
Musibah gugurnya janin di rahim Almeda membuat ummi dan abah ingin datang kembali mengunjungi anak dan menantunya itu. Mereka harus memberikan semangat dan kekuatan lagi bagi Almeda supaya tidak berlarut-larut dalam kesedihan karena sesuatu yang luput dari dirinya.
Harapan segera menggendong bayinya sekarang ini tertunda karena harus menghadapi keguguran. Walaupun sempat menyalahkan dirinya sendiri, Almeda akhirnya bisa ikhlas kehilangan calon bayinya.
"Semoga Alloh SWT akan memberikan gantinya. Semoga setelah ini, aku bisa hamil lagi. Aku ingin melihat mertuaku, orang tua ku dan juga suamiku penuh kebahagiaan dengan kehamilan ku yang berikutnya. InsyaAllah!" batin Almeda kini penuh semangat serta doa dan harapan.
🌼🌼🌼🌼🌼
Ummi Salamah terlihat sibuk membuatkan jamu ramuan sendiri untuk menantunya yang habis mengalami keguguran. Ummi Salamah dikenal sangat rajin membuat ramuan tradisional untuk mengobati segala keluhan penyakit. Selain dikenal sebagai ustadzah, ummi Salamah juga dikenal bisa mengobati segala penyakit dengan cara tradisional atau pengobatan alternatif. Demikian juga halnya abah Idris.
__ADS_1
Selain sebagai pendakwah, serta pimpinan pondok pesantren, abah Idris juga bisa mengobati segala penyakit secara alternatif. Awalnya pengobatan secara tradisional itu hanya khusus untuk kalangan santri santriwati di pondok pesantren pimpinan nya. Pada akhirnya, ada beberapa pasien dari luar pondok meminta supaya diobati oleh abah Idris maupun ummi Salamah. Dan abah Idris serta ummi Salamah tidak mampu menolak jika ada yang datang meminta pertolongan dari beliau. Walaupun semuanya atas kehendak Alloh SWT, seseorang yang merasakan sakit bisa sembuh.
"Sudah lengkap semua bahan-bahan untuk membuat jamu untuk menantu kita, ummi?" tanya abah Idris seraya mendekati istrinya yang sedang sibuk mengaduk-aduk jamu yang ada di panci.
"InsyaAllah sudah lengkap, abah! Tinggal abah yang memberikan doa nya pada Almeda," kata ummi Salamah.
"Doa dari ummi Salamah, abah kira sudah cukup. InsyaAllah jamu ini bisa membersihkan dan menguatkan kembali rahim menantu kita. Supaya kelak, Almeda bisa kembali mengandung," sahut abah Idris.
"Ummi, sayang! Sepertinya aroma jamunya sangat menggugah selera. Apakah abah boleh meminum jamu nya juga? Boleh kan?" ucap abah Idris sambil mendekati ummi Salamah yang masih mengaduk-aduk jamu. Bahkan abah Idris berusaha mengendus-endus uap dari jamu tersebut. Ummi tersenyum saja saat abah hendak meminta hasil jamu buatan nya.
__ADS_1
"Sebenarnya ini jamu tidak hanya berkhasiat untuk membersihkan rahim maupun menguatkan rahim, tapi InsyaAllah bisa untuk menambah stamina dan juga melancarkan peredaran darah. Abah, Abryal, Almeda dan juga ummi bisa meminumnya. Semua penghuni rumah ini bisa meminumnya," ucap ummi Salamah.
"Wow hebat ummi! Istriku tersayang, yang paling cantik bagaikan bidadari, memang paling TOP deh. Alhamdulillah, selain memiliki paras yang cantik, ummi bisa membuat jamu yang menyehatkan badan," puji abah Idris.
Sukses ummi yang mendengar nya hanya bisa tersenyum lebar. Kebiasaan abah Idris ini memang suka sekali memuji istrinya. Jadi ummi Salamah sudah tidak kaget lagi. dengan ucapan manis dari abah.
"Sudah siap! Alhamdulillah! Sekarang, ummi akan menyaring dulu jamu nya supaya ampas nya tidak ikut. Hehehe," kata ummi Salamah.
"Alhamdulillah, kalau begitu abah tunggu di ruang tengah," sahut abah Idris. Ummi Salamah mulai menyaring jamu buatannya dan memasukkan nya ke dalam teko.
__ADS_1
"Bismillah, ya Alloh ya Tuhan kami. Tuhan yang menciptakan penyakit beserta obatnya. Jadilah jamu ini obat untuk kesembuhan tubuh kami. Jadilah kami manusia yang selalu bersyukur atas nikmat yang telah engkau karunia kan dan titipkan pada kami. Bismillah, bismillah, bismillah!" ucap ummi Salamah pelan.
Ummi Salamah menyiapkan beberapa gelas yang akan dia berikan pada Almeda, Abryal, abah dan semua orang yang tinggal di rumah itu termasuk asisten rumah tangga beserta penjaga keamanan di rumah itu.