CINTA CALON CEO

CINTA CALON CEO
Episode 27


__ADS_3

Malam itu terasa sangat special buat Puteri begitu juga Armand, Hanya saja Perasaan itu harus berseberangan Antara perasaan Puteri dan Armand. meski terlihat dari senyuman di wajah mereka berdua, tapi bukan untuk sebuah perasaan yang sama.


Ya Armand masih dengan Perasaannya yang sangat mengagumi Vony, meski di sampingnya ada seorang perempuan yang selalu setia buat Armand yaitu Puteri. Bukan hanya sekedar kesetian saja sebetulnya, sejatinya Puteri sangat mengharapkan Armand untuk jadi kekasihnya. Hanya saja Armand tak sedikitpun memahami perasaan puteri.


"Ar, Kamu ga malu kan dengan penampilanku ini ?" Tanya Puteri


"Ga Ko put kamu terlihat lebih cantik dengan baju itu" Puji Armand sambil menyetir.


Puteri hanya tersipu malu mendengar pujian dari orang yang selama ini dia harapkan. Sementara Armand mengucapkan itu sebenarnya tidaklah lebih dari sekedar pujian saja atas kekagumannya.


Sementara itu, di hotel tempat acara berlangsung, Vony yang sudah tidak sabar masih di dalam kamar hotelnya bersama bi Narti yang setia menemani Vony menunggu waktu acara di mulai. Hotel yang sudah di penuhi para undangan dari rekanan Perusahaan Yoga begitu terlihat ramai dan Ardi lah yang sibuk menemani Yoga menyambut para tamu undangan yang datang.


Satu persatu para undangn hadir dari berbagai kalangan, mereka di sambut hangat oleh Yoga dan Ardi dan dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah tersedia, kini Armand dan Puteri pun sudah tiba di hotel.


Mereka berdua pun tak ragu untuk segera masuk ke tempat acara diselenggarakan. Mereka cukup menarik perhatian dengan kedatangannya, selain kebanyakan orang memang sudah mengenal Armand, merekapun tertarik dengan seorang penampilan Puteri yang mendampinginya. Beberapa rekanan kerja pun menyapa Armand yang di respon dengan keramahannya.

__ADS_1


Armand dengan pesona ketampanannya terlihat lebih sempurna di mata setiap orang yang memperhatikannya, Ya Armand terlihat seperti seorang Pangeran yang di dampingi sang Puteri dengan kecantikannya. dan Puteri hanya bisa menebar senyuman selama menemani Armand berjala saat itu.


Setiba di tempat Acara, terlihat sebuah suasana yang begitu mewah dan megah memanjakan mata, Seperti tamu undangan lainnya Armand mendapat sabutan hangat dari sang Bapak Hajat Yoga Adrian.


"Selamat malam Pak Armand, terimakasih sudah hadir di acara saya malam ini" Sambut Yoga sambil berjabat tangan dengan senyumnya.


"Sama - sama Pak Yoga" jawab Armand singkat.


Kemudian Yoga mempersilahkan Armand untuk menikmati acaranya tersebut, Armand dan Puteri pun melangkah ke meja yang sudah di sediakan khusus untuknya. Beberapa jamuan sudah tersaji dimejanya, di sudut lainnya masih banyak Sajian makanan yang tak kalah menggugah selera untuk di nikmati.


"Ar, mewah juga ya acaranya ?" Ungkap Puteri yang sudah duduk berdampingan dengan Armand.


Ya, Acara tersebut memang di persiapkan tidak dengan waktu lama, tapi Vony ingin memberikan yang terbaik di penghujung karir papahnya tercinta, semua Vony lakukan meski dengan bantuan Ardi, tak lain hanya untuk menghargai kerja keras Yoga selama karirnya membangun sebuah perusahaan yang akan di teruskannya.


Tak Lama Acarapun di mulai. Berbagai kata sambutan dari MC disampaikan kepada para tamu undangan yang sudah Hadir, Vony semakin tak sabar untuk segera turun berada di tengah - tengah acara tersebut, begitupun Armand yang tak henti mencari keberadaannya, Pasalanya Armand datang memang untuk bertemu sang Puteri sesungguhnya.

__ADS_1


"Put, Ko Vony masih belum terlihat ya" bisik Armand Kepada Puteri.


"aku juga dari tadi sebenarnya mempertanyakan itu Ar bukannya ini acara peresmiannya juga" Ucap Puteri dengab wajah bingung.


"Atau mungkin ada sesi khusus yang disiapkan" Ucap Puteri lagi.


"Entahlah" Ucap Amand menanggapi Puteri dengan senyumnya.


Acara masih berlangsung, semua tamu undangan sangat menikmati acara tersebut, selain kemewahan yang menbuat betah tentu saja bnyak hidangan nikmat yang bisa di dimakan sepuasnya.


Selang beberapa menit, Inti dari acara itu pun tiba waktunya, dan kini saatnya Yoga yang memberikan pidato perpisahannya.


"Selamat malam semuanya, terimakasih sudah menyempatkan waktu di acara perpisahan saya malam ini, seperti yang tertera di undangan, malam ini adalah malam perpisah saya bersama para staf saya dan mungkin untuk anda sekalian sebagai rekanan perusahaan saya, saya sangat berterimaksaih kepada anda semua selama bekerja sama dengan Perusahaan yang saya pimpin, tanpa kerja sama dan support dari anda sekalian yang tengah ini mungkin perusahaan saya tak pernah menjadi sebuah perusahaan yang berkembang seperti saat ini. Namun di usia saya sekarang ini saya harus menyatakan pensiun dari kepemimpinan saya di perusahaan, Itu saya lakukan hanya untuk memberikan kesempatan terbaik selama hidup saya ini kepada Puteri tercinta saya Vonie Aurora"


Sontak Ruang yang megah dan mewah itu bergemuruh oleh suara tepuk tangan ketika Ardi yang sudah menjemput Puteri sebelumnya berjalan dengan menggandeng sang Pengganti Yoga Adrian siapa lagi kalau bukan Vony Aurora. ya mereka berjalan mendekati Yoga yang masih berdiri menyampaikan pidatonya.

__ADS_1


###### Bersambung .....


Terimakasih sudah membaca.


__ADS_2