CINTA CALON CEO

CINTA CALON CEO
Episode 40


__ADS_3

"Non, kalau mau ke kantor ga apa - apa, biar bibi aja yang jagain" Ucap Bi narti yang baru saja datang.


"Ga apa - apa ko bi, biarin aku jaga papah, lagian di kantor ada Ardi yang akan urus semuanya"


"Oh iya bi, mana baju ganti buat aku ?" tanya Vony.


"Ada non, di tas coklat" Jawab Bi Narti sambil menunjuk ke arah tas tersebut.


"Ya udah tolong tunguin papah sebentar, aku ganti baju dulu"


"Iya non" jawab Bi Narti singkat.


Vony pun meuju toilet yang ada di ruangan tersebut, semntara yoga masih saja terdiam tanpa berkata - kata di temani Bi Narti.


Setelah selesai menganti bajunya Vony kembali duduk menemani Yoga tepat di depan kepalanya.


"Bi tolong ini beresin semua ya" Ucap Vony memninta Bi Narti merapihkan semua barang yang telah di bawa oleh binarti.


Tanpa kata Bi Narti pun hanya memanggut dan merapihkan barang - barang tersebut.


"Pah, papah mau minum ?" Tanya Vony


Namum Yoga hanya menggelengkan kepala dan meneteskan air matanya. Melihat reaksi yang dilakukan papahnya Vony ikut meneteskan Air matanya sambil menyeka Air mata Yoga.


"Papah jangan sedih, papah pasti sehat lagi kaya dulu, aku pasti selalu jaga papah, papah jangan khawatir ya !" Ucap Vony mengingatkan Yoga

__ADS_1


Yoga tersenyum dan masih meneteskan air matanya mendengar sumua ucapan Vony.


Vony terdiam menatap Yoga mencoba menahan air matanya, lalu beranjak mengambil handphone nya untuk menelpon Anton.


*** Tuuut .....


*** Tuuut .....


Berulang kali Vony mencoba menghubungi, namun tidak ada jawaban dari Yoga.


"Apa Om anton sedang sibuk, sampai tidak bisa menerima telponku ?" Gumam Vony sambil menatap handpone nya.


Tak di pungkiri Vony merasa kesepian dan sangat membutuhkan sandaran dengan kondisi seperti itu, hanya saja Vony enggan merepotkan keluarga besarnya yg jauh di luar kota. Sehingga Vony memutuskan untuk tidak memberitahukan dulu kepada keluara besarnya.


Sementara itu Bi narti yang sudah selesai pun, meminta izin untuk menunggu di luar.


"Oh iya bi, jangan jauh - jauh ya bi" Jawab Vony.


"Baik Non" jawab Bi Narti lalu meninggalkan Vony.


Satu jam berlalu Vony masih sendiri menemani hingga yoga tertidur pulas, dan akhirnya seyla pun datang.


"Von, gimana kondisi papah ?" Ucap seyla ketika masuk


Namun Vony hanya beranjak dari tempat duduknya dan memeluk Seyla sambil menangis. Seyla pun membiarkan Vony dalam peluknya dan hanya mengelus pundak Vony.

__ADS_1


"Sey, papah g bisa bicara sama sekali" Ucap Vony yng masih dalam pelukan Seyla.


"Kamu yang sabar ya !" seru Seyla menenangkan Vony.


"Aku harus lewatin ini sendiri sey"


"Sudah kamu ga perlu berpikir yang lain - lain dulu, kamu juga harus sehat buat jaga papah Von, Kamu pasti belum makan ya ?, ini aku bawain makan buat kamu juga" Ucap seyla lagi.


Vony pun melepas pelukannya dan tersenyum sambil memegang kedua tangan Seyla.


"Sey, makasih ya, kamu selalu ingetin aku untuk makan bahkan sampe kamu sempetin bawa seperti ini" Ucap Vony.


"Iya Von ga apa - apa, itu permintaan Papah kamu dan aku rasa ga salah juga untuk selalu ingetin kamu, lagian aku bahagia ko lakuin itu semua buat kamu" Jawab Seyla dengan membalas senyuman Vony


"Iya, sayang papah masih tidur dan ga bisa melihat apa yang sudah kamu lakuin buat aku, papah pasti bahagia kalo tau semua ini" Ucap Vony.


"Ya sudah von, ayo kamu makan dulu, biarin papah istirahat"


"Tapi aku belum laper seyla"


"Udah ga usah nolak, aku suapin kamu ya" ucap Seyla sambil tersenyum.


###### Bersambung .....


Terus dukung ceritanya ya !

__ADS_1


Like, Vote, Komen dan Favoit


Makasih Readers.


__ADS_2