Cinta Ketua Geng Motor

Cinta Ketua Geng Motor
Bab 24. Izin mengejar cinta


__ADS_3

Suara keras Pak Darman terdengar hingga ke telinga Galang dan Shella. Galang menatap Shella yang berdiri di sampingnya. Sorot mata Galang dipenuhi kecemburuan. Shella berpura-pura tidak tahu dan tidak mengerti dengan sikap Rafael.


"Benar. Saya akan langsung saja meminta izin pada Pak Darman, untuk mengejar cinta Shella," ucap Rafael.


"Jangan bercanda. Shella masih terlalu muda untuk berpacaran. Saya melarang dia untuk berpacaran," ucap Pak Darman.


"Saya tidak akan mengajak Shela untuk pacaran, tetapi saya berharap saya akan bisa menikahinya," jawab Rafael penuh percaya diri.


"Me--menikah? Pak Rafael jangan membuat lelucon," ucap Pak Darman sambil tersenyum.


"Serius. Saya benar-benar serius. Saya akan menunggu sampai Shella lulus kuliah. Dia juga sudah setuju," jawab Rafael.


"Apa, benarkah? Kalau begitu, saya setuju saja," ucap Pak Darman lega.


Galang semakin cemburu saat mendengar ucapan terakhir Rafael. Dia bergegas menarik tangan Shella ke dalam kamarnya. Galang hampir tidak bisa menguasai emosinya.


"Shella, aku butuh penjelasan!" ucap Galang agak tinggi dan dingin.

__ADS_1


"Beberapa hari yang lalu, dia memang menyatakan cinta padaku. Tapi aku tidak tahu caranya menolak. Jadi aku bilang saja, kalau ayah melarang aku pacaran. Aku masih pingin kuliah dan tidak ingin pacaran sampai aku lulus. Dia bilang akan menunggu. Aku kira, dia hanya main-main saja. Siapa sangka dia akan datang dan langsung meminta izin pada ayahku," jawab Shella berharap Galang jelas dengan penjelasannya.


"Kamu itu harusnya bilang nggak cinta. Bukan malah memberi harapan," ucap Galang kesal.


"Ya sudah. Kenapa kamu malah marah padaku. Saat itu, kita belum pacaran, kan?" tanya Shella kecewa dengan sikap Galang.


Mendengar ucapan Shella yang kecewa padanya, membuat Galang mulai menekan emosinya. Dia harus bisa bersikap dewasa seperti Rafael jika ingin memenangkan hati Shella.


Galang tidak ingin Shella lebih nyaman bersama Rafael. Karena meskipun saat ini mereka sudah berpacaran, tidak menutup kemungkinan Shella akan membandingkan dirinya dengan Rafael.


Dibandingkan Rafael, Galang masih kalah jauh. Makanya dia emosi saat mendapatkan saingan cinta sekuat Rafael. Ganteng, tajir memiliki banyak usaha dan dewasa. Dia memang idola kaum hawa. Sayangnya, kenapa dia harus jatuh cinta pada Shella.


"Rafael memang sempurna, tapi, aku cintanya sama kamu. Gimana coba?" jawab Shella dengan pertanyaan.


Galang tersenyum bahagia mendengar jawaban Shella. Jawaban yang mampu membuatnya melambung jauh tinggi. Penuh dengan harapan dan impian untuk bisa jauh lebih baik agar bisa membahagiakan Shella di masa depan.


Galang menggenggam tangan Shella dengan lembut. Galang beranggapan, masalah lamaran Rafael memang bukan hal yang remeh. Karena ayahnya Shella setuju, jika Shella dengan Rafael. Bagiamana dengan dirinya?

__ADS_1


Dia juga ingin membuktikan bahwa dia juga pantas berada di sisi Shella. Galang akan berusaha melepaskan segala keburukan yang melekat di dirinya. Dia seorang ketua geng motor, anak jalanan, suka tawuran, pernah menginap di kantor polisi, hanya seorang pelayan resto, pendidikan yang terbengkalai dan tidak bertanggungjawab.


Semua yang jelek ada dirinya. Meskipun sekarang, dia sudah berusaha agar lebih baik, tetapi masih kalah jauh dari Rafael.


"Shella, terima kasih. Kamu masih mau mencintai pria seperti aku. Aku janji, aku akan menjadi lebih baik demi kamu dan masa depan kita," jawab Galang.


"Hmmm."


"Aku akan bicara pada ayahmu. Aku juga ingin memiliki tanggungjawab," ucap Galang.


"Galang, apa tidak sebaiknya kamu biarkan aku menyelesaikan masalah ini dulu. Aku akan berusaha membuat ayah tidak akan terlalu jauh dengan kesalahpahaman ini," ucap Shella.


"Baiklah. Tapi jika kamu tidak bisa, terpaksa aku akan mengatakan yang sebenarnya dengan ayahmu. Apapun resikonya, aku akan menerimanya," kata Galang lagi.


"Iya. Jika aku gagal. Aku serahkan padamu," ucap Shella.


...****************...

__ADS_1


Sambil menunggu up selanjutnya, baca juga karya temen aku.



__ADS_2