
Puteri masih saja menunggu, penerbangannya yang masih saja belum jelas. dia hanya bisa duduk bersabar menunggu penerbangannya sambil mengemil keripik kentang kesukaannya.
Sementara itu Hendrik yang sudah di surabaya mulai khawatir dengan Puteri kekasih simpanannya, Ya Pasalnya Hendrik sudah tak sabar menanti kedatangan Puteri di surabaya.
Hendrik pun mencoba menghubungi Puteri
**** Tut ...
**** Tut ...
**** Tut ....
" Ya sayang, aku masih di bandara masih delay " Saut Puteri ketika menerima panggilan dari Hendrik.
" Kamu sudah tau sampai jam berapa ? " Tanya Hendrik
" Belum tau " jawab Puteri singkat.
" Ya sudah kalau begitu, kamu tunggu saja " jawab Hendrik sambil menutup telponnya.
Puteri yang sedang duduk dengan cemilannya seketika itu merasa Jengkel dengan Hendrik, maklum saja Puteri merasa kesepian menunggu namun sikap Hendrik memang selalu dingin.
Ya, wajar saja Hendrik bersikap dingin seperti itu, pasalnya Hendrik hanya menjadikan Puteri untuk kepuasan hasrat lelakinya. Tanpa pernah memikirkan kepuasan hati puteri yang merindukan Cinta.
Dalam kekesalannya Puteri pun kembali teringat Armand, Ya sosoknya kini punya tempat di pikiran puteri. karena seharian menemaninya puteri tak lagi melihat dari sisi ketampanan, dan pesonanya. Puteripun bergumam sambil memikirkannya.
" Seandainya aku bisa melakukan segala sesuatu buat mendapatkan Cinta armand Aku pasti lakukan Itu, Tapi rasanya sulit terjadi, apalagi kalau dia tau aku ini simpanan Hendrik mana mungkin dia mau." Begitu gumam puteri.
__ADS_1
Sementara itu Armand dan hani pun sudah meninggalkan kantor, hanya saja Armand tak langsung Pulang ke Apartemennya kali ini, dia mampir kesebuah Cafe untuk meminum kopi dan sekedar merefresh pikirannya setelah Sibuk seharian.
Dalam kesendiriannya Armand hanya di temani lantunan Lagu - lagu yang cukup familiar di dengar olehnya. Armand sangat menikmati kesendiriannya itu, setiap batang rokok yang dia bakar pun dia resapi disetiap hisapannya.
Keriuhan Cafe membuatnya sedikit terhibur meski dia hanya duduk sendiri, tak jauh dari mejanya, sepasang kekasih yang sedang makan memperhatikan Armand dan mencoba menghampiri Armand.
Armand pun menyadari salah satu orang yang dia lihat berjalan kearahnya adalah Rusly sahabat semasa di sma nya dulu. Armand seketika tersenyum bahagia memeperhatikan mereka yang masih melangkah mendekatinya.
" Woiii... apa kabar lo ? " sapa Rusly sambil berusaha memeluk Armand.
" Baik Rus, lo sendiri gimana Rus " jawab Armand sambil merangkul Rusly.
" ini siapa Rus " tanya Armand
" Kenalin Ar, ini Dini isrri gw " jawab Rusly
Armand yang sibuk kala itu memang tak Sempat menghadiri pernikahan Rusly di luar kota, maklum saja setelah lulus SMA Rusly harus pindah dan kuliah di Yogyakarta.
Dini Istri dari Rusly pun Sesekali tertawa ketika mendengar kekonyolan yang pernah mereka lakukan dulu.
" hahaha dasar lo paling konyol deh waktu itu " Tawa armand sambil mengingat kekonyolan Rusly.
Mereka pun semakin seru dengan obrolannya, Sementara Puteri yang sudah bosan menunggu kali ini benar - benar mencoba menelpon Armand, namun sayang Armand tak menyadari panggilan telpon dari puteri.
Puteri yang sedikit bertanya - tanya pun hanya bisa Pasrah Telponnya tak di terima Armand. Tak lama setelah itu puteri pun harus menaiki pesawat yang ditunggunya dan puteripun terbang menuju surabaya.
Dalam perjalanan 1jam 25 menit puteri hanya tertidur di pesawat, Rusly dan Dini pun harus segera kembali pulang, Begitu juga Armand memlilh pulang menuju Apartementnya untuk beristirahat.
__ADS_1
Sesampainya di surabaya Puteri yang sudah di tunggu langsung menuju ke hotel untuk menemui Hendrik. Jarak Bandara dan hotel tempat Hendrik akan menginap pun tak begitu jauh. jadi tak butuh lama untuk sampai.
Semntara itu Armand pun sama sudh sampai Apartemennya, setalah membersihkan badannya Armand berbaring di tempat tidurnya sambil membaaca beberapa chat di hp nya.
Seketika itu Armand baru menyadari kalau puteri sudah menghubunginya, merasa tak seperti biasanya Armand pun lantas mencoba menelpon puteri, sayangnya kali ini putri yang tak menerima panggilan Armand.
Ya, Puteri yang sedang mandi tak mengetahui Armand sudah menelponnya berkali - kali. selain itu telpon Puter memang sengaja disenyapkan, Puteri yang selelasi mandi dan masih berkimono mencoba mengambil make up untuk dia kenakan.
Dan kebetulan Armand kembali menelponnya lagi, hanya saja Di belakang Puteri Hendrik sudah menunggu di tempat tidur dengan bermain hp, Putri tak bisa berbuat banyak dan hanya membalikan telpon layar telponnya untuk di biarkan di meja rias.
Puteripun melanjutkan memakai segala make up nya, sambil tak bisa lepas memikirkan Armand yang telah berulang kali menghubunginya, Belum Selesai Puteri bersolek Hendrik yang yang sudah tidak sabar menunggupun memanggil Puteri.
" Sayang sini dong .... "
" Ayo kita mulai ....!! " Lanjut Hendrik tak karuan.
Setelah Hendrik memanggil, Puteri yang masih memikirkan Armand terpaksa mendekati Hendrik dan terjadilah ..........
sementara Itu ...
" Aaaah..."
" udah ngantuk juga akhirnya " Ucap Armnad sambil bergeliat.
Tak lama Armand pun tertidur pulas, sementara putri .....
###### Bersambung .....
__ADS_1
Terimakasih Sudah Membaca, Author juga ngantuk ni..
Sehat selalu ya