
Dalam sekejap mata,Sienna yang sedari tadi terduduk di atas ranjang kini tengah berada didepan raja iblis dengan kuku tajam yang melingkar di lehernya, Lucifer menjadikan tubuh Sienna sebagai tameng sekaligus sandera.
"kamu..."Seth tidak dapat berkata-kata,jika dia mengeluarkan kekuatannya saat ini bukan Lucifer yang akan terluka tapi sienna.seth tidak ingin melukai wanita kesayangan itu sedikitpun.
"hah sangat di sayangkan kamu melewatkan adegan yang luar biasa tadi malam,harusnya kamu datang lebih cepat agar tidak melewatkannya"kuku-kuku hitam dan panjang itu mengelus leher jenjang Sienna.lidahnya bermain dengan daun telinga Sienna
"tadi malam?apakah benar-benar terjadi?"gumam Sienna.sienna tidak bisa mengingat kejadian semalam karena dirinya baru saja tersadar pagi ini.
"aku yakin Lucifer kecil sudah bersarang dalam rahimnya"ucapnya sambil mengelus perut Sienna.
Mendengar itu tentu saja membuat Seth kalap dan terbakar api cemburu.dalam sekali ayun saja cahaya putih itu berkelebat melewati Sienna dan Lucifer lalu menghancurkan dinding yang ada di belakang mereka.tangan Lucifer gemetar,nafasnya tersengal,dadanya sesak seakan mau meledak saat itu juga.
Melihat reaksi Seth Lucifer tentu puas,dia berusaha memprovokasi Seth dengan cerita karangannya.
"hah kamu pikir aku bisa percaya itu?"
"tentu saja kamu akan percaya,bukankah kamu tadi melihat setengah adegannya? seandainya kamu gak datang mungkin kami sudah melakukannya untuk yang kedua kalinya,benarkan sayang?"Lucifer menarik dagu Sienna.
"bohong....dia berbohong Seth,jangan dengarkan perkataannya"akhirnya Sienna berani mengeluarkan suara.
"sayang jangan menyangkal,bukankah kamu tadi juga menikmatinya?aku merasakan jariku basah dan aku masih bisa mencium aroma khas dari area inti mu,haaahh..."Lucifer mengendus jarinya dalam-dalam,Sienna melirik sekilas jari Lucifer yang tadi menyentuh area intinya memang benar ada sedikit noda putih yang sudah mengering di sekitar kulit jarinya.
"heh menjijikkan..."Seth bergerak cepat dan tanpa aba-aba langsung memukul Lucifer dengan penuh kekuatan sayangnya gerakan refleks Lucifer lebih cepat dari yang Seth bayangkan.
"hanya segitu kekuatanmu?"
"jangan banyak omong"
SRET SRET SRET
Pukulan demi pukulan yang di barengi dengan kelebatan cahaya mereka kerahkan.mereka sepertinya imbang tidak ada yang kalah ataupun menang.
"kamu membuatku muak malaikat junior"
Telapak tangan Lucifer saling menyentuh dan perlahan menjauh diiringi dengan cahaya bulat yang berwarna merah,bulatan cahaya itu semakin membesar dan...
SYUUUT
Cahaya itu berkelebat menuju ke arah seth.dengan gerakan yang sangat cepat Seth menghindar dan meriah tubuh Sienna yang saat itu cukup jauh dari jangkauan Lucifer dan membawanya terbang melewati jendela kamar yang terbuka.
"pecundang"tanpa berpikir panjang Lucifer ikut terbang dan mengejar mereka berdua.
Seth mengeluarkan sayapnya dan membawa Sienna terbang tinggi ke dunia langit.beberapa prajurit langit sudah siap menghadang Lucifer.
"lihat aku kalau kamu takut ketinggian"
__ADS_1
Sebenarnya tanpa di suruhpun Sienna sedari tadi sudah melihat wajah Seth.
WOOSSHH
Akhirnya mereka berdua menghilang dan muncul didepan ketua yang sudah menunggu kedatangan mereka.
"ketua"Seth menurunkan tubuh Sienna perlahan.
"kenapa gak menggunakan kekuatan teleportasi dari tadi?"ketua berkacak pinggang.dirinya di buat kesal menunggu kedatangan Seth dan Sienna.
"maaf ketua,aku harus memberi pelajaran lebih dahulu padanya"
"seberapa hebat kekuatanmu sampai gak memperdulikan keselamatan cucuku?"
"maaf"wajah Seth menekuk
Ya,Seth tau kekuatannya memang masih belum sebanding dengan Lucifer.tapi saat itu Seth harus menunggu waktu yang tepat untuk membawa Sienna pergi belum lagi serangan Lucifer yang menghalangi dirinya.
"ketua aku undur diri"
"Seth tunggu"
Langkah Seth terhenti.dia mencoba menarik nafas dalam-dalam.
"kenapa kamu menghindariku?kenapa kamu berhenti dari tugasmu dan malah mengirim orang lain untuk ada di sampingku?salah aku apa?apakah aku sangat jijik di matamu?"
"nona?hah....bahkan kamu juga memanggilku nona sekarang?"
