CINTA CALON CEO

CINTA CALON CEO
Episode 4


__ADS_3

Setelah selesai semua Armand keluar ruangan menemui Puteri untuk makan siang. Begitu juga dengan Angga yang berniat pergi keluar makan siang


" Put, Ayo kita pergi " Ajak Armand


" Baik Pak " Jawab puteri yang lantas mengikuti Armand dibelakangnya.


Sesampainya di lobby Armand pun menghampiri Irma yang selalu standby di mejanya ditemani Irawan security senior yang sudah bekerja dari masa kepemimpinan Dikson Ayah dari Hendrik.


" Siang Pak, ada yang bisa saya bantu " Sapa Irawan yang seketika tegap berdiri menyambut Armand.


" ga ada ko pak, saya cuman mau berpesan bila ada yang mencari saya tolong sampaikan saya pergi makan siang dulu " ucap Armand kepada irawan.


" Oh iya kalian sudah makan siang " lanjut Armand Menanyai Irawan dan Irma.


" Sudah Pak " jawab irma singkat sambil tersenyum.


" ya sudah kalau begitu saya jalan dulu ya "


Angga pun pamit kepada Mereka yang selalu ramah menyambutnya. sementara Puteri hanya tersenyum dan mengikuti langkah Armand.


" Ir lihat mereka berdua " Ucap Irawan yang memperhatikan Angga dan puteri setelah melangkah jauh.


" Apa sih pak " singkat irma.


" Mereka berdua serasi ya, Bener - benar beruntung Pak Armand mendapatkan Asistennya, ga kaya Pak Annga hehe "


" Saya iri Ir padahal saya sudah lama bekerja di sini setiap ada bawahan dapetnya laki semua "


Lanjut Irawan sambil bercanda.


" Idih... Apasih pak irawan ini, jangan - jangan suka sama Mbak Puteri ya ? "


" Sadar diri pak, bapak boleh senior di sini tapi inget Pak cuman Kepala Scurity, baju aja tiap hari itu2 mulu modelnya " jawab irma sedikit mengejek Irawan sambil bercanda.


" haha kamu bisa aja Ir "


" kamu juga sama mengenaskannya Ir tiap hari cuman ditemenin Scurity haha " Sambil terbahak Irawan pun membalas ejekan Irma.


Tiba - tiba...


" Eheum .... "


Suara batuk yang disengaja pun rerdengar membuat Irawan berhenti tertawa seketika.


" Siang pak.. " Sambut irawan sambil sedikit menunduk sementara irma hanya duduk diam berpura - pura membereskan barang2 di meja kerjanya.


" Kalian kebiasaan bercanda di jam kerja ya "


" Gimana kalau ada tamu, bikin malu saja "


Tegur pria bertubuh besar dengan ekpresi yang sangat dingin, ya siapa lagi kalau bukan Angga.


" Maaf pak ... " ucap irawan sambil menunduk.


Namun Angga hanya menghiraukan ucapan irawan tersebut sambil berjalan menuju keluar.


" Kena juga di tegur Beruang kutub hari ini " ucap irawan sambil menepok jidatnya

__ADS_1


" haha makanya ketawa tuh di jaga " saut irma sambil menahan tawanya.


" Seneng kamu Seneng beruang madu kalah sama beruang kutub " Lanjut irawan bercanda.


Irawan memang seorang yang paling jahil dan humoris diantara seluruh karyawan lainnya. Rekan - rekan kerjanya memberi gelar Maskot Perusahaan kepadanya karena tingkahnya yang selalu ada saja untuk jadi bahan tertawa.


Sementara Itu Armand masih dalam perjalanan bersama putri mencari tempat untuk makan siang.


" Put kamu suka makanan apa ? " tanya Armand sambil mengemudi


" Saya suka makanan apa saja sih kecuali masakan jepang pak " jawab putri sambi sedikit menjelaskan.


" Kamu biasa aja sih put ga usah Formal juga manggilnya, kita kan lagi ga dikantor jg."


" Hemm ga enak juga sih masa harus manggil nama Pak " jawab putri tanpa alasan


" Ya ga apa - apa dong lagian usia kita juga kan ga beda jauh, anggap aja aku teman kamu seperti teman yang lainya "


" hemm ... ya sudah " putri pun tak berkata banyak dan tersenyum menatap armand.


