
Setelah merasa cukup, Armand dan puteri meninggalkan kantor Riyanto. Saat Armand keluar dari parkiran, Puteri menyadari sebuah mobil yang sangat tidak asing dengan mobil tersebut.
"Ar, Kamu liat mobil barusan yang masuk parkiran ?"
"Ga put, emangnya siapa ?" Tanya Armand sambil melirik ke arah parkiran.
"Aku rasa mobil itu mobilnya Pak Angga Ar"
"Angga? ngapain dia kesini ? kamu yakin Put ?" Tanya Armand lagi dengan mengerutkan keningnya
"Iya Ar, aku yakin ko itu mobilnya Pak Angga"
Tanpa pikir panjang Armand yang merasa penasaran berputar balik untuk memastikan mobil yang di lihat Puteri.
"Ya udah Put, aku penasaran kita masuk lg pastiin"
Setelah Berputar balik Armand pun kembali memasuki Area parkir tersebut, Perlahan Armand mencari dan benar saja Angga terlihat baru memasuki kantor Riyanto.
"Dia ngapain ke sini ?" Tanya Aramand bingung.
"Iya Ar, ada hubungan apa dia sama Riyanto ?"
"Entahlah Put, riyanto atau siapa yang akan dia temui" Jawab Armand.
"Ya juga sih" jawab Puteri singkat.
Setelah yakin Aramand pun kembali meninggalkan parkiran untuk kembali ke kantornya, dalam perjalanan Armand yang merasa penasaran pun menanyakan Puteri dengan Riyanto.
__ADS_1
"Put, kamu sudah kenal Riyanto lama ?"
"Ya Ar, dia teman kuliahku dulu, cuman ya kenal gitu aja sih ga terlalu dekat juga"
"Oh aku kira kamu kenal dekat Put, menurut kamu gimana dengan opsi yang dia berikan, jujur kedua Opsi itu sangat menguntungkan dia"
"Rasanya aku harus sampaikan ini mau tidak mau kepada Pak hendrik"
"Ya jelas Ar, yg dilakukannya sangat serakah dengan memanfaatkan situasi yang ada, menurutku gimana kalau tunggu beberapa hari dulu Ar, sambil kamu cari opsi lain gitu" ucap Puteri.
"Mana bisa Put, Besok kita akan adakan tender, nanti deh kita diskusikan di kantor" Jawab Armand.
"Ya ar," Jawab Puteri singkat.
....♦♦♦♦♦....
Tiba - tiba Vony mendapat sebuah panggilan dari Seyla.
"Ya sey, ada apa ?" Ucap Vony saat menerima panggilan seyla.
"Ini ada yang harus di tandatangan" jawab Seyla.
"Aku lagi di Rumah sakit sey, Papah terserang stroke, Jadi nanti tolong kamu bawa aja kesini, dan jangan kasih tau staf lainnya !" Jawab Vony.
"Aku pikir kamu... Ya sudah deh, kamu share aja lokasinya, aku kesitu nanti" Ucap Seyla yang sempat terjeda.
"Iya sey, makasih ya" Tutup Vony mengakhiri panggilan telpon Seyla.
__ADS_1
"Di, kamu kembali aja ke kantor dan selesaikan semua pekerjaanmu, bila ada hal yang penting kamu handle saja dulu. Mungkin aku ga masuk kantor beberapa hari kedepan" Ucap Vony
"Tapi Von, kamu disini ga mungkin sendiri" tolak Ardi.
"Ga apa - apa, sebentar lg juga Bi Narti datang ko, Kamu ke kantor aja !" kekeh Vony
"Ya sudah kalau gitu Von" Ucap Ardi.
Dan benar Saja Bi narti pun datang membawa beberapa perlengkapan buat Yoga dan Vony.
"Eh kebetulan Bi, Aku mau kembali ke kantor dulu, tolong temanin Vony ya bi !" Ucap Ardi yang berpapasan dengan Bi Narti.
"Oh iya den, hati - hati di jalan" Jawab Bi Narti.
"Iya Bi,, Von Aku pergi dulu ya, kabarin aku kalo ada apa - apa" Ucap Ardi.
Ardi pun pergi untuk kembali ke kantornya.
#### Bersambung ...
Terimakasih readers..
jangan lupa dukung terus ceritanya
LIKE, VOTE, FAVORIT, KOMEN
Semoga kiat sehat selalu.
__ADS_1
....♦♦♦♦....