
Rangga yang sedari tadi sudah mengamati Daniah dari CCTV pun semakin kalut ketika melihat wanita yang masih beberapa jam ia tinggalkan di Indonesia menangis
Rangga yang melihat itupun sungguh sangat ingin memeluk Dania saat ini. rasa takut ditinggal ketika baru memulai hubungan yang bisa membuat nya takut sekaligus bahagia karena satu wanita ini.
entah sejak kapan, mungkin sejak pertemuan pertama atau mungkin..ah entahlah yang pasti saat ini Rangga ingin sekali memeluk wanitanya .
Rangga kembali menghubungi Assisten nya..
Tuutt... hanya beberapa kali bunyi saja si empunya ponsel langsung mengangkat panggilan itu. berbeda ketika Susan yang menghubungi nya
Halo Tuan.
Edo dengan cepat menyahuti panggilan tuannya itu
"Aku mau kau bawa Dania kesini sekarang juga!! "
Hah, apa katanya
membawa Daniah??
ke Singapore??
sekarang??
astaga Tuanku ini benar-benar tidak tau kondisi yang tepat, gumam Edo dalam hati
Kau dengar aku?!!
__ADS_1
I-itu tuan, em bisakah setelah saya selesaikan meeting dengan client kita ini
saya takut mereka akan kecewa jika saat ini saya menunda-nunda pertemuan ini.
Edo menyampaikan selembut mungkin kepada tuan nya agak sedikit membuka pikirannya tentang pekerjaan, apalagi saat ini Edo sendiri yang harus menghandle semua meeting tuannya hari ini. jelas saja para client sudah berharap dari kerja sama ini bisa bertemu langsung dengan si penguasa Bisnis Yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di negara ini.
terdengar helaan nafas dari sebrang telpon ketika mendengar perkataan asisten nya itu
Benar saja, saat ini saja dia juga membantu beberapa pekerjaan dari Laptop yang dia bawa ke Singapore.
Baiklah, Setelah pekerjaan mu selesai langsung bawakan daniah kemari, aku tunggu satu jam lagi kabar darimu.
klik
Ta-pi..
Sebelum selesai berbicara ternyata tuan nya sudah memutuskan panggilan itu secara sepihak
astaga ternyata cinta bisa membuat orang Bodoh.
semoga aku tidak Sebodoh tuan ketika bertemu dengan pasangan ku nantinya
Gumam Edo dalam hatinya
......................
Rangga yang harus memutus panggilan telpon nya sepihak memandang lurus kearah depan. dilihatnya wanita yang dulu sangat ia cintai berdiri tepat dihadapannya. hanya berjarak beberapa meter saja, Jelas Rangga bisa melihat wajah sendu dan lelah wanita itu.
__ADS_1
saat ini ia hanya terdiam ditempatnya, hampir tidak bergerak sama sekali.
antara bahagia bertemu kembali dengan cinta pertama nya yang sudah tiga tahun tidak bertemu atau sedih karena dia harus melihat mantan kekasih nya itu dengan kondisi yang cukup berantakan, lebih tepatnya menyedihkan.
Ra-ngga
Sesil yang bertemu langsung dengan Rangga tidak kalah terkejutnya. dia tidak menyangka akan bertemu pria yang sangat ia rindukan selama ini, pria yang mampu membeku kan hatinya kepada suaminya, pria yang hampir setiap hari dia fikirkan.
sungguh saat ini dia tidak bisa berfikir apapun lagi, yang ada dalam pikirannya hanya ingin berlari dan memeluk mantan kekasih nya ini.
Tak..Tak..Tak
Greb
Sesil berlari sambil memeluk erat Pria yang ada dihadapannya saat ini, rasa rindu jelas terlihat dari erat nya pelukan yang disalurkan nya, seperti tidak ingin melepaskan dan takut secara bersamaan tidak berjumpa lagi.
sungguh sesil tidak bisa berfikir jernih lagi saat ini
Namun Rangga dengan lembut melepaskan pelukannya dan melihat dengan intens Wajah wanita yang sudah merebut kebahagiaan nya dimasa lampau
sesil...
.
.
.
__ADS_1
.
tbc