
"bagaimana ini bisa terjadi?"
"kami juga bingung dok,pasien tiba-tiba bangun dan berjalan,ketika kami mencoba membawanya kembali ke tempat tidur pasien malah membanting kami"
Terlihat beberapa luka memar di tangan dua orang perawat bawahannya.
"apa pasien punya riwayat penyakit sleepwalking dok?"
"tapi dari tadi matanya terbuka,malah seperti mayat karena ga ada pergerakan sama sekali"
"sudahlah,cepat cari"
Mereka berpencar mencari Sienna disetiap sudut rumah sakit.
"SIENNA...."Seth melihat Sienna sedang berjalan hendak menyebrang jalan.
BRUUUGG
Mereka berdua terbanting dipinggir jalan.terlambat sedikit saja Sienna bisa tertabrak mobil saat itu.
Sienna kembali dibawa ke ruang perawatan dengan pengawasan ketat dari pihak ruang sakit dan Seth.
Sejenak Seth terdiam,dia mencoba berkomunikasi dengan ketua.
"coba keluarkan dengan kekuatanmu Seth"
"itu akan membahayakan ketua"
"melakukan operasi juga perbandingan selamatnya empat puluh persen,ga ada bedanya"
"akan saya coba ketua"
"jangan gunakan kekuatan berlebihan,jika memang ga bisa maka kita hanya bisa serahkan semua pada dokter"
Seth meletakan tangan kanannya diatas kepala Sienna.
KLIIIKK
Tiba-tiba seorang perawat masuk"apa yang sedang kamu lakukan?"
"a..aku...hanya mengecek suhu tubuhnya"Seth segera meletakkan tangannya di kening sienna.sambil melempar senyum pada perawat.
Perawat itu kembali keluar setelah menyimpan handuk baru di meja pasien.
Untuk mempercepat proses pengangkatan benda itu Seth terpaksa mengeluarkan kekuatan menghentikan waktu.
Lampu di seluruh ruangan rumah sakit berkedap kedip.tanda proses pengangkatan benda itu sedang berlangsung.
Tangan Seth yang berada diatas kepala Sienna terlihat mengeluarkan seutas benang yang cahaya,benang itu seperti sedang menarik sesuatu.
Tubuh Sienna bereaksi yang membuatnya sedikit terhentak.
Seth terus mengeluarkan kekuatannya, keningnya berkeringat hebat dan.....
SREETTT
Sebuah benda kecil keluar dari kepala Sienna seiring dengan hentakan kencang tubuh Sienna yang tengah berbaring.
__ADS_1
"haaahh....."
GUBRAK
Seth terjatuh lemah.
Bagi seorang malaikat level rendah seperti Seth memang ga diperbolehkan menggunakan kekuatan bersamaan,dan hanya boleh digunakan sewajarnya.karena jika seorang malaikat level rendah menggunakan kekuatannya seperti yang Seth lakukan bukan cuma akan membuatnya lemah tapi juga mengancam kepunahannya.
"haahh...."Seth tersentak dan melihat sekelilingnya"dimana ini? SIENNA....?"Seth mencoba bangun dari tempat tidurnya.
"Sienna baik-baik saja"dokter yang sedang memeriksa mencoba mencegah Seth yang hendak bangun"sudah dua hari kamu ga sadarkan diri"ucap dokter kemudian.
"syukurlah"Seth terdiam dan melihat dokter yang sedang memandanginya"a-ada a-apa dok?"Seth merasa ga nyaman dengan tatapan dokter padanya saat itu.
"sebenarnya apa yang sudah kamu lakukan?"tanya dokter tiba-tiba
"maksud dokter?"
"dua hari yang lalu ketika kami menemukan kamu tergeletak di lantai kami menemukan sesuatu di tanganmu,kami juga melakukan pemeriksaan CT scan kembali dikepala Sienna,benda itu sudah hilang dari kepala Sienna dan setelah kami teliti ternyata benda yang ada di tanganmu sangat mirip dengan...."ucapan dokter terputus karena kedatangan Sienna.
"seth kamu sudah sadar?"ucap Sienna meletakan kantong makanan dimeja.
"kalau begitu saya permisi"
"terimakasih dok"
Dokter yakin ada sesuatu yang telah dilakukan Seth waktu itu,tapi sayangnya ga ada rekaman cctv yang bisa menjadi bukti.
"apa kamu baik-baik saja?"tanya Seth
"lupakan saja"
**
Setelah mereka kembali ke rumah.
