Cinta Itu Kamu

Cinta Itu Kamu
Meminta Bantuan


__ADS_3

Apa yang dikhawatirkan oleh Miko akhirnya terjadi juga, karena tidak bisa mengelak lagi maka lebih baik Miko mengakui segalanya pada sang papa. Tentu saja Tuan Andra yang mendengar pengakuan dari Miko begitu terkejut dan tak menyangka kalau selama ini putranya berselingkuh dengan Miley.


“Sekarang juga kamu keluarkan anak saya dari rumah sakit jiwa itu!” seru Tuan Yunus.


“Kalau soal itu saya tidak dapat melakukannya karena terlalu berbahaya jika membiarkan Miley berkeliaran di luar sana sementara dia sedang sakit.”


“Kamu masih beranggapan bahwa anakku itu sakit? Dia sama sekali tidak sakit!”


“Namun dokter mengatakan bahwa Miley sakit, kalau dia sudah sembuh maka pasti dokter akan mengizinkannya pulang.”


Nampak Tuan Yunus begitu geram saat mendengar ucapan Miko barusan, ia bersumpah akan membuat perhitungan dengan Miko selepas ini jika pria itu masih berkeras tidak mau mengeluarkan Miley dari rumah sakit


jiwa.


****


Sepulang kerja, Renata mendapatkan telepon dari Novian mengenai ancaman yang diberikan oleh Miko pada pria itu. Renata mengatakan pada Novian untuk jangan takut dengan ancaman Miko karena ia akan berusaha


melindungi Novian. Mereka sempat berbicara beberapa saat sebelum akhirnya Novian mematikan sambungan teleponnya. Tanpa diduga Miko pulang lebih awal namun dari raut wajahnya nampak begitu kusut, Renata langsung bertanya pada Miko mengenai ancaman yang diberikan oleh suaminya itu pada Novian.


“Apakah itu benar?”


“Aku sedang tidak ingin membahasnya.”


“Kamu kenapa? Sepertinya sedang ada masalah.”


“Papaku sudah tahu kalau aku dan Miley berselingkuh.”


“Baguslah kalau dia sudah tahu, dengan begitu maka kita bisa bercerai.”


Mendengar ucapan Renata barusan membuat kedua mata Miko berkilat, pria itu mengatakan bahwa sampai kapan pun mereka tidak akan pernah bercerai namun Renata tetap saja ngotot ingin bercerai darinya.


“Memangnya kamu mau hidup susah bersama pria itu, hah?”


“Aku bersedia hidup susah dari pada hidup mewah namun membuatku tertekan seperti ini.”


Miko nampak tertawa sumbang mendengar jawaban Renata barusan, Miko mengatakan bahwa Renata terlalu naif dalam memberikan jawaban.


“Kamu sudah terbiasa hidup mewah dan berkecukupan sejak kecil, aku berani bertaruh bahwa itu hanya sebatas ucapan saja karena kalau kamu menjalaninya secara langsung maka kamu pasti tidak akan menyukainya.”

__ADS_1


****


Keesokan harinya Renata datang ke rumah kedua orang tuanya, Marinka nampak terkejut ketika mendapati putrinya datang tanpa pemberitahuan. Alasan kenapa Marinka datang ke sini adalah untuk mengatakan sesuatu hal yang penting pada mama dan papanya, namun karena papanya sedang bekerja maka ia akan menunggu sampai papanya pulang ke rumah.


“Sebenarnya ada hal apa yang ingin kamu ceritakan pada Mama?”


“Aku ingin bercerai dengan Miko.”


“Kenapa kamu ingin bercerai dengan Miko? Jangan bilang kalau alasan kenapa kamu bercerai adalah kamu sudah tidak mencintainya lagi?”


“Iya, aku memang sejak awal tidak pernah mencintainya, namun ada sesuatu hal yang menurutku tidak bisa dimaafkan yaitu perselingkuhan.”


“Apa?”


Renata menyodorkan bukti perselingkuhan Miko dengan Miley pada sang mama, Marinka nampak terkejut dengan semua bukti yang disodorkan oleh putrinya perihal perselingkuhan Miko dan Miley.


“Itu alasan kenapa aku ingin berpisah dengan Miko.”


