
Renata keesokan harinya pergi ke kantor tentu saja ia datang bukan untuk menemui Novian melainkan bertemu dengan suaminya, ia ingin memastikan apakah hari ini Miko ada di kantor atau tidak. Renata sengaja datang
pagi-pagi sekali setelah Ruth berangkat sekolah supaya ia bisa melihat kedatangan Miko. Ketika Renata tiba di ruangan kerja suaminya, Miko nampak belum ada di ruangan tersebut dan Renata memutuskan untuk memutari ruangan kerja itu seraya memperhatikan apakah ada sesuatu yang aneh atau tidak. Namun Renata sama sekali tidak menemukan sesuatu hal yang aneh di ruangan ini.
“Tidak ada yang mencurigakan di ruangan ini.”
Renata kemudian menunggu di sofa ruangan itu sampai Miko datang, ketika suaminya itu masuk ke dalam ruangan kerjanya, ia benar-benar terkejut ketika mendapati Renata sedang duduk di sofa ruangan
kerjanya.
“Selamat pagi Miko.”
“Renata, apa yang sedang kamu lakukan pagi-pagi begini di ruangan kerjaku?”
****
Renata hanya tersenyum ketika melihat ekspresi Miko yang nampak terkejut dengan kedatangannya pagi-pagi seperti ini. Miko mengatakan pada Renata bahwa lebih baik istrinya itu segera pulang ke rumah, namun Renata mengajukan sebuah pertanyaan untuk Miko.
“Semalam kamu tidak lembur kan?”
“Apa maksudmu?”
“Aku sudah bertanya pada sekretarismu, dia bilang semalam kamu tidak lembur.”
“Semalam aku lembur di kantor, kenapa kamu lebih percaya dengan sekretarisku dibandingkan diriku?”
“Kenapa kamu tidak mau jujur saja padaku, Miko? Kamu diam-diam sebenarnya menjalin hubungan dengan Miley kan di belakangku?”
“Bicara apa kamu ini? Aku sudah mengatakan bahwa antara aku dan wanita itu sama sekali tidak ada hubungan apa pun.”
“Baiklah kalau memang kamu masih mau terus menyangkalnya, namun ingatlah ini Miko, aku akan mencari bukti perselingkuhanmu dengan Miley hingga akhirnya kamu tidak akan dapat lagi mengelak.”
Setelah mengatakan itu Renata pergi dari ruangan kerja Miko dan selepas wanita itu pergi, Miko langsung memanggil sekretarisnya masuk ke dalam ruangan kerjanya.
“Pak Miko memanggil saya?”
“Iya, saya memanggil kamu, kenapa kamu tadi mengatakan pada istriku bahwa semalam aku tidak lembur?!”
“Maaf, namun ketika istri anda datang, saya saja belum tiba, Pak.”
“Apa maksudmu?”
__ADS_1
“Istri anda sudah tiba di kantor sebelum saya datang, sejak tadi dia menunggu di dalam ruangan kerja anda.”
****
Renata baru saja tiba di lobi dan ia hendak pulang ke rumah dan di saat itulah ia kembali bertemu dengan Novian yang baru saja tiba di kantor, mereka berdua saling bertatapan sekilas namun baik Renata maupun Novian sama-sama tidak menyapa dan hanya bertatapan saja sebelum akhirnya mereka melangkah ke arah yang berbeda. Renata masuk ke dalam mobilnya sementara Novian masuk ke dalam lift, di dalam mobil Renata memegang stir mobilnya sambil memikirkan masa lalunya dengan Novian.
“Aku merindukanmu Novian, apakah kamu tidak merindukanku?”
Renata kemudian melajukan kendaraannya pergi dari kantor Miko menuju rumahnya, ia tidak terlalu fokus mengemudi karena meningat masa lalunya dengan Novian hingga akhirnya ia terlambat menginjak pedal rem dan
menabrak seorang pejalan kaki yang menyebrang jalan.
“Ya Tuhan.”
Buru-buru Renata keluar dari dalam mobilnya untuk memastikan kalau orang yang ia tabrak barusan tidak mengalami luka serius.
“Anda baik-baik saja kan?”
