
Sienna terus memikirkan kejadian yang menimpanya semalam.
"sebenarnya apa yang mereka lihat?kenapa ketakutan seperti itu?apakah malam itu ada hantu yang mengikuti aku?iihhh serem..." sienna bergidig,bulu kuduknya mendadak berdiri"pokoknya jangan pernah lewat sama lagi"tekad Sienna.
**
Hari ini adalah hari kedua sienna magang.dengan semangat kemerdekaan sienna berangkat ke kantor.
Dan saat tiba di lobi,sienna disambut oleh seluruh karyawan kantornya.
"selamat datang sienna...." mereka serentak mengucapkan selamat datang pada sienna yang baru menginjakkan kakinya.
Satu persatu para karyawan mengucapkan selamat atas kesuksesan sienna yang telah merebut hati klien.
Dua klien kemarin sebenarnya sudah lama diincar perusahaan-perusahaan lain untuk menanam saham.termasuk pemegang perusahaan yang sangat sukses dan terkenal,kenapa terkenal?
Karena mereka sukses tanpa bantuan dari orang lain, mereka merintis semuanya dari nol.makanya mereka sulit untuk di rayu karena mereka tau betul kalau mencari uang itu sangatlah sulit.
Tapi berkat kerja keras sienna mereka mau bergabung di perusahaan ini.entah bagaimana cara penyampaian sienna hingga membuat mereka luluh.
"malam ini kita akan pulang cepat untuk merayakannya"ucap manager menepati janji.
"YEEE....." disusul suara ricuh seluruh karyawan.
"Sienna boss besar mengucapkan selamat dan terimakasih yang sebesar-besarnya padamu" lanjut manager
"boss besar?"Sienna mengerutkan kening.
Dari kemarin memang Sienna ga melihat boss besar.
"boss besar itu CEO kantor kita,dia sedang ada diluar negeri "manager menjelaskan
"ooh"
"SIENNAA....SIENNAA..." kembali terdengar teriakan karyawan menggema memenuhi ruangan.
"baiklah,sekali lagi terimakasih sienna dan kalian boleh kerja kembali"
Semua karyawan kembali ke posisi mereka dan melanjutkan pekerjaan mereka.
**
"kok bisa sih anak magang dapat hati klien yang super sulit?"
"iya,bahkan dia masih kuliah dan belum punya pengalaman apa-apa didunia bisnis"
"benar,kita saja yang sudah bertahun-tahun kerja disini ga pernah berhasil"
"eehh...jangan-jangan sienna ini menggoda kedua klien kita"
"iwh....aku sih ogah"
"anak kuliah jaman sekarang kan kebanyakan bukan virgin"
__ADS_1
Tanpa sengaja Sienna mendengar percakapan mereka di pantry.
Sienna yang saat itu mau mengambil minum langsung masuk tanpa memperdulikan mereka.
"sstt....sienna datang"
Mereka langsung diam,ga ada yang berani bicara lagi ketika sienna datang.
Sikap ramah yang mereka tunjukan tadi pagi sepertinya hanya pura-pura,toh sekarang sikap mereka begitu dingin dan tatapan mereka sinis.
"aku pikir kaum ghibah cuma ada di novel dan komik atau sinetron ternyata didunia nyata juga ada" bisik sienna.
**
Sore harinya seperti janji manager.semua karyawan dibawa ke sebuah club.untuk menikmati semua fasilitas yang ada di club tersebut.
Yang pertama mereka lakukan adalah makan malam bersama.selesai mengisi perut, mereka menuju hall untuk karaoke dan yang terakhir mereka ke diskotik menghabiskan malam mereka bersama-sama.
Table mereka dipenuhi beberapa botol bir dan empat botol Sampanye.biaya tentu saja ditanggung perusahaan.
"bersulang untuk kesuksesan perusahaan kita dan kerja keras sienna" manager mengangkat gelasnya disusul semua karyawan.
"CHEERS......"
Suara gelas mereka saling beradu
Ketika efek alkohol mulai naik semua orang akhirnya turun melantai mengikuti hentaman irama sang DJ.
"heeyy....sienna kaya bunga yang baru mekar ga sih?bertahun-tahun cuma bisa liat karyawan wanita yang sudah peot"
"ya itung-itung cuci mata tiap pagi.biar penglihatan tetap jernih ya ga?"
"luamayanlah.hahaha..."
Empat pria teman kerja sienna memperhatikan keberadaan sienna.
Walaupun pakaian yang sienna gunakan malam ini hanya dress selutut tapi karena memang kecantikan sienna yang terpancar alami,membuat sienna lebih menarik perhatian.
"ayo taruhan"
"taruhan apa?"
"siapapun yang bisa tidur dengan sienna maka gajih kita sebulan ini masuk ke rekeningnya"
"boleh juga"
"DEAL...."
Mereka berempat akhirnya sepakat.
"pusing...." sienna memegangi kepalanya yang mulai terasa berat.berusaha berdiri dan meraba-raba tembok,berjalan sangat pelan hingga akhirnya sampai didepan pintu kamar mandi.
"huussstt....."salah satu pria rekan kerja sienna yang tadi taruhan memberi isyarat pa temannya yang lain.
__ADS_1
"ok"seorang pria diam-diam mengikuti sienna ke kamar mandi.
"aaww...." sienna hampir terpeleset dan dengan sigap pria yang mengikutinya menyambar tubuh sienna dan memapahnya.
"hati-hati sienna,mari aku antar" pria tersebut berpura-pura bersikap baik pada sienna.
"terimakasih" ucap sienna sambil melepaskan tangan si pria dari pinggangnya
Pria tersebut melihat keadaan sekeliling dan mengendap-endap masuk ke toilet wanita,setelah melihat situasi yang memungkinkan.dengan cepat si pria menarik tangan sienna masuk ke salah satu kamar mandi.
Sienna benar-benar kehilangan keseimbangan.
"le-lepas...." sienna yang ga bertenaga mencoba meronta dan mendorong si pria.tapi apa daya alkohol sudah menguasai tubuh sienna.
"sstt....tenang sienna,malam ini aku bisa membuatmu puas.aku jamin" bisik si pria ditelinga sienna,tangannya mulai menyusuri lekuk tubuh sienna.membuka resleting belakang baju Sienna.
JEPREET
Tiba-tiba lampu dikamar mandi mati.
TOK TOK TOK
Seseorang mengetuk pintu kamar mandi
"ciihhh...mengganggu saja" si pria melepaskan sienna dari cengkeramannya dan membuka pintu.
"ada ap......?"
BUUUGGG
"AAAHHH......"teriak si pria dipukul seseorang.
lalu berlari meninggalkannya sienna yang masih tersungkur didalam kamar mandi.
"ada apa bro?" teman kantor lain bertanya setelah melihatnya berlari ketakutan.
"ga apa ap-apa,cuma kaget aja tadi di kamar mandi mati lampu" ucapnya ngos-ngosan.
"mati lampu?mabok kali lu..."
"heeii....ada yang lihat sienna ga?" tanya manager pada bawahannya.
"mungkin lagi di kamar mandi"
"ok,aku lihat dulu,setelah sienna ketemu kita pulang ya" pak manager pergi ke kamar mandi untuk melihat sienna.
Tapi yang dicari tidak ketemu.bahkan pak manager juga bertanya sama salah satu ob yang sedang membersihkan kamar mandi.
"tadi sih aku liat perempuan,dia dipapah sama pria,dia bilang sih kakaknya"
"kakaknya?"
"benar"
__ADS_1
"baiklah,terimakasih"