
Diam-diam sienna menghubungi teknisi untuk memasang Smart Camera dan Smart Sensor di rumahnya dan menghubungkan langsung dengan smartphone miliknya.untuk memantau gerak gerik bodyguard barunya selama sienna bekerja.
"aku ke kantor dulu"
"baik" jawab seth sambil mengikuti langkah sienna dari belakang.
"kamu mau kemana?" tanya sienna putar balik badan.
"aku...ya ikut kamu ke kantor" jawab seth polos.
"mana ada ke kantor dikawal?apa kata orang-orang kantor nanti?"
"tapi...."
"ssttt...ga ada tapi-tapian,kamu diam di rumah dan jaga rumah dengan baik.aku ke kantor juga sebentar cuma ketemu investor lalu setelah itu ke kampus.nah setelah aku ada di kampus kamu boleh menyusul aku ke kampus.oh ya ini ponsel buat kamu,didalamnya cuma ada nomer aku,aku akan hubungi kamu ya.bye..." sienna pun pergi meninggalkan seth sendirian.
Satu jam lebih seth berdiri didepan jendela sambil memandangi layar ponselnya.menunggu kabar dari sienna.
"kok aku bego sih,ngapain aku diam dirumah?bukannya aku bisa ngilang ya dan nyusul sienna ke kantor.ciihhh....bego dasar...." seth memukul-mukul kepalanya.lalu menghilang.
__ADS_1
Sementara setengah jam sebelum seth menghilang,sienna sudah memantau seth lewat smartphone miliknya.
"ngapain dia berdiri didepan jendela dari tadi?" tanya sienna sambil melihat seth didalam layar ponselnya.
Setelah berhasil mendapatkan investor baru untuk perusahaannya,siennapun bergegas menuju kampus untuk ikut kelas yang kemarin sempat tertinggal.
"aku penasaran,apa dia masih berdiri didepan jendela?" bisik sienna sambil sembunyi-sembunyi membuka layar ponselnya.
"tunggu....dimana dia?" sienna terkejut ketika seth sang pengawal pribadinya ga ada.sienna terus menggerakan Pan-Titl ke sekeliling rumahnya,tapi ga ada tanda-tanda seth didalamnya lalu sienna mencoba berbicara langsung di monitor ponselnya berharap seth bisa menampakan diri.
"hey kamu pengawal pribadi...dimana kamu?" bisik sienna.seakan ga mau dosen mendengar suaranya.
"hiiiss,kenapa ga ada jawaban?" sienna terlihat cemas,bukannya takut bodyguardnya itu berbuat curang atau merencanakan sesuatu tapi yang sienna takutkan adalah terjadi sesuatu padanya,terakhir yang terjadi dirumah sienna ketika seseorang melempar batu yang diiringi surat ancaman.
Setelah kelas usai,sienna segera menelepon bodyguardnya.
"hallo,apa kamu baik-baik saja?apa dirumah ga terjadi apa-apa?kamu dimana sekarang?" pertanyaan sienna bertubi-tubi.sangat jelas terlihat sienna kekhawatiran sienna.
"aku baik-baik saja" jawab seth di telepon.
__ADS_1
"syukurlah" sienna mengelus dadanya,kekhawatirannya yang ga jelas terjawab sudah.
"lalu dimana kamu sekarang?kenapa aku ga melihat kamu dilayar monitor?" tanya sienna kembali.
"aku...." seth terdiam.
"kenapa diam?kamu dimana?" tanya sienna kembali.
"aku dibelakang kamu" jawab seth sambil memajukan wajahnya disamping wajah sienna membuat sienna terkejut setengah mati.
"ka-kamu....bagaimana kamu bisa ada disini?dan bagaimana kamu tau kampusku?" wajah sienna pucat pasi.
"hahahah....maaf,karena bosan berada di rumah akhirnya aku mencari alamat kampusmu di buku" seth merasa wajah sienna sangat lucu dan imut ketika terkejut seperti itu.
"lain kali telepon aku,dan jangan menampakan diri tiba-tiba seperti itu.kalau aku mati karena terkejut gimana?untung aku ga punya penyakit jantungan"
"kamu kan bukan tere" cetus seth pelan.
"apa....?" sienna sedikit terkejut ketika seth menyebut nama tere.dan berharap seth mengulangi kata-katanya memastikan kalau dia ga salah dengar.
__ADS_1
"aku lapar" seth mencoba mengalihkan pembicaraan.
"baiklah,kita ke kantin sekarang" ajak sienna.