
Nampak Miko kesal dengan pertanyaan yang diajukan oleh Renata barusan sepertinya Renata benar-benar ingin mengetahui hubungan rahasianya dengan Miley namun tentu saja Miko tidak akan pernah memberitahu Renata mengenai yang sebenarnya terjadi di antara dirinya dengan Miley.
“Berhentilah menanyakan sesuatu hal yang tidak pernah terjadi.”
“Benarkah?”
“Aku pergi saja dari sini kalau kamu masih membahas hal tersebut.”
Miko kemudian benar-benar pergi dari hadapan Renata, sikap Miko yang menghindar itu membuat Renata semakin yakin bahwa dugaannya benar. Miko diam-diam berselingkuh dengan Miley, ia hanya perlu mencari bukti
lebih kuat lagi supaya Miko tidak bisa lagi berkelit kalau ia dan Miley memiliki hubungan di belakangnya.
“Mau sampai kapan pun kamu mencoba menutupi hubunganmu dengan wanita itu, aku akan selalu menemukan cara untuk membongkar perselingkuhan kalian.”
****
Selepas acara pertunangan antara Kenzo dan Nesa, hubungan antara Miko dan Renata tidak jauh lebih baik dari sebelumnya, Miko belakangan ini bahkan bersikap lebih mencurigakan dari biasanya. Renata yakin bahwa saat ini ada sesuatu yang terjadi di antara Miko dan Miley, ia pun sudah menyuruh seseorang untuk mengikuti ke mana perginya kedua orang itu supaya ia memiliki cukup bukti untuk membongkar perselingkuhan mereka berdua. Hari ini
Renata mendapatkan kabar bahwa salah seorang dari orang suruhannya sudah mendapatkan cukup bukti mengenai kedekatan antara Miko dan Miley, ia menerima beberapa foto yang diambil diam-diam di sebuah restoran.
“Mana mungkin pose seperti ini tidak ada hubungan lebih kan?” lirih Renata saat melihat satu persatu foto yang dikirim padanya.
Renata pikir ini adalah awal untuk bisa mendapatkan bukti yang lebih banyak mengenai perselingkuhan keduanya. Renata memutuskan untuk pergi ke kantor Miko bukan untuk menemui pria itu melainkan tentu saja
bertemu dengan Novian, semenjak makan siang bersama pria itu, Renata jadi terus memikirkan sang mantan kekasih. Renata sudah sampai di kantor itu, namun ia masih ada di dalam mobilnya menunggu sampai Novian keluar dari kantor dan benar saja tidak lama setelah ia menunggu akhirnya pria itu keluar juga, buru-buru ia
memanggil Novian untuk masuk ke dalam mobilnya saat ini.
****
Novian sejujurnya merasa tidak nyaman jika terus menerus bertemu dengan mantan kekasihnya yang saat ini berstatus sebagai istri dari wakil CEO tempatnya bekerja. Namun Renata nampak tak mempedulikan status
yang ia sandang saat ini karena rasa cintanya pada Novian masih begitu besar dan ia ingin menebus semua kesalahannya di masa lalu pada pria ini.
“Renata, sejujurnya aku tidak nyaman dengan semua yang kamu lakukan padaku.”
__ADS_1
“Aku kan sudah jujur padamu bahwa aku tidak pernah mencintai Miko, orang yang satu-satunya aku cintai itu adalah kamu, Novian.”
“Namun ini salah Renata, aku rasa kita tidak bisa bertemu lagi seperti ini.”
“Kalau maksudmu kamu tidak ingin pertemuan kita diendus oleh banyak orang, maka aku tahu solusi yang tepat untuk itu.”
“Bukan seperti itu, maksudku adalah saat ini semua sudah berbeda, tolong mulai saat ini jangan pernah mengejar-ngejarku lagi.”
