CINTA CALON CEO

CINTA CALON CEO
Episode 29


__ADS_3

Hari sudah semakin malam, Pesta Vony masih meriah meski beberapa tamu undangan sudah meninggalkan Pesta tersebut. Tapi Yoga masih saja sibuk bertemu dengan rekan - rekan perusahaannya. Armand yang masih bersama puteri dimejanya kini dihampiri Vony, Namun Kedatangan Vony tidak sendiri tetapi bersama seorang lelaki yang sudah sangat dekat dengan Yoga Adrian.


Ya lelaki itu adalah ANTONY SHAD yang ditemui Vony tadi saat harus meninggalkan Armand. Dia Adalah seorang pendiri sekaligus pemimpin perusahaan SHAD GRUP yang bergerak dibidang Jasa Kontraktor.


"Hai Ar, Kenalin ini Om Anton" ucap Vony setiba di meja Armand.


Melihat Siapa yang datang armand pun tak ragu berkenalan sambil menyodorkan tangannya.


"Armando, dan ini Puteri" Ucap Armand sambil mengenalkan Puteri.


"Anton, saya senang bisa kenal kamu anak muda" Ucap Anton.


Armand dan puteri pun tersenyum dengan keramahan Anton, meski sudah cukup berumur Anton masih memiliki aura wibawa yang sangat kuat.


"Terimakasih Pak, begitupun saya bangga bisa berkenalan dengan Anda" Jawab Armand dengan sedikit menundukkan kepalanya.


"Kamu ga usah terlalu formal begitu ngombrol sama saya, anggap saja saya seorang teman yang sudah kamu kenal" Seru Anton sambil tersenyum.


"Jadi gini Ar, Om Anton ini kamu sudah tau dong siapa, dan dia ini sahabat papah sedari kuliah dulu, dia inilah yang selalu mensuport papah sampai dengan sekarang ini, tadi sempet ngobrol - ngobrol gitu sama aku dan dia minta dikenalin sama kamu, ya.. aku baru tahu ternyata nama kamu cukup populer jg di dunia property ini, makanya aku ga ragu buat kenalin ke kamu" Jelas Voni.

__ADS_1


Armand yang mendengar semua itu hanya tersenyum, Pasalnya Armand tau betul sosok Antony yang sudah memiliki banyak anak perusahaan di seluruh indonesia. Perkenalan itu bukan saja membuat Armand bangga tetapi juga menjadi sebuah kehormatan tersendiri untuknya.


begitu juga Anton yang sudah tau banyak tentang kinerja Armand lewat Proyek - Proyek besar yang pernah di tanganinya pun tak sungkan untuk memuji Armand dengan segala prestasinya itu. Kesederhanaan Anton membuat Armand, Puteri, dan Vony sangat merasa nyaman dan seolah tak ada batas untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman.


Kedekatan itu terjadi begitu saja dan terus masih terjadi, mereka berbincang semakin hangat sekali, Anton yang sudah sangat berpengalaman tak sungkan menceritakan berbagai hal yang pernah dialaminya sehingga sesekali mereka tertawa bersama dan sangat menyita perhatian banyak orang. Bagaimana tidak, disana ada Anton yang sangat sudah berpengalaman Juga Armand Seorang Pria muda yang sudah banyak berhasil meniti karir lewat proyek besarnya dan Vony sang ratu Pesta yang baru saja akan memulai kepemimpinannya.


waktu yang terus berlalu pun menjadikan malam semakin larut. Obrolan hangat mereka masih berlanjut meski suasana pesta perlahan menyepi. Armand merasakan ada sosok seorang ayah yang dirindukannya dari Anton. Namun sayang Anton harus pulang meninggalkan Pesta karena sudah larut malam.


"Ar Sepertinya kita masih perlu banyak waktu di lain hari untuk kembali seperti ini, dan maaf sekarang saya harus segera pulang, maklum kalau sudah sepuh haha, saya boleh minta kartu nama kamu ?" Ucap Anton


Armand pun memberikan kartu namanya, begitu juga dengan Anton. Setelah berpamitan Anton pun pergi meninggalkan pesta, tak lama kemudian Armand dan Vony pun memutuskan untuk pulang.


"Sama - sama Ar, Makasih juga ya put, kapan - kapan kita ketemu lagi" Jawab Vony sambil tersenyum.


Vony pun berjalan mengantarkan Armand dan puteri sampai loby Hotel. Dan Armand pun benar benar meninggalkan Hotel tersebut untuk pulang ke apartemennya.


.......................


Malam telah berganti menjadi Pagi yang sudah dihiasi mentari, Meski masih dengan suasana sejuk dari embun pagi Vony sudah terbangun saat itu. Dia sangat bersemangat untuk hari pertamanya kerja memimpin perusahan papahnya.

__ADS_1


Vony punya kebiasaan yang cukup Unik di bangun paginya ketika membuka mata, dia selalu mengambil Hp nya hanya untuk menyempatkan membaca Komik kesukaannya setelah membaca beberapa chat. ya buatnya itu sebuah kewajiban rutin untuk membangun semangat dan memulai harinya dengan sebuah hal yang menyenangkan. Dan itulah salah satu yang menjadikan pribadinya selalu ceria. Setelah merasa cukup dengan kesenangannya di pagi hari barulah Vony melakukan aktifitas lainnya seperti kebanyakan Orang.


Yoga sudah di meja makan dengan sarapannya dipagi itu, sementara Vony baru selesai dengan segala persiapanya. Vony pun keluar dari kamar menuju ruang makan untuk bersarapan dengan Yoga.


"Selamat pagi papah" Teriak Vony sambil berjalan menuju meja makan.


"Pagi sayang" jawab Yoga sambil melirik ke arah Vony.


"Bi tolong bikinin telor setengah mateng ya bi" Teriak Vony lg.


Vony pun mengecup pipi yoga sebelum duduk bersama untuk sarapan dan ngobrol sama papahnya itu.


"Semangat bener Anak papah kliatannya" Ucap Yoga yang melihat wajah puterinya berseri.


"Iya dong, Harus semangat pah" Jawab Vony.


Tiba - tiba bi Narti datang dengan telor setengah mateng kesukaan Vony.


#### Bersambung ......

__ADS_1


__ADS_2