
Kegiatan belajar untuk hari ini pun sudah berakhir, banyak para siswa yang berlalu lalang meninggalkan kelas masing-masing dan menuju pintu gerbang halaman sekolah. Tapi tidak untuk seluruh siswa yang berada dikelas 12, mereka harus mengikuti pelajaran tambahan lagi selama 2 jam untuk mengikuti kegiatan bimbel persiapan dalam mengahadapi Ujian Akhir yang akan dilaksanakan beberapa bulan lagi.
Begitu juga dengan para guru-guru, setelah melaksanakan kegiatan apel pulang mereka bergegas meninggalkan ruangan masing-masing kecuali para guru yang terlibat dalam kegiatan bimbel.
"Mari pulang pak" ucap salah seorang guru
"Mari.." jawab Yuda tersenyum yang masih sibuk merapikan meja kerjanya.
Kegiatan bimbel akan dimulai 15 menit setelah bel pulang berbunyi
"In.. ayo masih ada waktu nih" ajak Mery melihat jam ditangannya
"mau kemana" tanya Inneke bingung
"emangnya lo lupa, pak Yuda nyuruh keruangannya" balas Mery
"Oh iya.. Sorry lupa" ucap Inneke menepuk jidadnya lalu beranjak dari duduknya.
Mery pun hanya tersenyum menggeleng-gelengkan kepalanya dengan sifat pelupa temannya itu.
Mereka berjalan menuju dimana ruangan kantor berada.
Ketika tiba didepan pintu kantor ada salah satu guru yang melihat mereka
"cari siapa?" tanya guru itu.
Mendengar pembicaraan itu, Yuda pun melihat siapa yang datang lalu menghampiri mereka
"Oh.. saya yang memanggil mereka" ucapnya
Guru itu pun mengganggukan kepala dan berlalu meninggalakan mereka.
"Ayo keruangan saya" ajak Yuda
__ADS_1
Inneke dan sahabatnya itu pun menuruti perkataan gurunya itu. Mereka hanya membuntuti Yuda berjalan menuju ruangannya.
Tak jauh dari tempat mereka berada ada sepasang mata yang sedang memperhatikan kedatangan mereka, tanpa mereka sadari orang itu mendekati mereka
"Pak Yuda belum pulang ya" ucap seorang wanita.
Mereka pun kaget dan reflek melihat kearah sumber suara
"Belum sebentar lagi, ini masih ada keperluan dengan siswa saya" balas Yuda menjelaskaan
"Oh begitu" ucap Ms Wulan yang merupakan guru bahasa Inggris.
Yuda pun tersenyum dan menganggukan kepalanya pelan, sedangkan Inneke dan sahabatnya hanya diam membisu.
Lalu guru bahasa Inggris itu mendapati ponsel miliknya berdering cukup nyaring, ia pun segera menyambut panggilan itu dan berjalan sedikit menjauh.
Tak lama kemudiannya Ms Wulan kembali lagi
"Pak Yuda, apakah boleh saya pulang bareng bapak. Soalnya jemputan saya mobilnya mogok diperjalanan?" ucap Miss Wulan
"Ya sudah saya siap-siap dulu" ucap Ms Wulan berlalu meninggalkan mereka bertiga. Sedangkan Yuda, ia hanya mengusap-usapkan tengkuknya yang tidak gatal.
"Maaf pak, kita dipanggil kesini ada apa ya" tanya Inneke memberanikan diri.
Yuda yang sedari tadi mengabaikan kedua siswanya itu pun reflek, ia langsung duduk dikursinya dan membuka laci mejanya lalu mengambil sesuatu dari dalam laci itu.
"Oh iya ini punya kalian?" tanya Yuda menyodorkan sebuah kunci motor matic dimejanya
Mery pun kaget melihat kunci motor miliknya bisa berada ditangan guru olahraganya, ia tak habis pikir kalau kunci motornya itu bisa jatuh dan ia tidak menyadari hal itu.
"Oh iya pak itu punya saya" jawab Mery pelan. Ia pun meraih kunci itu dan mengucapkan terima kasih
"Terima kasih banyan pak sudah menemukan kunci motor milik saya, saya sama sekali tidak menyadari kalau kunci motor saya terjatuh" ucap Mery
__ADS_1
"Iya, lain kali harus hati-hati ya" balas Yuda tersenyum.
Wulan yang menyaksikan itu pun reflek kesal karena Yuda menebarkan senyum pada kedua siswi itu. Ia pun sontak memanggil Yuda supaya kedua siswi itu segera menjauh dan meninggalkan Yuda
"Pak Yuda saya sudah siap" ucap Wulan
Yuda pun sontak melihat kearah sumber suara yang memanggilnya namanya itu
"Oh iya Miss, saya juga sudah mau selesai" jawab Yuda. " Miss bisa langsung aja keparkiran" ucapnya lagi
"Pak, apa masih ada lagi yang ingin disampaikan?" tanya Inneke sopan
"sepertinya sudah enggak ada lagi, kalian bisa kembali" balas Yuda
"Oh,, ya sudah kita pamit duluan pak" Ucap Inneke dan Mery
"Iya, belajar yang bener ya" ucap Yuda tersenyum
Inneke pun membalas dengan tersenyum dan menganggukan kepalanya pelan.
"Terima kasih pak sekali lagi" Balas Mery. Mereka berdua pun beranjak dan menjauh meninggalkan ruangan itu.
Yuda yang menyaksikan kepergian dua siswi itu kembali tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
Sebenarnya ada sesuatu yang ingin ia berikan kepada Inneke tapi ia urungkan niatnya itu karena situasi yang belum tepat.
Setelah kepergian Inneke dan Mery beberapa menit yang lalu, Yuda pun bergegas meraih tas ranselnya dan segera beranjak meninggalkan ruangan itu. Ia berjalan menuju parkiran dimana mobil miliknya terparkir dan disana ia mendapati seorang perempuan sudah menunggunya sedari tadi yang tak lain Wulan.
"maaf ya lama" ucap Yuda
"iya nggak pa pa" balas Wulan tersenyum
Lalu keduanya pun masuk kedalam mobil itu dimana Yuda berada dikursi kemudi.
__ADS_1
Yuda menekan pedal gas mobilnya dan melesat meninggalkan gedung itu.