Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Potong Gaji


__ADS_3

Susan, ada apa


Seorang temannya bernama Clara memanggil dan menghampiri nya, karena dilihatnya sedari tadi Petugas kasir berdiri di meja makannya sambil memegang kertas bill


Em, Clara apa aku bisa meminjam uangmu untuk membayar tagihan kali ini dan kau tau kan aku tidak ada pegang uang cash.


Ntah kenapa seluruh kartu ku tidak dapat digunakan


mungkin ada kesalahan teknis atau semacamnya


Susan memberanikan diri meminjam uang kepada temannya itu karena dia sudah tidak tau lagi harus bagaimana


Apa, kartumu tidak dapat digunakan, Sejak kapan?


bukankah selama ini kau Ratunya Foya-foya, apa kartu mu tidak berguna Lagi? "


Clara sedikit mencari tau ada apa dengan Kartu susan dan sedikit mengolok-olok nya


Karena biasanya susan selalu dengan sombong nya menghambur-hamburkan uangnya


Itu bukan masalah yang penting, kau hanya perlu membayarkan tagihan ini dulu lalu aku akan membayarnya 10 kali lipat dari total bill nya


Baiklah, asal kau menepati janjimu


Clara yang mendengar itu pun semangat untuk membayar tagihannya karena dia tau jika susan mentraktir maka billnya bisa sampai puluhan juta rupiah, sebuah kesempatan bagi clara untuk mendapatkan uang dari susan


Tunggu, tapi kau harus berjanji untuk tidak memberitahu kepada siapapun


Susan menarik lengan clara sambil sedikit menekannya

__ADS_1


Tenang lah clara, asal kau mentransfer 10 kali lipat ku jamin mulut ku ini aman


Clara tersenyum sambil berlalu ke kasir untuk melakukan pembayaran


Sial, bagaimana bisa aku memiliki teman seperti nya


disaat aku susah saja dia masih memanfaatkan ku


Susan belum menyadari bahwa Kejadian ini adalah Hukuman kecil yang direncanakan Edo.


Edo menghubungi pihak bank dan meminta mereka untuk membekukan semua kartu kredit Susan.


Pihak bank jelas tidak merasa curiga karena Edo adalah Asisten Dari Rangga dan pasti semua keputusan nya sudah disetujui oleh Rangga


Padahal kenyataannya Rangga sebenarnya tidak tau masalah ini namun dengan Dia yang sudah memberikan intruksi untuk memberi pelajaran kepada susan sebelum perceraian maka edo seakan mendapat kesempatan untuk mengerjai nya terlebih dahulu


( Kelakuan Edo ini Benar-benar ya guys, Bisa aja buat Susan Naik Tensi 😀)


Ditempat Lain Daniah yang sudah lebih tenang saat ini melepaskan pelukannya dari Rangga


Dia terlalu Nyaman dengan Dada bidang pria itu


"Maaf pak" Daniah membenarkan Anak rambutnya dan menghapus air matanya


"Sudah baikkan" Rangga memegang kedua pipi daniah memastikan wanita ini sudah baikkan saat ini


Daniah hanya mengangguk kan pelan kepalanya


Lebih baik saya keluar sekarang, saya permisi dulu pak!

__ADS_1


Daniah menekan kata paknya seakan ingin mengingatkan bahwa saat ini mereka hanya atasan dan bawahan


Rangga menarik tanggan daniah, dan si empunya tangan pun menoleh tidak suka


"Ada apa lagi" Daniah sedikit Membentak rangga


Sekarang kau bahkan sudah berani membentakku sayang??


Rangga menggoda daniah, sambil mencium sekilas telapak tangan wanita itu


Ku ingatkan untuk yang terakhir kalinya


Jangan Panggil aku dengan sebutan "PAK"


Lalu aku memanggil apa


Daniah seperti tidak sabar ingin cepat-cepat keluar dari ruangan itu


Panggil aku dengan sebutan sayang, dan hilangkan kalimat formal setiap kita berbicara, Paham


A-apa aku tidak salah dengar??


Jika aku mendengar mu lagi memanggilku dengan sebutan Pak, maka aku akan memotong Gaji mu


Potongan nya berlaku kelipatan dengan total kau memanggil ku dengan sebutan Pak!!


Apa kau mengerti, sayang??


Rangga tersenyum puas dengan ekspresi daniah saat ini

__ADS_1


A-apa katanya barusan??


Potong Gaji, apa aku tidak salah dengar


__ADS_2