"sudahlah cucuku,Seth seperti ini karena dia punya alasan yang tepat"ketua berusaha menenangkan Sienna.
"aku mau pulang"
"jangan,kamu masih dalam bahaya cucuku"
"aku gak perduli,dan jangan pernah mengirim siapapun untuk menjagaku"dengan kesal Sienna meninggalkan ruangan ketua dan menuju kamarnya.
Seth menatap kepergian sienna.saat itu ingin rasanya Seth mengejar Sienna dan memeluknya mencurahkan rasa rindu yang hampir membunuhnya.tapi apa daya Seth masih belum menguasai keseluruhan dari buku sakti.seth tidak mau di ganggu dengan urusan perasaannya.
"sudahlah,lebih baik kamu beristirahat dan biarkan Sienna tenang dulu"
"ketua apakah ada cara agar buku pusaka bisa lebih cepat ku pelajari?"
"tentu saja,sekarang kamu pergilah beristirahat nanti kita bicara lagi"ketua menepuk pundak seth.dengan langkah gontai Seth meninggalkan ruangan ketua dan memilih pergi ke air terjun,bertapa disana agar hatinya tenang.
Sementara Sienna sendiri tengah melamun didepan jendela tempat favorit di saat dirinya sedih ataupun rindu.kali ini pikirannya campur aduk antara bahagia bisa bertemu orang yang dia rindukan selama ini,sedih karena tingkah Seth yang masih dingin juga kesal atas perbuatan Lucifer hari ini padanya.seorang ayah yang harusnya menjaga dan menyayangi anaknya ini malah ingin melakukan hal bejat, benar-benar iblis.
__ADS_1
Sore harinya Sienna sengaja mencari informasi dimana Seth berada sama pelayannya dan segera pergi menuju dimana Seth berada.
Seorang malaikat yang Sienna rindukan tengah bertapa di dalam air terjun,tubuhnya atasnya di biarkan terbuka tanpa kain sehelaipun membuat mata Sienna terpesona dengan bentuk seluruh tubuhnya basah karena terpaan air terjun yang dingin.perlahan Sienna turun ke dalam kolam pemandian dan mendekati air terjun itu.
"ada apa?" tanya Seth tanpa membuka mata,membuat niat sienna yang tadinya ingin mengejutkan malah dirinya sendiri yang terkejut karena pertanyaan Seth yang tiba-tiba.
"aku hanya bosan"
"apakah harus ke pemandian pria?"
"aku....aku hanya mencari udara segar di sini"
"kenapa ti....."ucapan Seth tersendat ketika dia melihat baju yang di kenakan Sienna menerawang karena basah.
GLEK
Dengan susah payah dia menelan ludahnya,lalu seth segera menutup kembali matanya berpura-pura seakan tidak melihat apa-apa.
"apakah kamu bisa konsentrasi tuan Seth yang terhormat?" goda Sienna menjulurkan tangan dan menarik dagu dimple chin yang memikat.
"cukup Sienna jangan melebihi batas"
"kalau begitu buka mata kamu dan tatap aku,karena sikap kamu itu gak sopan bicara tanpa menatap orangnya"Sienna semakin mendekatkan wajahnya.
"aku sedang sibuk jadi pergilah"
"aku gak mau"
"Sienna...."Seth membelalakkan matanya mencoba menakuti Sienna agar patuh tapi semua sia-sia bukan Sienna yang kalah tapi justru malah Sethlah yang kalah.
"lihat aku Seth"Sienna menarik dagu Seth semakin dekat"apa kamu rela tubuh ini di tiduri oleh pria lain heh?"
"aku gak punya hak atas itu jadi aku mohon silahkan nona sienna pergi dari sini"
"oh baiklah"Sienna melepaskan tangannya dan sedikit menjauh dari Seth"kalau begitu aku akan pergi ke kediaman Lucifer dan menyerahkan diri kembali padanya"lanjutnya sambil melepas blazer yang dia kenakan,blazer panjang dengan bahan kain chiffon tipis menerawang lalu membiarkan bentuk tubuhnya yang dibalut gaun model kemben dengan belahan panjang sampai paha di sisi kanannya terlihat.sudah pasti akan membuat pria manapun tidak bisa menahan hasratnya.
"jangan main-main kamu sienna"secepat kilat Seth meraih tubuh Sienna dan mendorongnya ke pinggir pemandian.
Melihat adegan itu semua pelayan yang ada di sana segera pergi meninggalkan air terjun dan memberi privasi untuk mereka berdua.
"Seth aa-aah sakit"Sienna meringis kesakitan karena tangannya di cengkraman kuat.
"tau sakit kenapa kamu masih mengancamku?"Seth menekan tubuh Sienna,Seth membeku merasakan gumpalan bulat yang empuk dan nyaman menempel tepat di dadanya bersamaan dengan itu gumpalan bulat milik Sienna menyembul dari balik gaunnya.
"Sienna melingkarkan tangannya di leher Seth"kenapa diam tuan Seth?"
__ADS_1
Wajah Seth tampak merona tapi juga serba salah ingin menunduk maka dia harus bersiap melihat lebih gumpalan menawan milik Sienna.