Cerita Inneke

Cerita Inneke
Eps.37


__ADS_3

Setelah sarapan selesai Erick dan Hendra pun berpamitan


"Ma, pa. Erick sama Hendra berangkat dulu ya" ucap Erick menyalami kedua orangtuanya yang diikuti oleh sahabatnya itu


"Om, Tante. Kita berangkat ya" pamit Hendra


"Iya. Kalian hati-hati ya sayang" ucap Susan


"Ya ma." jawab Erick bergegas keluar rumah.


Hendra pun mengikuti langkah sahabatnya itu


Setelah keduanya menaiki mobil, Erick lansung melajukan kendaraan yang mereka tumpangi menuju jalan raya.


"Eh coy kita mau kemana sih?" tanya Hendra


"Udah lo diem aja jangan bawel napa?" balas Erick yang fokus mengemudi


Hendra yang tidak mendapati jawaban apapun dari sahabatnya itu menjadi kesal.


Lalu ia pun memainkan game diponselnya karena merasa bosan.


Lima belas menit kemudian mereka telah tiba ditempat tujuan


"Ini rumah siapa Coy?" tanya Hendra yang mendapati kendaraan yang mereka tumpangi berhenti didepan sebuah rumah yang sederhana


Namun lagi-lagi Erick tidak memberi jawaban pada sahabatnya itu, ia malah membuka pintu mobil yang ada disebelah kanannya itu lalu turun.


Hendra pun membuntuti Erick yang berjalan menuju pintu rumah itu


Tok tok tok


"Assalamualaikum" kata Erick

__ADS_1


"Wa'alaikumsallam.." jawab seseorang pemilik rumah


Pintu rumah terbuka dan nampaklah seorang perempuan cantik yang tak lain Inneke sepupunya Erick


"Eh kak Erick, silahkan masuk kak" Inneke berucap mempersilahkan kedua tamunya masuk


Betapa senangnya Hendra ternyata sahabatnya itu bisa diandalkan, ia tersenyum sumringah melihat pemilik rumah itu ternyata gebetannya.


Hendra pun mengikuti langkahnya Erik yang sudah masuk kedalam rumah itu.


"Mau minum apa kak" tanya Inneke


"Nggak usah repot-repot neng, ngomong-ngomon kak Irwan sama mbak Ayu kemana kok sepi?" kata Erick


"Oh mereka lagi pergi kak, ada apa?" kata Inneke


"Enggak ada apa-apa sih. Hari ini kamu ada kegiatan nggak?" Erick berucap


"M'mmm. Enggak deh kayaknya, kenapa kak? kata Inneke


"Mau jalan-jalan kemana kak. Emangnya kak Erick belum balik?" kata Inneke


"Belum, palingan entar sore lah" kata Erick


"Bukannya kak Erick sama Mas Hendra harus istirahat. Kan sore harus balik kekota lagi" kata Inneke


"Cowok mah biasa neng, kita enggak selemah itu. Ya kan bro?" ucap Erick menyenggol Hendra yang dari tadi terus-terusan hanya diam


"Ya udah kalau gitu neng siap-siap dulu ya kak" kata Inneke


"Iya, jangan lama ntar keburu ngorok gue disini" canda Erick


"Bentaran kok. Tapi kalau mau minum ambil aja kedalem" ucap Inneke lalu meninggalkan kedua tamunya

__ADS_1


"Iya-iya. Cepetan sana lo belum mandi kan" Ucap Erick yang masih bisa didengar Inneke


"Udah woy, enak aja" balas Inneke lalu masuk kedalam kamarnya


Erick tersenyum melihat kelakuan sepupunya itu. Ia memang sudah terbiasa bercanda dengan Inneke.


"Eh gue haus, lo mau minum nggak"? tanya Erick


"Boleh" ucap Hendra yang sibuk memandangi layar ponselnya


Erick pun beranjak dari duduknya menuju dapur untuk mengambil minuman.


Tak lama kemudian Inneke pun keluar dari kamarnya dan duduk disofa yang berseberangan dengan Hendra. Ia begitu terlihat cantik walaupun hanya dengan penampilan santainya.


"Kak Erick kemana" tanya Inneke yang melihat Hendra sendirian diruang tamu


"Oh, Eh. Kedapur, haus katanya" balas Hendra gugup.


Ia sangat terpesona melihat kecantikan Inneke yang benar-benar alami tanpa polesan bedak yang tebal seperti kaum hawa diluar sana yang kecantikan hanya karena dibantu oleh bedak saja.


Tanpa ia sadari jika dirinya tertangkap basah melihat Inneke tanpa berkedip oleh sahabatnya yang datang membawakan dua gelas minuman jus yang berbeda rasa.


"Woy.. Ini buat lo" ucap Erick menyodorkan segelas minuman jus yang membuat Hendra mengalihkan pandangannya


Inneke yang masih sibuk memakaikan jam ditangannya itu tak tau jika dirinya diperhatikan oleh Hendra.


"Diminum dulu" Ucap Erick


"Iya. Makasih bro" balas Hendra lalu meneguk minumannya untuk mendinginkan tenggorokannya yang terasa kering.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2