Cerita Inneke

Cerita Inneke
Eps. 26


__ADS_3

Sejak kepergian kedua orang tuanya beberapa hari yang lalu, Inneke menjadi malas untuk sekedar membuka buku pelajarannya, ia hanya menghabiskan hari-harinya dengan memandang foto keluarga yang ada didalam kamarnya.


Padahal 3 hari lagi ia akan mengikuti Ujian Akhir, melihat itu Ayu sang kakak iparnya pun bingung harus bagaimana. Karena untuk saat ini Ayu dan suaminya Irwan yang menetap dirumah pak Adi sebab Ilham anak sulung yang meminta mereka dan Irwan pun menyetujui itu.


"kasihan sekali lihat neng. Padahal 3 hari lagi Ujian Akhir akan dilaksanakan. Aku harus kasih tahu mas Ilham" ucap Ayu dalam hati.


Lalu Ayu meraih ponselnya yang ada didekat televisi, ia mencari kontak Ilham kakak iparnya dan menghubunginya.


Beberapa kali Ayu menghubungi nomor Ilham tapi tidak ada jawaban.


"Mungkin saja mas Ilham lagi sibuk" gumamnya


Tak lama kemudian Irwan pun pulang dari bekerja karena hari sudah mulai sore.


"Assalamualaikum" ucap Irwan


"Walaikumsalam" jawab Ayu menggendong veve lalu menghampiri suaminya dan mencium tangan sang suami yang baru pulang.


"Halo anak papa yang cantik" sapa Irwan mencium kening buah hatinya lalu ia pun menggendongnya.


"Ayo mas masuk" ajak Ayu lalu menutup pintu


Mereka pun berjalan keruang keluarga dan duduk disana. Suasana rumah yang sepi karena penghuninya hanya Irwan beserta anak dan istrinya ditambah adik perempuannya, sedangkan kedua adik laki-lakinya Indra dan Ipan ikut tinggal bersama Ilham sang kakak dipulau yang berbeda.

__ADS_1


"Sayang, Neng kemana nggak kelihatan" tanya Irwan pada istrinya


"neng ada dikamarnya mas, seharian dia nggak keluar sama sekali" balas Ayu


"yang benar saja" ucap Irwan khawatir lalu beranjak dari duduknya dan menghampiri sang adik.


Dikamarnya Inneke tampak murung dan tak bersemangat, itulah yang dilihat oleh Irwan sang kakak.


Perlahan Irwan melangkahkan kakinya menghampiri sang adiknya itu


"Neng... Ayo kita makan dulu" sapa Irwan, namun adiknya sama sekali tidak menghiraukan panggilannya.


"Neng nggak boleh kayak begini terus, neng harus bangkit" ucap Irwan memberikan semangat. Namun lagi-lagi Inneke sama sekali tidak memperdulikan ucapan sang kakak.


"Bagaimana Mas" tanya Ayu pada suaminya


Sebagai jawaban Irwan menggelengkan kepalanya pelan.


"Terus apa yang harus kita lakukan Mas" tanya Ayu lagi


"Mas juga nggak tahu sayang" balas Irwan dengan tatapan yang sendu


"Bagaimana kalau kita menghubungi Mas Ilham saja dan memberitahukan kondisi neng saat ini" ucap Ayu memberi masukan

__ADS_1


"Iya, kamu benar sayang. Kita harus menghubungi Mas Ilham hanya dia satu-satunya yang bisa diandalkan" balas Irwan bersemangat.


Lalu Irwan pun meraih ponselnya dan menghubungi kakaknya yang berada diseberang sana


📞 My Family Ilham


"Hallo.. Assalamualaikum" kata Ilham


"Walaikumsallam Mas" balas Irwan


"Iya ada apa Wan menghubungi Mas. Bagaimana kondisi neng?" tanya Ilham


"nah itu dia mas. Kondisi neng sekarang sangat memperhatinkan" jawab Irwan


"Memperhatin bagaimana maksudmu Wan?" tanya Ilham mulai khawatir.


Lalu Irwan pun menjelaskan tentang kondisi Inneke sejak kepulangan Ilham yang membawa Indra dan Ipan dari rumah pak Adi 2 hari yang lalu.


"Kenapa bisa begitu Wan" tanya Ilham


"Sepertinya neng masih terpukul kak, kalau bisa kakak segera kesini. Kasihan neng 3 hari lagi akan Ujian Akhir, karena hanya kakak satu-satunya yang bisa menyemangati neng" ucap Irwan panjang lebar


" Baiklah Wan, besok kakak akan kesana" balas Ilham.

__ADS_1


Lalu panggilan pun terputus.


__ADS_2