CINTA CALON CEO

CINTA CALON CEO
Episode 42


__ADS_3

Setiba di ruangan Armand, Ronald pun langsung menanyakan hasil dari pertemunnya dengan Ryanto tanpa berbasa - basi.


"Gimana Ar hasilnya ?" Tanya Ronal ketika memasuki ruangan.


Armand merasa lelah pun terpaksa menjelaskan hasil pertemuannya dengan Ryanto termasuk semua opsi yang di berikan Ryanto yang menurutnya sangat memberatkan. Ronald awalanya mencoba mendengarkan dan mencoba membierikan pendapatnya, namun akhirnya mereka berdebat dengan pendapat masing - masing. Setelah cukup lama berdebat, Armand akhirnya memutuskan untuk menunda tender keminggu berikutnya.


"Ya sudah, Aku rasa kita tidak bisa memaksakan untuk tender besok, nanti aku sendiri yang menjelaskan sama bos, kamu suruh Puteri sekarang untuk menunda tender keminggu depan" Ucap Armand kepada Ronald.


"Ok Ar kalau begitu aku kasih tau Puteri sekarang juga" Jawab Ronald


Ronald pun lalu pergi menemui Puteri untuk memberitahu penundaan tender seperti yang sudah di putuskan Armand.


"Put, Armand menyuruhku ngasih tau kamu untuk menunda tender ke minggu depan, kamu info semuanya sekarang juga" Ucap Ronald kepada puteri.


"Ok Ron, Aku segera sampaikan sekerang juga" Jawab Puteri menyanggupi.


Puteri yang sudah mendapat kabar tersebut pun segera memberitahu para peserta tender.


....🍂🍂🍂🍂🍂....


Hari pun sudah semakin sore, sementara Seyla masih menemani Vony di rumah sakit, ketika mereka sedang asik mengobrol seyla mendengar sebuah notifikasi di hand phone nya. Seyla pun membuka handponenya dan melihat ada sebuah email yang di kirim Puteri tentang penundaan tender.


"Von ini ada email katanya tender di tunda ke minggu depan" Ucap Seyla yang masih memegang hand phone nya.

__ADS_1


"Ko ngedadak ya, Coba aku minta kontaknya, biar aku konfirmasi sendiri" Jawab Voni.


Seyla pun langsung memberikan kontak yg di maksud oleh Vony lewat pesan Chatnya.


"Udah aku send tuh di chat" Ucap Seyla.


Vony segera berjalan mengambil hand phone miliknya yang berada di meja dekat Yoga yang kembali tertidur setelah di berikan makan dan obat sebelumnya.


"Loh ini kan kontak Armand Sey" Ucap Vony.


"Emang itu ko kontaknya, emang kamu kenal ?" Jawab Seyla.


"Ya udah, Biar aku konfirmasi dulu" Jelas Vony memberikan isyarat tangan kepada seyla lalu menghubungi Armand.


*** Tut ..


"Hallo Ar, kamu lagi sibuk ?"


"Oh engga ko Von, ada apa ya, tumben kamu telpon ?" Jawab Armand sedikit gugup padahal dalam hati bahagia Vony telah menghubunginya.


"Ini Ar, aku dapat info katanya tender di tunda, kenapa ya kalau boleh tau ?"


"Iya Von, ada yg harus aku selesaikan dulu, jadi kepaksa aku tunda ke minggu depan"

__ADS_1


"Kamu masih di kantor Von ?"


"Ga ko Ar, Aku lagi jagain papah di rumah sakit"


"Kenapa emang papah kamu Von ?"


"Papah di rawat Ar, terserang Stroke tadi pagi, ya sudah Ar kalau gitu, aku pengen pastiin aja sih kalau tender benar - benar di pending"


"Eh Von sebentar, kamu Share tempat papah di rawat ya, nanti aku kesana setelah pulang kerja"


"Ya sudah Ar nanti aku share "Jawab Vony lalu mengakhiri panggilan telponnya.


Setelah mengakhiri panggilan telponnya Vony kembali dengan Seyla yang masih terduduk.


"Iya sey ga jadi besok tendernya, aku kasih tau Ardi dulu" Ucap Vony.


Vony pun membuka Pesan chatnya untuk memberitahu Ardi dan memberikan lokasinya kepada Armamd.


#### Bersambung .......


Jangan Lupa dukung terus ya Readers.


Semoga kita Sehat selalu.

__ADS_1


__ADS_2