" Oh iya kita makan apa dong hari ini put ? "


" Aku sih lagi pengen makan yang ada kuahnya gitu sebenernya tapi dimana ya "


" Gimana kalau kita makan soto di tempat langgananku ada menu lainnya juga ko put, lagi pula tempatnya nyaman dan ga terlalu jauh selain masakannya enak " jawab puteri dengan sedikit menjelaskan.


" Boleh.. " jawab puteri singkat.


Ya seketika mereka lebih akrab dan hangat dalam obrolannya.


" Oh iya.. luas juga ya "


Jawab puteri berpura - pura, sebenarnya Puteri sering datang ke restauran tersebut untuk makan atau sekedar meet up bersama Hendrik sebelum mereka pergi ke tempat lainnya.


Tak lama merekapun tiba dan memarkirkan kendaraannya armand dan puteri pun turun malangkah masuk kedalam sebuah resto yang sedang ramai dengan pengunjung lainnya.


Ya maklum saja restauran tersebut cukup Familiar karena selain menunya komplit dan enak memiliki banyak Fasilitas lainnya juga berada di kawasan yang sangat strategis.


" Put duduk disini aja ya "


Angga pun memilih tempat duduk yang tak jauh dengan pintu masuk namun memilik area khusus yang sangat nyaman.


" Ya sudah " jawab putri sambil melangkah menuju kursi untuk duduk berhadapan dengan Armand.


Setelah duduk merekapun tak butuh waktu lama untuk memesan makanan yang ada di buku menu.


" Eh put sebelumnya kamu pernah kesini ga sih ? "


Tanya Armand kepada putri memulai Obrolan sambil menunggu pesanannya.


" Aku belum pernah sih sebelumnya ya paling lewat - lewat doang, lagian aku mampir kesini juga Ngapain kalau sendiri." jawab Puteri yang berbohong lagi


" Emang kamu sering ya ? "


" Sama siapa hayo ? "


Putri pun mulai berubah dengan kekepoannya terhadap armand.

__ADS_1


" haha kamu ini "


" Sendiri lah sama siapa juga lagian "


" tapi ini sih emang tempat Favoritku makan siang put "


jawab Angga sambil sedikit menjelaskan


" Eh kita udah kerja bareng tuh lama lo kenapa kita baru bisa seakrab sekarang ya put "


ucap Armad dengan raut wajah bingung lalu tersenyum.


" hehe iya juga sih pak, eh ar "


" tuh kan masih canggung aja ni bibir "


" tapi bner ni ga apa - apa aku panggil nama "


" Nanti dikiranya aku ngelunjak lagi sama atasan sendiri "


" haha ya engga apa - apa lah put "


" terkecuali ya mungkin di saat - saat tertentu aja, kamu paham lah " Armandpun mencoba meyakinkan puteri.


" ya ya aku ngerti "


" ya maklum lah put kalo sudah tuntutan profesi, kadang aku saja merasa hidup ini tak lebih dari sedang menjalankan peran dalam sebuah drama, dimana kita harus memjadi sosok lain dalam waktu singkat dari diri kita yang sesungguhnya. "


" Entah itu dilingkungan kita sendiri, diluaran apalagi dikerjaan. "


" Sebenarnya sih membosankan hehe "


" Lah ko membosankan ? " puteri pun bertanya kebingungan.


" ya berpura - pura itu buatku sangat membosankan "


" kamu mungkin tau kenapa masa kecil begitu selalu menyenangkan buat setiap orang ? "


Puteri yang mendengar pertanyaan itu hanya bisa tersenyum dan merespon singkat seolah meminta armand melanjutkan ungkapanya.


" heeumheuem "


" Ya, karena disaat itu kita selalu menjadi diri kita yang sesungguhnya, di saat harus menangis sekalipun kita ga pernah berpikir apalagi terbelenggu oleh rasa malu "


" Bahkan disaat merasakan kecewa sekalipun kita bisa dengan cepat pulih untuk kembali tertawa tanpa di hantui kekecewaan itu sendiri "


" Aku begitu merasakan kebahagian masa kecil itu murni sebuah kebahagaian, dan aku sangat merindukan itu sesungguhnya "


" Ya Betul, Akupun merasakan hal yang sama seperti yang kamu rasakan " begitu tanggapan puteri setelah menyadari pembicaraan armand.


" Lalu apa yang kamu harapkan selain itu sekarang ? " kemudian puteripun kembali bertanya.


" hanya Mengharapkan Pesananku segera datang put saat ini hehe.. " Canda Armand yang memang sudah mulai kelaparan..


###### Bersambung....


Sehat selalu ya !

__ADS_1


__ADS_2