“Mama benar-benar tidak menyangka rupanya diam-diam dia menjalin hubungan dengan wanita lain.”


“Jadi apakah Mama akan mendukung keputusanku untuk berpisah dengan Miko?”


“Kita tunggu papamu pulang dan kita akan bicarakan ini.”


****


Elhora sedang berada di depan kantor Miko, alasan dia datang ke kantor ini adalah untuk mengamati pria yang menarik perhatiannya waktu itu. Ia menunggu dengan sabar di dalam mobilnya sembari mengamati satu persatu orang yang keluar dari dalam gedung kantor tersebut hingga akhirnya ia menemukan sosok pria yang sejak hari itu mencuri perhatiannya.


“Akhirnya dia muncul juga.”


Elhora terus mengamati gerak-gerik orang itu dan saat pria itu seperti hendak menyebrang jalan dengan sengaja Elhora melajukan kendaraannya ke arah pria itu seolah-olah ia ingin menabrak orang tersebut dan


kemudian tentu saja ia menginjak rem yang membuat laju mobil berhenti beberapa centimeter dari tempat pria itu berdiri. Elhora keluar dari dalam mobil berpura-pura meminta maaf atas kelakuannya barusan.


“Saya minta maaf.”


“Tidak masalah.”


Pria itu kemudian melanjutkan menyebrang jalan untuk mencari makan siang, Elhora masih memperhatikan pria itu dan tidak sadar kalau mobil yang ia kemudikan menghalangi jalan hingga akhirnya bunyi suara klakson pun membuatnya tersadar dan buru-buru masuk ke dalam mobil untuk menyingkirkan kendaraannya dari tengah jalan. Ia sama sekali tidak peduli dengan caci maki yang ia dapat dari pengguna jalan yang marah atas kelakuannya barusan karena fokusnya tertuju pada pria yang mencuri perhatiannya sejak pertama kali melihatnya.

__ADS_1


“Aku akan mencari tahu lebih dalam soal dia.”


****


Marinka dan Renata nampak sedang mengobrol menghabiskan waktu sampai papanya pulang, Ruth juga sudah ada di rumah ini karena sepulang sekolah ia meminta sopir pribadinya mengantarkan putrinya ke rumah kedua orang tuanya ini. Hingga akhirnya Tuan Arjuna pulang ke rumah dan ia nampak terkejut ketika mendapati Renata dan Ruth ada di rumahnya.


“Renata?”


“Iya Pa.”


“Ada apa ini? Kenapa kamu datang ke rumah?”


“Ada sesuatu yang ingin aku katakan pada Papa, maka dari itu aku datang ke sini.”


“Baiklah, tunggu sebentar, kita akan bicara selepas Papa mandi dan berganti pakaian.”


Tuan Arjuna kemudian pergi ke kamar untuk mandi dan berganti pakaian, selepas itu Renata bicara dengan mamanya mengenai pendapat sang mama mengenai apakah kira-kira papanya itu mendukung rencananya atau


tidak.


“Mama tidak mau bicara banyak, lebih baik kamu bicara dulu pada papamu supaya kita tahu pendapatnya mengenai hal ini.”


Akhirnya setelah mandi dan berganti pakaian, Tuan Arjuna datang menghampiri Renata dan duduk di sofa yang tidak jauh darinya, Tuan Arjuna langsung bertanya mengenai apa maksud dan tujuan kedatangan Renata


ke rumah ini.


“Jadi apa yang sebenarnya ingin kamu katakan padaku, Nak?”


“Ini menyangkut soal Miko dan rumah tanggaku dengannya.”


“Ada apa dengan Miko? Apakah dia melakukan hal yang buruk padamu?”


“Sebenarnya dia berselingkuh dengan wanita lain di belakangku, Pa.”


“Apa?”


Renata kemudian menyodorkan semua bukti yang ia miliki pada sang papa mengenai perselingkuhan Miko dan Miley, Renata pun kemudian mengatakan keinginannya untuk berpisah dengan Miko.


“Sepertinya aku sudah tidak bisa lagi untuk melanjutkan pernikahanku dengan Miko setelah semua bukti-bukti ini aku dapatkan, Papa bisa mengerti perasaanku saat ini kan?"

__ADS_1


__ADS_2