
"Oh iya dimana pesta yang lo hadiri itu digelar biar gue anterin lo?" tanya Hendra ketika
"Ditaman. Kamu?" jawab Inneke singkat
"Sama gue juga. Itu artinya kita menghadiri pesta yang sama dong" balas Hendra
Keduanya pun tidak menyangka, ternyata pesta yang mereka hadiri itu sama.
"Ya udah kita kesana yuk" ajak Inneke. Hendra pun mengangguk setuju.
Mereka berjalan saling berdampingan menuju taman dimana pesta itu diadakan
"Lo kesini sama siapa?" tanya Hendra
"Bareng kakak beserta anak dan istrinya" kata Inneke. Hendra menganggukan kepalanya tanda mengerti
"Kamu sendiri kesini sama siapa?" tanya Inneke balik
"Sendirian gue" ujar Hendra.
Terlihat seorang laki-laki dewasa melambaikan tangan kearah mereka berdua.
Inneke dan Hendra yang lagi asik ngobrol itu pun menyadari akan hal tersebut
"Siapa itu?" tanya Hendra
"Kakak. Ya udah aku duluan ya udah dipanggilin" ucap Inneke
__ADS_1
"Ooh.. Iya. See you next time" balas Hendra
Inneke pun membalas dengan tersenyum lalu meninggalkan Hendra seorang diri.
Setelah kepergian Inneke, Hendra pun beranjak mencari sosok sahabatnya yang tak lain anak dari orang yang mengadakan pesta tersebut. Ia mengarahkan pandangannya keseluruh penjuru taman itu dan menemukan sosok yang ia cari sedang memegang sebuah gelas yang berisi minuman warna.
Lalu ia pun mendekatkan diri kearah meja yang terdapat menu makanan dimana sahabatnya itu berada
"Hey lo dari mana aja kok lama banget. Ngapain aja lo ditoilet, pacaran? " ujar Erick memberikan pertanyaan yang beruntun
"Ketemu cewek cakep gue" balas Hendra sambil memasukan beberapa makanan kedalam mulutnya
"Ah yang bener lo. Palingan ketemu sama mbak-mbak pelayan restoran doang, yakin gue" ucap Erick
"Ya udah kalau nggak percaya" balas Hendra melanjutkan makannya
"Siapa takut" jawab Hendra enteng. Lalu melanjutkan makanannya dengan pandangannya yang sesekali melihat kearah lain
Tiba-tiba matanya pun tertuju pada Inneke yang berada dikerumunan banyak orang
"Sini coba lo liat cewek yang itu tuh" ucap Hendra menunjukan salah satu jarinya
"Yang mana?" tanya Erick
"Itu, ah lo mah. Makanya itu mata dibuka jangan merem mulu" ejek Hendra
"Kampret lo, biar mata sipit kek gini tapi gue kayak artor-aktor korea tau" balas Erick membanggakan dirinya
__ADS_1
"Itu mah mau nya lo" ujar Hendra
"Ah sirik aja lo" ucap Erick mengejek sohibnya.
Lalu Erick pun berjalan meninggalkan Hendra.
Hendra melihat sohibnya itu menuju kearah kerumunan para tamu-tamu. Ia pun membelalakan matanya ketika melihat sohibnya itu mendekati sosok perempuan cantik yang baru beberapa menit mereka obrolkan
Hendra melihat sohibnya itu berjalan menuju kearahnya yang diikuti oleh seorang perempuan
"Hey lo bengong aja. Kesambet baru tau rasa lo" ucap Erick memasukan cake yang ada ditangan Hendra itu kedalam mulutnya.
"Kampret lo" celutuk Hendra
"Oh iya neng, ini kenalin temen gue" ucap Erick. "Dan lo bro, kenalin dia sepupu gue" tambahnya lagi
Betapa kagetnya Hendra mendengar ucapan sohibnya barusan ternyata cewek yang ia maksud adalah sepupu dari sahabatnya itu.
"Jadi mas Hendra ini temennya kak Erick" ucap Inneke memastikan
"Iya". jawab Erick singkat
"Loh kalian berdua saling kenal?" tanya Erick bingung
"Enggak sih, cuma tadi pas ditoilet kita nggak sengaja ketemu" balas Inneke
Mendengar ucapan sepupunya itu, Erick pun baru mengerti jika cewek yang dimaksud oleh sohibnya tadi ternyata sepupunya itu.
__ADS_1
Berbeda dengan Hendra, ia tidak mengeluarkan sepatah katapun ia hanya mengusap tengkuknya yang terasa tidak gatal.