,
Kau tau kan, Shasa sedang menderita penyakit gagal jantung dan saat ini aku mendapatkan pendonor yang cocok untuk shasa"
Rangga menjauhkan tubuh daniah dan menarik tengkuk Wajah nya dan mencium sekilas bibir daniah
Cup
Bersiap-siap lah, aku ingin kau ikut mengantarku ke bandara
T-tapi
"Cepatlah, aku menunggu mu disini"
Sementara itu, seseorang melihat kejadian itu sambil tersenyum melihat Tuan nya sedang bucin dengan sekretaris nya
astaga, kenapa Tuan menjadi seperti itu
aku sampai bergedik ngeri melihat nya
__ADS_1
#Tbc