Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 78


__ADS_3

"uuhh...."prajurit Zhao memegangi kepalanya yang terasa sangat berat.


"bagus kamu sudah sadar"


Suara yang tidak asing di telinga prajurit Zhao.


"ke-ketua...."


BRUUGG


Prajurit Zhao langsung tersungkur ketika hendak berlutut.tubuhnya yang biasa tegap dan kuat kali ini terlihat sangat lemah tanpa tenaga dan kekuatan sama sekali.


"maafkan aku ketua,aku tidak bisa menjaga nona Sienna.entah kenapa tiba-tiba kepalaku pusing dan...."


Saat itu prajurit Zhao masih ingat betul kalau dirinya berada di sebuah restoran dan berdiri di belakang Sienna.tapi entah kenapa pandangannya tiba-tiba buram seperti tertutup kabut yang sangat tebal,kepalanya pusing dan berat,jarak pandangnya melemah dan perlahan-lahan menjadi gelap.setelah itu prajurit Zhao tidak ingat apa yang terjadi kemudian,setelah tersadar tiba-tiba dia berada di dunia langit.


"prajurit lain menemukan kamu tergeletak di depan rumah cucuku"


"didepan rumah?"


Bagaimana mungkin dia bisa ada didepan rumah Sienna? prajurit Zhao yakin kalau dia masih menemani Sienna sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.


"se-sebenarnya apa yang terjadi ketua?kalaupun ada obat bius yang tersebar di restoran itu,harusnya aku dapat menciumnya,tapi...."


Sebagai seorang prajurit yang selalu terjun ke Medan perang tentu sangat mudah bagi prajurit Zhao untuk mendeteksi obat bius sekalipun berbentuk gas dan tubuhnya tentu bisa menetralisir racun itu dengan mudah.tapi kali ini.... sebenarnya racun apa yang bisa membuatnya tumbang.bahkan prajurit Zhao tidak bisa mencium gas apapun di sekitarnya.


"aku mengerti....tidak ada yang bisa aku lakukan sekarang,selain?"


Prajurit Zhao terdiam menatap ketua.dia siap menerima perintah apapun sekalipun dia harus kehilangan nyawanya asalkan Sienna bisa kembali dengan selamat.ini adalah bentuk tanggung jawab prajurit Zhao atas kelalaiannya.


Untuk kesekian kalinya Sienna di culik.ketua yakin ini adalah perbuatan orang yang sama.


Sementara di bumi.


Seorang wanita tengah berdiri di samping tempat tidur dimana Sienna masih tidak sadarkan diri.


"uumm..."perlahan Sienna mencoba membuka matanya tapi rasa pusing dan berat di kepalanya membuatnya memejamkan mata kembali.


"kepalaku....."Sienna memegangi kepalanya yang terasa sangat berat.


Sienna menatap langit-langit kamar lalu mengernyitkan kening.


"dimana ini?"gumamnya.


Matanya langsung membulat dan sontak bangun.


"i-ini...."


Sienna melihat jendela dan segala furniture yang ada didalam kamar,ini adalah ruangan yang sempat dijadikan tempat penyekapan dirinya dan yang lebih membuat Sienna terkejut adalah ketika dia melihat seorang wanita yang tengah berdiri berkacak pinggang di sampingnya.

__ADS_1


"sudah bangun?"tanya wanita itu.


"Amber?"Sienna membuka matanya lebar-lebar memastikan bahwa yang dia lihat bukanlah halusinasi.


Ya....wanita yang sedari tadi berdiri di samping Sienna itu adalah Amber.raut wajahnya seakan memancarkan kebencian tidak pernah Sienna lihat sebelumnya di kampus,apakah ini masih amber yang Sienna kenal?


"haaahh.....menunggu sampai bosan,apa tubuh kamu benar-benar lemah?"ucap amber sinis.


"ke-kenapa kamu ada disini?apa yang sebenarnya terjadi?"


"kenapa?apa kamu pikir kamu saja yang bisa datang ke sini? seandainya tau kamu begitu spesial harusnya sudah aku bunuh kamu dari dulu"


"mak-sud kamu?"


Entah apa yang amber bicarakan,Sienna benar-benar tidak mengerti maksud dari ucapan amber barusan.


"aku pikir kamu hanyalah anak kecil yang berhati mulia makanya banyak sekali malaikat di sekitarmu.andai saja waktu itu aku tau kamu adalah keturunan malaikat dan sangat berharga dimata tuanku aku mungkin sudah mencincang habis tubuh kecilmu"


Sienna semakin mengerutkan keningnya.ucapan amber benar-benar tidak bisa Sienna cerna sama sekali.


"kamu mungkin sudah lupa denganku,tapi paling tidak kamu bisa ingat siapa yang membuat kamu pintar dan lulus dari TK.harusnya kamu berterimakasih padaku"


"kamu...?"


