
Setelah sedikit berdebat Puteri meninggalkan Hendrik begitu saja. Puteri berjalan tergesa - gesa dan kembali melewati meja Hani, Puteri bingung dan sempat berhenti ketika Hani tidak ada di mejanya, Puteri sedikit menahan langkahnya untuk mendekati Ruangan Angga, dan benar saja Hani terdengar sedang di beri arahan oleh Angga di ruangannya.
" Bagaimana dengan data itu sementara Hani sudah bersama Angga lagi." Gumam Puteri sambil melangkah untuk kembali ke ruangan Armand.
Setiba di ruangan Armand, Ronald sudah kembali ke mejanya untuk bekerja seperti biasanya. Armand yang mendengar pintunya terbuka langsung berdiri dari tempat duduknya.
"Put, apa yang sudah kamu jelaskan kepada Pak Hendrik ?" Ucap Armand.
"Barusan beliau telpon aku lagi, dan meminta aku menunggu untuk menemuinya" Ucap Armand lagi sambil kembali duduk di kursinya.
Puteri yang sudah duduk berhadap dengan Armand pun mencoba menjelaskan apa yang sudah dia sampaikan kepada hendrik tapi tidak dengan sesungguhnya, Ya Puteri berbohong memberikan penjelasannya.
"Aku cuman menunggu di ruangannya Ar, soalnya selama aku tiba diruangannya beliau sibuk dengan telponnya dari Pak Yoga, dan setelah selesai beliau cuman memintaku untuk kembali bersama kamu nanti menjelaskan semuanya. Sepertinya beliau sedang sangat sibut hari ini." Jawab Puteri dengan kebohongannya.
"Lalu bagaimana dengan Hani ?" lanjut Armand
"Hani sudah tidak di mejanya saat aku kembali, Hani bersama Angga di ruangannya, dan Aku ga tau dengan data itu" jawab puteri dengan raut wajah serius.
Mereka berdua kembali terdiam memikirkan upaya Hani berhasil atau tidak.
Sementara Itu Hani masih diruangan Angga mengumpulkan berkas - berkas untuk dikerjakan dan mendengarkan arahan dari Angga.
"Kamu selesaikan ini semua, ingat kamu kerjakan secara berurutan seperti arahan saya barusan" Perintah Angga.
"Baik Pak" Jawab Hani sambil membawa beberapa Berkas untuk kembali Kemejanya.
Hani pun meninggalkan Angga dengan Laptop yang sudah kembali ke tangan Angga dengan membawa berkas yang sudah menjadi tugasnya. Sementara Angga kembali Sibuk dengan laptopnya.
__ADS_1
Setelah Hani kembali duduk di kursi kerjanya, Hani mengambil Hp miliknya yang berada di dalam tas yang dia simpan di atas meja kerjanya untuk mencoba memberi tahu Ronald lewat pesan Chat. Namun Ronald Masih sibuk dengan pekerjaannya dan tak menyadari telah mendapatkan pesan Chat Dari Hani.
Waktu pun berlalu semua sudah kembali dengan kesibukannya masing - masing tak terkecuali Armand dan Puteri, Namun setelah sekitar satu jam Berlalu, Puteri kembali masuk keruangan Armand untuk menanyakan kabar Hani.
"Ar, Apa Ronald sudah mendapat kabar dari Hani ?" Tanya Puteri
Mendengar pertanyaan Puteri, Armand yang sedang sibuk dengan laptopnya pun langsung mengangkat telpon diatas mejanya untuk menghubungi Ronald.
* Tuut...
"Ron Kamu keruanganku sekarang" Perintah Armand singkat yang meminta Ronald untuk menemuinya.
"kita tunggu put, aku belum mendapatkan kabar apapun dari Ronald" Ucap Armand kepada puteri.
Tak butuh lama Ronald pun datang menemui Armand dan Puteri, Ketika Ronald masuk ruangan, Armamd pun langsung menanyai kabar dari Hani.
Ronald yang belum menyadari pesan chat dari Hani sebelumnya pun mengambil Hp dari saku celananya, dan barulah Ronald menyadari bahwa dirinya mendapat sebuah pesan dari Hani.
"Ar, Rupanya Hani Sudah mengabari dari tadi" Ucap Ronald sambil membuka pesan chat dari Hani.
"Apa Ron katanya ?" Tanya Armand singkat.
"Put Hani nyuruh kamu cek Email kamu" Ucap Ronald dengan sedikit bingung.
Puteri yang sedikit sibuk dengan pekerjaannya memang belum sempat membuka Email dari pagi semenjak kehadirannya di kantor, Mendengar ucapan Ronald pun Puteri kembali ke mejanya untuk mengambil Hp di laci meja kerjanya.
Sekembalinya puteri dari mejanya, puteri Pun membuka Email seperti yang di minta Hani lewat pesan chatnya ke Ronald depan Armand da Ronald.
__ADS_1
"Ar, Lihat ini ?" Ucap Puteri sambil memperlihatkan Hp nya.
"Hani Berhasil Ar" lanjut Puteri
"hufh.. Sukurlah" Ucap Armand setelah melihat isi dari Email tersebut.
"Tapi kenapa Ini, dari Email Angga Ar?"
"Mungkin itu cara Hani mencari aman dari Angga" Ucap Armand sambil tersenyum lega.
#FLASHBACK ON
" Aku harus melakukannya secepat mungkin, sudah tidak ada waktu banyak yg tersisa" Gumam Hani setelah kepergian Puteri yang menuju ruangan Hendrik.
Hani pun mengambil sebuah Flash disk untuk mencoba menggunakan keahlian lamanya. Hani mulai dengan memasukan Flash disk tersebut di salah satu Port laptop Angga untuk membobol Pasword yang diminta. tak perlu lama dengan teknik yg dia kuasai Hani pun berhasil mengakses penuh isi laptop Angga.
Setelah menemukan Data yang di maksud Hani pun langsung mengirimnya kepada Puteri menggunakan Email milik Angga yang sudah dia rubah waktu dan tanggalnya seperti saat angga menerima data itu.
Setelah semua selesai, Hani pun segera mengembalikan laptop milik Angga, dan tak lama pun Angga datang dan meminta untuk Hani mengikuti keruangannya.
#FlashBack Off
### Bersambung ....
Jangan lupa Like, Vote dan Komen untuk terus memberikan semangat ya.
Semoga kita sehat selalu.
__ADS_1