Renata begitu terkejut ketika melihat wajah orang yang ia tabrak barusan karena rupanya orang yang ia tabrak saat ini adalah selingkuhan mama sambung Miko.
“Kamu kan orang yang bersama dengan mama sambungnya Miko di hari pertunangan adikku dengan Nesa?!”
Pria itu nampak terkejut saat tahu orang yang menabraknya adalah Renata, ia kini tidak bisa mengelak karena Renata sudah melihat dengan jelas wajahnya kala itu.
****
sampaikan pada mamanya barusan.
“Apa yang ingin kamu sampaikan pada Mama?”
“Apakah Mama sudah tahu kalau mama sambungnya Miko itu berselingkuh diam-diam dengan pria lain selama ini?”
“Kamu dapat berita itu dari mana?”
“Aku tidak mendapat berita itu dari mana pun, aku melihat sendiri dengan kedua mata kepalaku sendiri kalau mama sambungnya Miko tengah berduaan dengan seorang pria ketika hari pertunangan Kenzo dan Nesa.”
“Ya Tuhan.”
“Miko sendiri juga rupanya sudah tahu akan hal ini namun ia tidak memberitahu papanya kalau wanita itu diam-diam berselingkuh di belakangnya.”
“Seharusnya Miko memberitahu papanya mengenai hal ini, bagaimanapun juga sekarang dia adalah istri dari Pak Andra, tidak seharusnya dia mengkhianati suaminya seperti itu.”
__ADS_1
“Aku rasa wanita itu menikah dengan papanya Miko hanya untuk uang semata, dia tidak pernah mencintai papanya Miko dan akhirnya diam-diam berselingkuh dengan pria lain di belakang papanya Miko.”
“Sejujurnya Mama juga tidak suka dengan wanita itu, dan rupanya ternyata kecurigaan Mama benar kalau dia itu bukan wanita baik-baik, bagaimanapun juga Pak Andra harus tahu tentang kelakuan istrinya itu.”
****
Miley kembali datang ke kantor Miko padahal Miko sudah berulang kali melarang Miley untuk datang ke sini namun tetap saja wanita itu begitu keras kepala dan bisa dikatakan nekat.
“Mau apa lagi kamu ke sini? Bukankah aku sudah pernah mengatakan jangan pernah datang lagi ke sini?!”
“Aku merindukanmu, sayang.”
“Jangan memanggilku sayang di tempat kerja, bagaimana kalau ada orang yang mendengarnya?”
“Tidak ada seorang pun yang akan mendengar percakapan kita, kenapa sih kamu nampak begitu ketakutan sekali?”
“Bagaimana aku tidak takut kalau-kalau nanti tiba-tiba saja ada seseorang yang masuk dari pintu itu dan memergoki kita berdua.”
“Kamu terlalu paranoid Miko, hal itu tidak akan terjadi.”
“Tentu saja semua itu bisa terjadi, jadi sebelum sampai hal itu terjadi maka keluar kamu dari ruangan kerjaku sekarang.”
“Aku tidak mau keluar, aku kan sudah mengatakan kalau aku merindukanmu.”
“Apakah tidak cukup dengan apa yang sudah kita lakukan semalam?!”
“Belum, aku tidak akan cukup sampai kamu menjadi milikku seutuhnya Miko.”
“Keluar sekarang juga atau aku akan memanggil satpam untuk menyeretmu keluar!”
“Kenapa sih kamu jadi bersikap seperti ini padaku? Tenanglah, tidak akan ada orang yang memergoki kita berdua.”
“Keluar sekarang juga!”
“Bagaimana kalau aku hamil? Kamu akan bertanggung jawab kan?”
“Apa maksudmu menanyakan hal itu?”
“Semalam kita melakukannya kan? Apakah kamu tidak ingat?”
Raut wajah Miko nampak berubah ketika Miley menyinggung kejadian semalam, sementara itu Miley nampak tersenyum dan menghampiri Miko, jarak tubuh mereka sudah sangat dekat dan wajah mereka pun sudah sangat dekat hingga Miko dapat merasakan deru napas Miley menyentuh permukaan kulit wajahnya sementara tangan wanita itu ada di dadanya.
__ADS_1
“Aku mencintaimu, Miko.”
“Apa yang kalian berdua lakukan di sini?”