
Mereka sudah duduk ditepi pantai sambil menikmati makanan yang sudah mereka pesan
"Gimana enak nggak?" tanya Erick pada Inneke
Inneke menganggukan kepalanya sambil mengunyah makanan dimulutnya, ia yang duduk bersebelahan dengan kakak sepupunya itu menyadari jika Hendra yang berada diseberang meja didepannya sedari tadi melihat kearahnya.
"Kak Hendra kenapa, kok liat aku kayak begitu?" tanya Inneke
"Eh.. eh iya kamu cantik" ucap Hendra gugup karena ketangkap basah jika ia sedang memperhatikan Inneke
"Iya lah, sepupu gue gitu loh. Gue abangnya aja nggak kalah ganteng" kata Erick menimpali
"HA HA HA..." tawa Hendra dan Inneke bersamaan
"Sombong banget lo bro" ucap Hendra
"Tau ni kak Erick kepedean banget" kata Inneke dengan gelak tawanya
"Sisca.." ucap seseorang
Inneke pun sontak menoleh kearah sumber suara yang menyebut namanya
"Eh kak Doni" ucap Inneke yang mendapati Doni bersama dengan seorang perempuan
"Assalamualaikum" sapa Doni pada Inneke and th gengs
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam" jawab mereka. "Mari gabung Broo, silahkan duduk" ucap Hendra yang mengenali sosok Doni
"Nggak papa nih gabung?" tanya Doni
"Iya nggak papa kok, gabung aja kak" ucap Inneke tersenyum ramah
Setelah mendapat persetujuan, akhirnya Doni pun ikut bergabung bersama Inneke dkk diikuti oleh seorang perempuan yang sedari tadi bersamanya.
"Oke.terima kasih bro" ucap Doni setelah duduk dikursi yang berada didepan Inneke dan Erick.
Sedangkan posisi duduk Hendra kini berpindah duduk disebelah kiri meja tepat dekat dengan Inneke.
"Iya sama-sama Don. " ucap Hendra tersenyum
"Kalian saling kenal?" tanya Inneke bingung mendapati Doni dan Hendra terlihat akrab
"Jadi kita berdua itu teman dekat Sis" jawab Hendra. "Terus lo juga kenal sama ini Doni?" tanyanya
"Iya aku kenal" jawab Inneke
"Wah ternyata dunia ini sempit ya" kata Hendra dengan meletakan kedua tangannya dikepala bagian belakangnya
"Oh iya kak kenalin ini kak Doni" ucap Inneke pada Erick yang sedari tadi terlihat bengong menyaksikan mereka
Akhirnya mereka pun saling berkenalan antara satu sama lain
__ADS_1
"Eh ngomong-ngomong sudah berapa lama Don?" tanya Hendra
Doni jadi bingung mendapat pertanyaan dari Hendra " maksud nya bro?" ucapnya
"Ah lo mah pura-pura nggak tau atau bagaimana sih bro?" kata Hendra
Lagi-lagi Doni dibuat bingung oleh Hendra, sesekali ia melihat kearah Inneke minta penjelasan apa maksud dari pertanyaan Hendra barusan
Inneke mengangkat kedua bahunya tanda ia tidak tahu apa-apa
"Kak, gue ketoilet bentar ya" pamit Jenny
"Mau ditemenin nggak?" tanya Doni
"Nggak usah kak gue bisa sendiri kok" kata Jenny.
Ia merasa malu jika Doni harus menemani dirinya pergi ketoilet. Pikirannya pun menjadi kemana-mana
Doni menggaruk kepalanya yang terasa tidak gatal, Jenny pasti mengira yang tidak-tidak tentang dirinya. Ia jadi malu dengan apa yang baru saja ia katakan
"M'mmm.. Maksud gue tuh misal lo minta ditemenin, nih Sisca bisa temenin lo. Iya kan Sis?" kata Doni
"I-iya kak" ucap Inneke menatap kearah Jenny
"boleh" kata Jenny beranjak dari duduknya. Ternyata ia telah salah mengira
__ADS_1
"Ya udah kalau begitu kita tinggal ketoilet dulu ya kak" ucap Inneke berdiri dari duduknya
Lalu mereka pun berjalan menjauh dari kumpulan tiga pria itu.