
Apa Yang Harus aku Lakukan
kenapa semua sangat bertepatan secara terus menerus
sebenarnya apa yang sudah terlewat kan ku
Susan Bangkit Dari duduknya sambil berjalan gontai ke arah cermin yang sudah pecah
Aku tidak boleh hancur seperti ini
semua yang sudah aku perjuangan tidak boleh berakhir seperti ini
Susah melihat kearah cermin dan menatap sinis kedepan
Apa mungkin yang dikatakan sonya benar, rangga mengajukan Gugatan cerai terhadap ku
gumam susan
Tidak Tidak Tidaakk!!!
kalau memang ada tuntutan cerai, pasti saat ini Rangga tidak susah payah mencari pengobatan untuk anak nya
Susan menggeleng kan kepalanya dengan cepat
Aku harus melakukan sesuatu
Aku harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi
ya, aku harus kekantor rangga dan bertanya langsung dengan Edo
Akhirnya susan keluar dari kamar dan bergegas ke luar rumah
ketika susan menuruni anak tangga ia melihat maid sedang menatap heran kearah nya
Apa Yang Kau lihat Ha!!!
Hentak susan dengan angkuhnya
Maaf Nyonya, saya tidak. bermaksud....
DIAM!!!!
Aku tidak meminta kau jawab Bodoh!!
__ADS_1
Belum sempat Maid itu menjawab susan sudah menghentikan perkataan nya
Aku Mau dalam waktu 1 jam kau bereskan kekacauan yang ada di kamarku
Aku ingin ketika aku kembali semua sudah kembali ke sedia kala, Apa kau dengar?!!!!
"Eh I-iya Baik Nyonya"
Ck, dasar pembantu Bodoh
Susan pergi meninggalkan Rumah itu dengan amarah yang sudah sedari tadi tak terbendung
Ya ampun kenapa Tuan Rangga yang baik dan Tampan bisa memilih istri yang tak tau tata krama seperti Nyonya susan...
#DIKANTOR
Edo dan daniah yang sudah sampai kekantor, walau waktu masih terlalu pagi untuk sudah sampai kantor
Daniah memegang Perutnya yang sedari tadi sudah berbunyi karena lapar
Huft aku belum sempat sarapan tadi karena terburu-buru
Gumam daniah Pelan
"Ini sarapan mu, tadi aku sudah membawanya dari rumah tuang rangga "
Daniah yang mendengar nya pun mematung sesaat
"Ambil " Edo menyodorkan bekal yang memang tadi pagi sudah dimintakan oleh tuan nya ketika sarapan untuk di bungkusan oleh maid
"Ehh, Em a-aku" daniah terbata-bata dan Binggung atas sikap edo
Jangan salah paham dulu, ini bekal yang tadi pagi diminta Tuan kepada Maid agar disiapkan untuk mu,
Tuan tau kalau kami terlalu pagi untuk bertamu , jadi tadi Tuan yang menyiapkan bekal ini.
dan satu lagi, sebelum kau menikah dengan Tuan, maka aku masih menganggapmu sebagai rekan kerja jadi jangan berharap aku memanggilmu Nona atau Nyonya.
tentang status hubungan mu dengan tuan, itu bukan urusanku
anggap saja aku tidak tau apa-apa
atau kau bisa menganggap aku batu ketika tuan akan bermesraan dengan mu ketika ada aku disitu.
__ADS_1
Edo menjelaskan panjang lebar kepada Daniah
dia tidak mau nantinya daniah berfikir yang tidak-tidak kepadanya.
Edo tau pasti daniah sangat malu saat ini, apalagi status hubungan mereka yang terbilang complicated
"Terimakasih Edo" Daniah menjawab singkat dengan senyum manis di wajahnya
Daniah mengambil bekal tersebut dan kembali jalan menuju ruangan nya
Manis sekali senyum nya
Astaga tidak tidak, apa yang barusan kufikir kan
edo memukul kecil kepalanya untuk mengembalikan kesadarannya
#Lobby
Susan yang sudah sampai ke perusahaan rangga dengan cepat melihat situasi
dia melihat apakah receptionist menjengkelkan kemarin sudah datang atau belum
dia tak ingin kehilangan kesempatan lagi untuk keruangan Rangga.
Diam-diam Susan menyelinap masuk ke Lift Dan dengan cepat menutup pintu lift agar tak terlihat oleh pihak keamanan.
Huufftt akhirnya
Ting
pintu Lift terbuka dan dengan segera Susan menuju ruang kerja suaminya sedikit tergesa-gesa.
ketika berada didepan ruangan Rangga, ia belum melihat ada bagian frontliner didepan dan dengan cepat dia membuka handle pintu
Ceklek
Susan yang saat ini berdiri didepan pintu ruangan bertatap Mata dengan Daniah yang mematung karena bertemu dengan susan, istri dari boss nya
ehhh ralat calon mantan istrinya
😃😃😃😃
#Hayoooooooooooo penasaran penasaran penasaran khannnn
__ADS_1