
Senin pagi selalu menjadi waktu yang membuat malas kebanyakan orang terlebih lagi buat para karyawan yang harus memulai aktivitas rutinnya setelah Weekend.
* Kring... kring... kring...
Nada alarm yang terus berbunyi dari jam weker di kamar sebuah apartemen di lantai 8 yang dihuni seorang pria tampan berusia 30 tahun bernama ARMANDO, dia sebagai salah satu Maneger disebuah perusahaan Pengembang properti yang cukup kesohor di ibu kota jakarta.
Ya Armand panggilannya, Pria Tampan, ramah, dan ulet dengan selalu penuh tanggung jawab terhadap pekerjaannya masih belum menikah dan belum pernah memiliki kekasih selama hidupnya karena kesibukan begitu sangat menguras waktunya.
"Eummm" ucapnya sambil bergeliat setelah mematikan jam wekernya.
Tak lama Armand bangun bergegas untuk bersiap kerja. Seperti biasa rutinitasnya sebelum pergi ke kantor dia selalu mengecek pesan di grup chatnya dan juga email perusahaannya.
"Perasaan baru bulan kemarin raker ( Rapat kerja ) lusa udah harus raker lagi" Ucap Armand setelah membaca Emailnya.
Begitu ucap armand setelah membaca email dari atasannya HENDRIKSON Direksi Muda di perusahaan tempat Armand bekerja, dia barusia 40 tahun dan baru saja menggantikan jabatan ayahnya DIKSON NUGRAHA yang memilih pensiun di usianya yang sudah lanjut.
Setelah selesai mempersiapkan semua Armand pun berangkat kerja menggunakan kendaraan pribadinya. Dipertengahan jalan armand selalu mampir di restoran cepat saji untuk membeli sarapan. Begitulah rutinitas paginya disetiap hari kerja.
Setiba di kantor armand selalu memarkirkan mobil di tempat favoritnya di bawah pohon trembesi, meski sebenarnya armand memiliki area parkir khusus yang sudah disediakan perusahaan, tapi armand lebih memilih tempat itu sebagai tempat parkirnya bersamaan dengan staf lainnya.
Keramahan armand membuat rekan - rekan kerjanya selalu merasa nyaman bekerja denganya, terkecuali ANGGA HARYADI seorang pria yang masih ada ikatan saudara dengan HENDRIK sebagai Direksi diperusahaannya.
ANGGA Adalah Pria dengan usia 34 tahun dengan perawakan tinggi Besar yang tak menyukai Armand sebagai rekan kerjanya. Pasalnya Armand lebih memiliki peluang besar untuk menempati posisi penting dan menjadi saingan terberatnya.
Sementara itu, setelah memarkirkan mobilnya Armand melangkah melalui Lobby untuk masuk ruang kerjanya. Tiba tiba terdengar panggilan dari arah resepsionis yang menghentikan langkahnya .
"Pak Armand !"
Ya begitulah suara yang terdengar, Armand pun berhenti menghampiri IRMA Seorang resepsionis karena Armand menyadari pasti ada sesuatu yamg penting yamg akan di sampaikan Irma.
"Iya Ir kenapa" tanya Armand kepada Irma
Irma yang sambil berdiri di depan meja kerjanya pun lalu menyampaikan pesan dari Hendrik yang meminta Armand untuk segera menghadap di ruangannya.
"Pak Hendrik meminta bapak menemuinya pak" Ucapa Irma.
Armand yang baru saja datang sedikit terheran mendengar irma, Pasalnya tak biasa Bosnya Sudah berada di kantor sepagi itu, ya karena waktu itu masih puku 8 pagi.
Armand yang telah mengetahui kabar tersebut pun miminta OB (Asep) untuk menyimpankan tas dan sarapan yang yang dia tenteng untuk di simpan di meja kerja ruangannya.
Taka lama Armand pun berterimakasih kepada Irma dan Asep ( OB ) lalu berjalan mempercepat langkahnya menuju ruangan Hendrik.
Setiba di depan Pintu Ruangan Hedrik, tengah duduk seorang perempuan bernama Susan yang sedang sibuk dengan laptop di meja kerjanya. Susan yang sebagai sekertaris Hendrik pun di menghapiri Armand.
"San Bos ada di dalam ?"
Tanya Armand kepada Susan yang memang sekertaris pribadi Hendrik.
__ADS_1
"Ada pak, sudah ditunggu" jawab susan singkat
Susan yang tengah duduk kemudian berdiri untuk membukakan pintu dan memberitahu Hendrik tentang kedatangan Armand.
