Cerita Inneke

Cerita Inneke
Eps.27


__ADS_3

Setelah kedatangan Ilham 2 hari yang lalu, yang terus-menerus memberinya dorongan dan semangat kini Inneke perlahan mulai melupakan kesedihannya, ia mulai bersemangat kembali untuk menata masa depannya. Itu semua berkat motivasi sang kakak yang tiada henti menyemangatinya.


Dikamarnya, pandangan Inneke tertuju pada sebuah foto album keluarga yang terletak dinakas tempat tidurnya, lalu ia pun meraih album itu seraya menyunggingkan senyumannya.


Ia teringat akan ucapan sang Ibu beberapa waktu yang lalu sebelum kepergian Ibunya bahwa Ibu pernah berkata padanya.


***Neng kamu harus menjadi anak kebanggaan ayah dan ibu untuk selamanya, sayangi kakak dan adikmu sebagai mana rasa sayang dan cintamu pada ayah dan ibu neng, karena mereka sumber kekuatanmu yang senantiasa mendampingimu hingga akhir hayat.


Jangan pernah biarkan keterbatasan membuat dirimu menjadi rendah dan terbelenggu pikiran


Berjuanglah selagi bisa dan mampu melaksanakan semua itu, Berjuanglah dan raih apa yang kamu mimpikan* neng.


Teruslah melangkah mengikuti keyakinanmu,


berhenti sejenak jika kamu ragu tapi jangan pernah untuk berbalik arah**.


Ucap sang Ibu


Inneke pun meletakan kembali album ditangannya itu pada nakas tempat tidurnya. Lalu ia baranjak dari kamarnya dan menghampiri kakaknya yang berada didepan tv


"Kenapa jam segini neng belum tidur?" tanya Ilham melihat kedatangan Inneke menghampirinya. Karena waktu yang sudah menunjukan jam 10.00 malam


"Bentar lagi kak" balas Inneke seraya mendudukan bokongnya disamping sang kakak

__ADS_1


"Kak, maafkan neng ya sudah bikin kakak khawatir" ucap Inneke memeluk kakaknya dengan haru


"Iya neng nggak papa, sudah menjadi tugas kakak melindungi dan menyayangi kalian adik-adik kakak" balas Ilham mengusap puncak kepala sang adik


"Intinya neng nggak boleh kayak gini lagi ya, neng harus bangkit. Belajar yang bener biar bisa jadi orang sukses dan bisa buat ayah sama ibu tenang disana.


Neng harus semangat, harus bisa menggapai apa yang menjadi cita-cita neng" ucap Ilham menasehati adiknya


"Iya kak, neng janji nggak bikin kakak khawatir lagi" balas Inneke


"Besok kakak akan pulang, jadi neng jaga diri baik-baik ya.


Jangan sedih, kan disini ada kak Irwan sama mbak Ayu yang menemani neng. Jangan bikin kakak khawatir lagi ya" ucap sang kakak panjang lebar


Inneke menganggukan kepalanya.


"Siap kak" balas Inneke


"Selamat malam neng semoga mimpi indah" ucap Ilham tersenyum


"Terima kasih kakak" balas Inneke berlalu meninggalkan kakaknya yang masih setia berada diruang keluarga


Keesokan harinya, Inneke sudah rapi dengan seragam SMA yang ia kenakan karena hari ini ia akan mengikuti ujian akhir.

__ADS_1


"Selamat pagi semua" sapa Inneke tersenyum pada kakak-kakaknya yang sudah berada dimeja makan


"Pagi juga neng" balas Ilham tersenyum. Ia bahagia melihat sang adik yang sudah mulai terlihat ceria.


Begitu juga dengan Irwan beserta anak dan istrinya, mereka juga bahagia melihat perubahan Inneke


"Pagi tante" balas Ayu seolah-olah mengajari veve sang buah hati untuk berbicara


Inneke pun menyunggingkan senyumannya pada keponakannya yang sangan menggemaskan itu.


Mereka pun menikmati sarapan dengan suasana hening tanpa ada suara apapun.


Setelah sarapan selesai, Ilham pun pamit kepada Irwan dan Istri. Ia akan kembali kekota dimana ia dan keluarganya tinggal setelah 3 hari berada ditempat asal kelahirannya.


"neng jaga diri baik-baik ya" pamit Ilham


"Iya. Kakak hati-hati ya, titip salam untuk mbak Nina, vivi dan vino" ucap Inneke


Mereka pun bersalaman dan melepaskan kepergian Ilham


Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu Inneke dan semua para siswa yang akan mengikuti ujian akhir telah tiba, mereka harus berjuang sebisa mungkin supaya mendapatkan hasil yang memuaskan.


.

__ADS_1


.


Salam hangat dari Autor 💚


__ADS_2