
Pagi hari dengan suasana yang masih tenang dan udara yang sejuk. Ibunya Adit sudah bertempur didalam dapur untuk menyiapkan sarapan.
Ceklek pintu kamar Adit dibuka, ia pun melangkahkan kakinya menuju meja makan dan menghampiri sang adik yang sudah berada disana
"Selamat pagi kakak" Sapa Aldi
"Hemm.." jawab Adit denfn senyum yang dipaksakan
"Kakak kenapa, sakit?" tanya Ibunya melihat anaknya
"Enggak Ma" jawab Adit
"kok keliatannya kakak tidak bersemangat" ucap sang mama yang lagi sibuk menyajikan masakannya diatas meja makan
"Adit masih ngantuk aja Ma" balas Adit
"memangnya kakak pulang jam berapa semalam? tanya ibunya lagi
"Jam sepuluh Ma" jawab Adit
"Ya sudah nanti habis sarapan lanjut istirahat lagi aja, kan hari minggu juga" ucap mamanya lagi
Adit hanya menganggukan kepalanya sambil mulai menikmati sarapan yang sudah disapkan sang mama
"Oh ya. Papa kemana ma? Kok papa nggak ikut sarapan bareng kita" Tanya Adit
"Papa belum pulang" jawab ibunya
"Emangnya papa kemana Ma?" giliran Aldi yang bertanya
"Tadi papa bilang sama mama, katanya mau Olah raga pagi, keliling komplek" jawab sang ibu. "Ya udah kalian lanjut saja sarapannya ya mama mau mandi dulu" ucapnya lagi berlalu meninggalkan meja makan
Kedua anaknya itu pun hanya menganggukan kepala dan melanjutkan sarapannya.
"Dek lo mau kemana hari ini" tanya Adit pada sang adik
"Rencananya sih mau ke toko buku kak" jawab aldi
"sama siapa?" tanya Adit lagi
"Mama dan papa" balas Aldi. " Kenapa Kak, apa kakak mau titip sesuatu" tanya Aldi
"iya, kakak mau titip buku. Nanti kakak kirim foto bukunya" ucap Adit
Aldi pun menganggukan kepalanya.
Tidak lama kemudian, papanya sudah pulang dan menghampiri mereka dimeja makan
"Selamat pagi anak-anak papa yang ganteng" sapa sang papa
"pagi juga pa" jawab kedua anaknya sambil mengunyah makanan
__ADS_1
"mama kemana kok nggak keliatan?" tanya sang papa pada kedua anaknya itu
"tadi katanya mama mau mandi pa" jawab Adit
Sang papa menganggukan kepalanya dan duduk disebelah Adit untuk melakukan sarapan. Setelah aktivitasnya didalam kamar mandi selesai, sang mama pun ikut bergabung sarapan.
Setelah sarapan berakhir Adit segera menuju kamarnya dan melanjutkan istirahatnya kembali. Sedangkan Kedua orangtua nya bersiap-siap pergi untuk menemani adiknya yang ingin membeli buku
Ceklek pintu kamar Adit dibuka, spontan ia pun membalikkan badannya dan mendapati Ibunya berada dipintu kamarnya
"Kak, Mama berangkat ya" pamit ibunya
"Iya ma, hati-hati dijalan" ucap Adit
Sang ibu pun menutup pintu kembali dan segera berlalu meninggalkan anaknya itu.
Waktu sudah menunjukan pukul 10.30 Adit baru bangun dari tidurnya, lalu ia keluar kamar dan mendapati kedua orangtuanya sudah berada dirumah, ia pun menikmati hari liburnya dengan menonton tv diruang keluarga dan ia mendengar suara mobil didepan rumahnya
"Siapa yang datang?" ucapnya dalam hati. Ia berusaha mengingat-ingat janjinya dengan Doni bahwa mereka akan berangkat pada pukul 14.00.
Tidak lama kemudian ada seseorang yang muncul dari balik pintu dan melangkah menghampirinya yang tak lain Hendra
"Pagi Broo" sapa Hendra
"ngapain Lo kesini?" tanya Adit
"Huss... Kok kakak ngomongnya gitu, suruh duduk dulu dong Hendra nya" perintah sang mama yang kebetulan lagi membersihkan debu diruangan itu
"Selamat pagi tante" sapa Hendra pada mamanya Adit
Hendra pun ikut bergabung duduk disamping Adit. Adit melihat kearahnya
"Biasa aja dong broo ngeliatnya, jangan gitu banget. Kenapa lo baru tau ya kalau gue ganteng" goda Hendra
"iya gue baru tau ternyata lo itu ganteng tapi sayang gak punya pacar" ejek Adit
"emangnya kamu punya? Setau gue kita itu sama broo" balas Hendra tidak mau kalah
Adit tak menghiraukan ucapan temannya itu.
"Jalan-jalan yuk Broo, bosen nih dirumah mulu" ajak Hendra sambil menikmati cemilan yang terdapat diatas meja
"kemana?" tanya Adit tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi
"terserah, kemana aja yang penting jangan dirumah" balas Hendra
"Nanti gue mau jalan," ucap Adit
"Kemana broo? giliran Hendra yang bertanya
"Kepantai" jawab Adit
__ADS_1
" Sama siapa, pacar? Sejak kapan lo punya pacar? kata Hendra memberi pertanyaan beruntun kepada Adit
"Iya sama pacar" ucap Adit dengan kata-kata ditekan
"Wah selamat ya broo, ternyata lo gerak lebih cepat dari pada gue" kata Hendra
"iya lah, kan lebih gantengan gue dari pada lo" ejek Adit.
"Songong banget lo broo mentang-mentang gue lagi gak punya pacar" balas Hendra. "kenalin dong sama gue" ucapnya lagi
"Ogah gue entar lo naksir lagi" ejek Adit
"Emangnya secantik apa sih pacar lo itu" tanya Hendra penasaran
"Rahasia" ucap Adit
"Gak asik lo broo main rahasiaan segala" kata Hendra. " Tapi beneran kan gue diajak nih nanti sore" tanyanya lagi
"Kenapa lo gak mau ikut, ya udah?" ucap Adit enteng
"bukan gitu broo, gue itu ingin memastikan, kalau beneran gue diajak gue harus balik dulu siap-siap" balas Hendra hendak beranjak dari duduknya
"iya beneran" jawab Adit
"Eh beneran ya lo barengan sama pacar, terus gue sama siapa?" ucap Hendra duduk kembali
"Enggak.. cuman bercanda doang gue serius amat lo" balas Adit
"ya mana gue tau, muka lo aja serius kayak gitu. Gue kira beneran, kalau beneran kan ogah gue, dari pada gue jadi obat nyamuk lo mendingan gue gak usah ikutan aja" kata Hendra
Adit hanya tersenyum dengan ucapan temannya yang menanggapi perkataannya terlalu serius.
"Jam berapaan kita berangkatnya Dit?" tanya Hendra
"Jam duaan paling" balas Adit
"Ya udah gue mau pulang dulu, mau siap-siap, jam satuan gue balik kesini lagi. Pakai mobil gue aja kita" ucap Hendra
"Eh lo gak usah balik kesini lagi Hend, lo tunggu aja dirumah lo. Gue sama Doni yang kesana" balas Adit
"Ada Doni juga?" tanya Hendra
"Iyalah, kita berdua itu udah janjian" jawab Adit
"ya udah gue pamit broo" pamit Hendra melangkahkan kakinya keluar rumah dan segera meninggalkan kediaman Adit
.
.
.
__ADS_1
Terima kasih sudah mampir di Cerita Inneke
Jangan lupa tinggakan likenya