** Tok... * Tok... * Tok
** Cklek
* Permisi Pak, Pak Armamd sudah datang."
Ucap Susan.
Hendrik yang sedang duduk bersantai pun mempersilahkan Armand untuk masuk, kemudian Hendrik beranjak dari kursi kerjanya untuk pindah duduk ke sofa yang ada di dalam ruangannya. Armand pun masuk mencoba menyapa hendrik.
"Selamat pagi Pak" sapa Armand
"Pagi, Silahkan duduk Ar" jawab Hendrik kepada Armand.
Armand Pun duduk di sofa yang sama dengan Hendrik.
"Ada apa ya Pak ?" tanya Armand dengan sedikit bingung.
"Tadinya saya mau sampaikan ini sekalian setelah Angga datang, tapi sudahlah nanti kamu saja yang sampaikan pada Angga, kebetulan saya juga harus Take off untuk ke surabaya 1 jam kedepan dan tak bisa menunggunya lagi" Jelas Hendrik.
"Kamu sudah baca email dari saya tentang Raker ?" Ucap Hendrik lagi.
"Ya Raker sengaja saya percepat, karena saya ingin bulan depan sudah ada proyek baru lagi"
"Jadi Lusa disaat raker kamu harus sudah selesaikan Progress sesuai target yang kamu buat sebelumnya, dan nanti kamu serahkan untuk kelanjutannya kepada Angga, Setelah itu Kamu siapkan segalanya untuk Proyek baru, saya percayakan semuanya sama kamu, kamu paham maksud saya kan ?"
"Baik pak kalo begitu saya segera siapkan semuanya" Jawab armand menyanggupi permintaan Hendrik.
"Ya, tolong kamu sampaikan juga ke Angga jangan lupa, silahkan kamu boleh keruanganmu lagi sekarang "tegas hendrik kepada Armamd.
Armand pun meninggalkan ruangan Hendrik untuk menuju ruangannya. Sesampai di pintu masuk depan Ruangannya, Armand disambut Sapaan hangat dengan senyuman manis dari seorang Perempuan cantik yang tak lain adalah asisitennya sendiri.
"Pagi pak" Sapanya terhadap Armand.
"Pagi juga put" jawab Armad.
Ya Puteri Angelina adalah Asisten Armand yang yang sangat loyal kepada Armand.
Armand pun langsung memasuki ruangan kerja dan menempati meja kerjanya. Di atas meja sudah tersaji Sarapan yang sudah dia titpkan sebelumnya kepada Asep, Armand tak langsung menyantapnya, Tapi Armand menghubuni Irma untuk berpesan.
*** tut
*** tut
__ADS_1
"Ir nanti kalau pak Angga datang tolong kabarin saya ya" Ucap Armand.
"Baik Pak" jawab Irma singkat.
Setelah berpesan kepada Irma Arman pun barulah menyantap lahap sarapannya itu. setelah selesai kemudian Armand memulai Aktivitasnya dengan menghubungi Puteri.
*** Tut ...
"Put, kamu keruangan saya sekarang bawa berkas yang harus saya cek yang tersisa di kamu ya !"
Begitu perintah Armand kepada Putri Asisten pribadinya yang selalu setia membantu segala pekerjaan Armand.
Tak lama puteri pun datang mengetuk Pintu ruangan Armand.
* tok * tok
"Masuk put"
"kamu taruh di sebelah sana aja put, nanti saya cek semuanya"
Armand pun meminta putri menyimpan semua berkas di meja sampingnya.
"Pak Tadi Pak Yoga menghubungi saya menanyakan kesibukan bapak, beliau berniat ketemu bapak katanya ada hal penting"
Ucap Puteri memberikan kabar dari YOGA ADRIAN yang tak lain adalah teman lamanya DIKSON NUGRAHA yang sudh bekerja sama semenjak Dikson mendirikan perusahaannya.
" Ya sudah kamu buatkan saja janjinya setelah Raker nanti " Jawab Armand.
" Raker pak, ga terlalu lama pak ? "
Jawab putri kebingungan mengingat baru bulan kemarin dilaksanakan dan biasanya perusahaan melaksanakannya dalam jenjang waktu 3 bulan berikutnya.
"Sorry Put, lupa saya belum ngasih tahu kamu kalau lusa kita harus sudah raker lg"
"Kamu sekalian info tim kita setelah makan siang kita rapat sebentar, ada yang harus saya sampaikan"
"Baik pak saya infokan sekrang"
Putri pun meninggalkan ruangan Armand.
##### Bersambung
... ...
Jangan lupa Like, Vote , share dan komen.
semoga kita sehat selalu.
__ADS_1