Seth yang biasanya bersemangat kini terlihat lemah dan lesu
"kamu pucat banget Seth,apa dari kemarin kamu ga menghisap darah?"
"Sienna..."Seth melirik lemah
"iya iya maaf, hehehehe..."Sienna menutup mulutnya sambil menahan senyum karena melihat reaksi Seth yang menggemaskan.
"sebenarnya apa yang terjadi?"tanya Sienna.
Seth menggeleng kepala.
"heemmm,ya sudah istirahatlah"
Karena hari ini Seth sakit maka Sienna membiarkan mereka tidur bersama malam ini.
Di ranjang yang sama dan selimut yang sama.
"aku harus segera mempelajari buku pusaka"bisik Seth yang sedari tadi merenung.sementara Sienna tengah terlelap.
Sethpun duduk disamping Sienna.
__ADS_1
Dipegangnya tangan Sienna dengan erat dan tangannya yang lain dibiarkan terbuka,Seth menutup kedua matanya mencoba berkonsentrasi.
SREETTT
Keluarlah buku pusaka dari telapak tangannya dengan cahaya yang menyilaukan mata.buku itu membuka sendiri lembar demi lembarnya menunggu sampai Seth selesai membacanya.ketika sampai dilembar terakhir Seth melihat satu catatan.
"jika satu tindakan adalah kunci untuk kelangsungan hidup manusia,maka lakukanlah"
Seth mengerutkan keningnya.entah apa arti dibalik kata-kata ini.
Seth segera menutup kedua matanya, mengingat bab demi bab yang barusan dia baca.mempelajari setiap katanya.
SREEEETT
Buku pusaka perlahan berbuah jadi serpihan cahaya kuning yang mengelilingi tubuh Seth.serpihan itu perlahan-lahan masuk kedalam tubuh Seth.menyerap layaknya air bertemu spons
CLIIING
Sudut mata Seth berbinar ketika dia membuka kedua matanya.
Seth melihat buku pusaka yang tadi ada di tangannya telah hilang.
"apakah buku itu telah menyerap ke tubuhku?"tanya Seth dalam hati"sudahlah,lebih baik kembali tidur"
Baru saja Seth membaringkan tubuhnya.
"heeemmm...."
BUUG
Sienna berbalik dan menindih setengah dari tubuh Seth,menggesek-gesekkan kepalanya didada Seth seakan mencari sesuatu yang bisa membuatnya nyaman,satu kakinya berada diantara kaki Seth,lututnya semakin naik hingga menghentak tongkat Seth yang sedang terlelap."euh...."Seth merasakan perutnya sedikit mual, bukannya berhenti lutut Sienna terus bergerak-gerak tepat diatas tongkatnya.
Piyama Seth yang berbahan satin tentu akan membuatnya semakin terasa menonjol dan lebih terasa.
Wajah Seth merona, digigitnya dengan kencang tangannya yang mengepal itu mencoba menahan pertahanannya yang akan segera roboh.
Sienna menyusupkan wajahnya di leher Seth,wangi dari kulit Seth membuat Sienna sesekali mendengus dan menempelkan hidungnya.bibirnya bergerak seperti sedang mengunyah.tangannya meraba-raba dada bidang Seth,tangannya masuk kedalam piyama lalu berhenti tepat di bagian p*ting dan memainkannya dengan telunjuk.
"Malaikat macam apa aku ini?kenapa hasratku bergelora begini"Seth merasakan ruangan kamar semakin panas.
Keringat menetes dari pelipisnya,Seth merasakan tongkatnya menegang,dada Sienna yang empuk menempel didadanya membuat dirinya merasa sesak.
"si-sienna...."suara pelan nan berat Seth mencoba membangunkan Sienna.sienna ga bergeming.
Tangan Seth mencolek-colek bahu Sienna.
"hemm..."perlahan Sienna membuka kedua matanya dan sontak Sienna terkejut ketika tau dirinya tengah memeluk Seth"ma-maaf..."Sienna mengangkat wajahnya.
Seketika Seth terkesima dengan kecantikan wajah Sienna yang tepat berada diatas wajahnya.
"ka-kaki-mu...."mata Seth melirik ke bagian bawah
"AAHHH...."teriak Sienna langsung menarik kakinya yang sedari tadi berada diatas tongkat Seth.sekilas Sienna melihat bagian itu menyembul"panjang dan besar"matanya berubah bulat.
GLEK
Sienna menelan ludah.
__ADS_1