"ya,aku adalah gurumu yang selalu menenangkan kamu ketika menangis, ciihh....menjijikan sekali"


"a-amber... se-sebenarnya?"


"aku benci ada wanita lain dalam hati tuanku,aku tidak akan segan-segan membunuhmu Sienna"


Tatapan amber seolah ingin menerkam Sienna saat itu juga.


KLIIK


Tiba-tiba pintu kamar terbuka.


"jangan coba-coba menyentuhnya"dengan santai seorang pria masuk ke dalam kamar.pria yang gagah dan tampan.


Jantung Sienna berdegup kencang.hawa dingin mengerumuni tubuh Sienna yang membuatnya membeku.


Amber melepaskan cengkramannya.


Dengan perlahan Sienna memutar kepalanya dan melihat ke arah pintu dimana pria itu masih berdiri menatapnya.


"hallo gadis kecilku,sudah lama sekali kita tidak bertemu"


Tubuh Sienna bergetar hebat,keringat dingin dan rasa takut menjadi satu.


Ingin rasanya Sienna berlari tapi tubuhnya benar-benar membeku dan hanya bisa diam di tempat.

__ADS_1


"tuanku Lucifer,bukankah dia sudah tidak berguna?kenapa masih menginginkannya?"


Sikap amber yang berusan sangat kejam pada Sienna tiba-tiba menjadi lemah lembut didepan Lucifer.amber menghampiri Lucifer dan tanpa rasa malu jari jemarinya meraba dada Lucifer.


"ya,dia memang tidak berguna sekarang.tapi aku masih menginginkan dia seperti wanita lainnya"


Mendengar ucapan Lucifer membuat Sienna bergidik.wanita lain yang dia maksud mungkin adalah korbannya.


Dihadapan Sienna mereka berdua saling bercumbu seperti layaknya sepasang kekasih.


"ada apa ini?apa yang tidak aku ketahui?apa yang sebenarnya terjadi?siapa amber sebenarnya?"itulah pernyataan dalam benak Sienna.


"kenapa?pertanyaan apa yang ingin kamu tanyakan padaku?"senyum yang terlintas di bibir amber sangat dingin.amber mendekat dan memajukan wajahnya.


"aku muak dengan wajah sok polosmu Sienna,bola matamu,kulit wajahmu,rambutmu,semua yang ada pada dirimu membuatku semakin ingin mencincang seluruh tubuhmu dan menghisap habis darahmu"tangan amber mengelus lembut wajah Sienna,semakin lama elusan itu semakin dalam hingga membentuk goresan bekas kuku tajam dan mengeluarkan sedikit darah.


"aahh...."Sienna meringis.


"uummm...."amber menciumi jarinya yang ada darah Sienna.


"aku tidak suka ada wanita yang lebih dari aku di dunia ini,apa yang membuatmu spesial Sienna?apa kekuatanmu?"tangan amber kembali mencengkram wajah Sienna.


"a-amber....si-apa ka-mu se-be-nar-nya...?"ucapan Sienna terbata.


"siapa aku?haah....aku adalah wanita yang sangat membenci kamu dan aku adalah wanita paling cantik di muka bumi ini,JADI JANGAN HARAP KAMU BISA MENANDINGI AKU SIENNA....."ucapan amber semakin meninggi.


SREEEETT


Satu cakaran mendarat di pipi Sienna, meninggalkan bekas luka yang cukup dalam.darah segar menetes membasahi pipi Sienna yang putih dan halus.


"AAHHH...."satu teriakan Sienna tidak membuat amber merasa iba.amber menjambak rambut Sienna dan mendorongnya hingga membuat Sienna jatuh tersungkur di lantai.


"aawwhh...."sienna meringis kesakitan,tangan dan kakinya memar karena menghantam lantai.


Seakan tidak puas amber kembali mencambak rambut Sienna yang masih tersungkur di lantai.


"DASAR *****....."


Dengan kencang amber mendorong kepala Sienna sampai membuatnya terbentur cukup keras di lantai.


Kepala Sienna terasa pusing seperti sedang menaiki wahana bianglala dan berputar sangat kencang,nafas Sienna tersengal, pandangannya buram dan remang-remang,dalam kondisi seperti ini Sienna merasa melihat cahaya putih dan dari balik cahaya itu Sienna melihat sosok pria yang berjalan mendekat.


"Seth..." gumam sienna


Tapi dengan cepat Sienna membantahnya,ini hanya halusinasinya saja.mungkin saja pria itu adalah malaikat yang akan mencabut nyawanya.


"apakah aku akan mati?"


Samar-samar Sienna mendengar namanya di sebut,suara yang sangat familiar di telinganya.

__ADS_1


"Sienna....Sienna...."


Penglihatan Sienna semakin remang dan akhirnya menjadi gelap.


__ADS_2