CINTA CALON CEO

CINTA CALON CEO
Episode 30


__ADS_3

Setalah Vony mendapatkan telor favoritnya dari bi Narti, Vony kembali mengobrol dengan Papah tercintanya Yoga Adrian.


"Pah hari ini papah mau ngapain pah?" Tanya Vony.


"Papah pengen Istirahat aja sayang, papah dirumah ko hari ini ga kemana - mana" Jawab Yoga


"Kamu mulai sekarang jangan terlalu pikirin papah, kamu harus fokus sama perusahaan, ingat kamu sekarang pemimpin perusahaan itu. Dan satu hal lagi, kalau ada permasalahan yang sangat serius kamu jangan sungkan minta pendapat papah." Jelas yoga.


"Hemmm, papah kan udah selesai pah, biar Vony yang urus, percaya Vony pasti bisa lewatin semua pah." Ucap Vony meyakinkan Yoga.


Ya, Vony ga pernah mau papahnya merasakan khawatir, Vony mau papahnya menikmati masa pensiunnya tanpa harus di bebani permasalahan apapun.


"Pah, Vony udah ya sarapaannya. Vony mau berangkat dulu" Ucap Vony lagi.


"Ko buru - buru, masih pagi lo ini" jawab Yoga.


"Udah ga sabar pah, udah ah" Ucap Vony sambil mengecup Yoga


Vony begitu bersemangat, setelah berpamitan dia pun berangkat ke kantor untuk hari pertamanya.


.........................


Sementara itu Armand sudah di kantor seperti biasanya, kali ini Armand harus sibuk untuk memulai Proyek baru yang sudah direncanakannya. Namun Armand tidak sendiri di ruangannya , Puteri dan Ronald juga ada diruangan Armand.


"Rond kamu urus Fery untuk selesaikan pembebasan lahan dan segala macam perizinan peroyek baru kita." Ucap Armand.


"Siap Ar, Bagaimana dengan tender ?" jawab Ronald.


"Nanti Aku pikirkan dulu, kamu put tolong cek rekanan kita yang sudah hampir selesai pekerjaannya." Lanjut Armand.


"Aku sudah siapkan itu Ar, Ini datanya" Jawab Puteri sambil menunjukan sebuah berkas.

__ADS_1


Seperti itulah kesibukan Armand pagi itu, diruangan Lainnya hani hanya di buat stress oleh angga karena harus menyelesaikan banyak pekerjaan hari itu.


"Kamu selesaikan semua hari ini, saya tidak mau tau saya harus update itu segera " Ucap Angga sambil memberikan berkas laporan yang seharusnya dia kerjakan.


Vony pun tiba dan melangkah memasuki Loby kantor untuk hari pertama kerjanya, Semua staf yang bertemu dengannya menyambut Vony dengan senyuman. setiba diruangannya, Vony duduk dan memperhatikan seisi ruangan kerjanya.


"Akhirnya aku memiliki tanggung jawab besar untuk papah, di sini aku akan banyak menghabiskan waktuku, aku harus bisa membuktikan kepada semua orang yang meragukanku, dan membuat papah bangga. inilah kesempatanku." Ucap Vony pelan yang dilanjutkan Menelpon Ardi.


**** Tuuut ....


**** Tuuut ....


"Ya, Hallo" Ucap Ardi saat menerima panggilan


"di, kamu keruangan aku sekarang !" Perintah Vony.


Setelah menyanggupi perintah Vony, Ardi pun langsung menuju Vony di ruangannya.


*** Tok ...


*** Tok ...


"Pagi bu, ini ada undangan dari PT BUMI PERKASA PROPERTINDO" Ucap Seyla yang kini menjadi sekertaris Vony.


"Ok, terimakasih, Sey kalau ada yang mau ketemu saya hari ini tolong kamu aturkan jadwalnya di hari lain saja. Saya ingin fokus evaluasi perusaan dulu hari ini" jelas Vony.


"Baik bu, permisi" Jawab Seyla


Ardi pun datang bertepatan dengan kembalinya seyla dari ruangan Vony.


"Hai Ar, silahkan duduk" Ucap Vony menyambut kedatangan Ardi.

__ADS_1


"Ada apa Von Kamu panggil aku, padahal kamu baru aja dateng" Jawab Ardi sambil duduk berhadapan dengan Vony.


"Aku mau evaluasi perusahaan di, aku ingin tau ada permasalahan apa aja di perusahaan sekarang, entah itu dari segi management, teknik dll." Jelas Vony


"Aku ingin perubahan ke arah yang lebih baik, km paham kan maksudku ?" Ucap Vony lg.


"Ya Von, aku paham apa yang kamu maksudkan" Jawab Ardi.


"Ya sudah berarti kamu tau apa yang harus kamu lakukan untuk itu semua di, Aku ingin besok siang laporannya sudah ada, gimana, apa kamu sanggup melakukannya ?" Tegas Vony.


"Ok, aku berikan besok laporannya" Jawab Ardi menyanggupi permintaan Vony.


"Oh iya, satu lagi di, aku baru mendapatkan Undangan Tender ini, dan aku mau kita yang memenangkannya !" jelas Vony sambil menunjukan undangan tersebut.


"Ok Von, kita punya hubungan baik kalau dengan perusahaan ini, jadi pasti kita mendapatkannya "


"Maksud kamu dengan hubungan baik ?" tanya Vony.


"Perusahaan ini selalu mempercayakan semua tendernya kepada kita karena papah kamu kenal dekat dengan Direksinya" jelas Ardi


"Di, kamu inget mulai sekarang papah sudah pensiun, dan aku ga mau kita dapat sebuah proyek karena kita mempunyai suatu kedekatan khusus dengan siapa pun itu, tapi aku ingin mereka menilai karena Profesionalisme kita, kamu inget itu dan jangan bantah !" Seru Vony dengan sangat serius.


"Baik kalau begitu, aku siapkan semuanya." jawab Ardi.


Ardi pun meninggalkan Vony untuk meneruskan perintah ke setiap Divisi untuk segera membuat laporan khusus, dan mempersiapkan untuk mendapatkan sebuah tender baru.


###### Bersambung ......


Terimakasih sudah membaca, jangan lupa untuk like, vote, komen dan favorit.


Semoga kita selalu dalam kesehatan.

__ADS_1


__ADS_2