
Sesuai dengan alamat yang diberikan oleh kakak iparnya, Inneke pun tiba disebuah rumah mewah lalu ia turun dari kendaraannya dan berjalan menuju pintu rumah itu. Ia pun mengetuk pintu
Tok tok tok.. "Assalamualaikum" ucap Inneke didepan sebuah rumah mewah
"Walaikumsallam" jawab seseorang dari dalam rumah
Tak lama kemudian pintu rumah itu pun terbuka dan nampaklah seorang laki-laki paruh baya yang tersenyum kearahnya yang tak lain Om Budi suami dari bibinya
"Selamat sore Om" sapa Inneke sopan
"Sore juga, silahkan masuk nak. Bibimu lagi ada didalam" ucap Om Budi
"Terima kasih Om" balas Inneke masuk kedalam rumah itu yang diikuti Om Budi yang membawa sebuah keranjang yang berisi cilok pesanan sang istri
Terlihat sang Bibi tersenyum kearahnya
"Selamat sore neng cantik" sapa sang bibi menyambutnya ramah lalu memeluk keponakannya itu, keduanya pun saling cium pipi kanan cium pipi kiri.
"Sore juga tante" balas Inneke
"Wah sekarang kamu tambah cantik ya" puji sang Bibi
"Iya ma, tadi pas buka pintu papa juga sempat tidak mengenali siapa yang datang. Makin cakep dia sekarang" timpal Om Budi yang meletakan keranjang cilok diatas meja
" M'mm Om dan tente terlalu berlebihan, nanti telinga neng bisa naik 1 meter" ucap Inneke
"Ha ha ha.." tawa mereka bersama
"Kamu bisa aja neng. Oh iya kamu apa kabarnya sekarang?" tanya Bibinya basa basi
__ADS_1
"Alhamdulillah sehat tante" jawab Inneke tersenyum. " Tante dan keluarga bagaimana?" tanya nya balik
"Tante sekeluarga juga sehat neng seperti yang kamu lihat" balas sang Bibi.
"Kamu duduk dulu, tante mau ambil sesuatu. Neng tunggu disini sebentar ya" ucap Bibinya lalu meninggalkannya
Sebagai jawaban ucapan tantenya Inneke pun menganggukan kepalanya lalu memilih duduk, sedang Om Budi berjalan menuju sofa panjang yang menghadap kearah televisi yang tidak jauh dari meja makan
Terlihat sang bibi berjalan menuju kearahnya dengan membawa sesuatu ditangannya.
"Neng ini buat kamu, tante sam Om sengaja beliin buat kamu. Karena tante nggak punya anak cewek jadi tante beli ini untuk kamu dan tante mau kamu pakai ini pas acara ulang tahun pernikahan om sama tante nanti malam" ucap sang Bibi. "Kamu datang kan?" tanya bibinya lagi
"Harus datang loh" ucap Om Budi menimpali
Mendengar ucapan sepasang suami istri itu, Inneke menjadi tak enak hati jika menolak
"Iya Om sama tante tenang aja, neng pasti datang kok" balas Inneke menyunggingkan senyuman manisnya
"Oh iya dibuka dulu dong" ucap bibinya
Inneke pun membuka isi pemberian sang bibinya dan betapa takjubnya ia ketika melihat pemberian itu ternyata sebuah gaun yang sangat indah.
"Gimana kamu suka nggak" tanya sang Bibi
"Terima kasih tante. Gaunnya bagus, neng suka banget" balas Inneke tersenyum
Mendengar ucapan keponakannya itu sang Bibi pun ikut tersenyum.
"Tante seneng kalau kamu suka" ucap Bibinya mendekat lalu memeluk keponakannya.
__ADS_1
Keduanya pun saling berpelukan, Inneke sangat senang walaupun ia tidak bisa mendapatkan lagi pelukan dari ibunya tetapi ia masih bisa mendapatkan pelukan seorang ibu yang tak lain adalah bibinya. Ia beruntung sekali masih memiliki orang-orang yang sangat menyayanginya.
Melihat keduanya, Om Budi pun ikut tersenyum.
Inneke melepaskan pelukannya begitu juga dengan sang bibi. Hari sudah semakin sore, Inneke pun berpamitan kepada pemilik rumah mewah itu
"Kalau begitu neng pamit dulu tante" ucap Inneke
"Iya, kamu hati-hati ya neng" balas sang bibi
"Pasti tante" jawab Inneke mencium tangan bibinya. "Om, neng pamit dulu. ASSALAMUALAIKUM" ucapnya lagi
"WALAIKUMSALLAM " jawab sepasang suami istri itu
"Ditunggu kedatangannya nanti malam" ujar Om Budi
Inneke pun mengangguk tersenyum dan berlalu meninggalkan rumah mewah milik bibinya.
.
.
.
Teman-teman enggak terasa ya sekarang sudah memasuki Eps.30
Sudah sejauh ini pasti banyak terjadi kesalahan tanda baca ataupun ejaan dalam karya ini karena itu Author mohon maaf ya 😊
Namanya juga baru belajar jadi penulis.
__ADS_1
\=> \=> \=> I ❤ 3000 <\= <\= <\=
BUAT KALIAN YANG MASIH SETIA MEMBACA KARYA SAYA.