Renata nampak tertawa ketika mendengar ucapan Novian barusan, tentu saja sikap Renata itu membuat pria itu heran karena barusan ia sama sekali tidak mengatakan sesuatu hal yang lucu, ia memberitahu supaya
Renata tidak bersikap berlebihan lagi padanya seperti yang ia lakukan saat ini.
“Apa yang lucu?”
“Tentu saja ucapanmu barusan.”
“Aku rasa barusan tidak ada yang lucu dari ucapanku.”
****
tidak mempedulikan apa yang ia katakan.
“Kenapa sih kamu begitu ketakutan kalau aku ada di sini?”
“Tentu saja karena ini adalah kantor, sewaktu-waktu papaku bisa saja masuk ke sini dan memergoki kita berdua.”
“Kalau begitu kita tinggal mengakui saja kalau kita memiliki hubungan, bukankah itu adalah sebuah hal yang mudah?”
“Kalau kamu masih mengatakan hal itu lagi padaku, maka lebih baik kita sudahi saja hubungan ini.”
“Aku tidak mau menyudahi hubungan ini, aku sudah terlanjur mencintaimu Miko, apakah kamu tidak mencintaiku?”
“Tentu saja aku mencintaimu, Miley. Namun kamu tolong mengertilah bahwa aku tidak bisa mengatakan yang sejujurnya pada Renata.”
“Kenapa? Apakah kamu takut kalau akan didepak dari perusahaan ini kalau ketahuan berselingkuh denganku?”
__ADS_1
“Sudahlah, kamu tidak perlu banyak bicara, sekarang juga lebih baik kami keluar dari ruangan kerjaku sebelum seseorang melihatmu ada di sini.”
“Bagaimana kalau aku mengatakan tidak mau keluar dari ruangan kerjamu ini?”
“Jangan keras kepala Miley, lebih baik kamu cepat keluar sekarang!”
“Aku sudah katakan kalau aku tidak mau, kenapa kamu masih terus mencoba memaksaku untuk keluar, hah?!”
****
Renata saat ini mengikuti ke mana perginya Novian dengan mobilnya, ia penasaran di mana pria itu tinggal sekarang. Novian menggunakan sepeda motor sementara ia menggunakan mobil dan tentu saja Renata
beberapa kali kehilangan jejak ke mana Novian pergi namun akhirnya ia bisa terus membuntuti ke mana perginya Novian saat ini hingga akhirnya ia bisa tahu di mana Novian tinggal.
“Rupanya dia tinggal di sini.”
Renata masih memperhatikan dari dalam mobilnya di mana rumah Novian saat ini tinggal, ia mengingat rumah ini karena sebelumnya ia pernah diajak oleh pria itu ke rumah ini ketika mereka masih bersama.
“Rupanya dia belum pindah dari rumah ini.”
Akhirnya Renata melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah, ia tadi meninggalkan Ruth bersama asisten rumah tangganya dan ia berharap ketika ia kembali ke rumah, Ruth sudah tidur karena besok anak itu harus sekolah pagi. Renata baru saja tiba di rumahnya, ia baru keluar dari mobil dan ia mendengar suara ponsel berdering dari dalam tasnya, ia segera mengeluarkan ponsel dan melihat siapa orang yang menelponnya saat ini.
“Dia menelponku?”
Renata segera menjawab telepon dari suaminya, ia nampak heran ketika Miko mengatakan bahwa malam ini ia tidak bisa pulang karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
“Benarkah? Apakah aku harus membawakanmu pakaian ganti dan makan malam?”
“Tidak perlu, aku memiliki pakaian ganti dan aku juga sudah makan malam barusan.”
“Begitu rupanya.”
“Kamu tidurlah, tidak perlu menunggu sampai aku pulang.”
Setelah mengatakan itu, Miko langsung menutup sambungan teleponnya dan pikiran Renata tertuju pada kemungkinan bahwa malam ini Miko menghabiskan malam dengan wanita itu.
__ADS_1
“Mungkinkah dugaanku ini benar?”