
Setelah kembali ke bumi seth tidak menemukan sienna di meja kerja kantornya.perasaan seth mulai cemas,jantungnya berdekub kencang.
"sienna kamu dimana?" tanya seth dalam hati,matanya terus mencari kesetiap sudut ruangan tapi tidak ditemukan sosok yang dia cari.
"sienna....sienna...." seth mencoba memfokuskan pikirannya,mengerahkan kekuatan supranaturalnya untuk menemukan sienna dengan telepati.
"damn...." umpat seth kesal karena tidak bisa menemukan sienna dimanapun,padahal selama ini kekuatan telepati seth tidak bisa tertandingi dan selalu bisa menemukan apapun yang dia cari,selalu bisa membaca apa yang orang lain pikirkan,toh selama ini seth juga sukses melindungi sienna sampai sejauh ini,memberikan pelajaran pada setiap orang yang menyakiti sienna.
Ketika seth sedang kebingungan mencari keberadaan sienna dan sangat emosi karena kekuatannya tidak berguna,disisi lain lucifer justru sangat bahagia melihat kegelisahan seth dari kejauhan.
Lucifer terlihat seperti sedang memperhatikan sienna yang sedang menjelaskan materi proyek,padahal sesungguhnya lucifer sedang menerawang dan memperhatikan seth dengan kekuatannya ditengah-tengah meeting.
"hmph....malaikat bodoh..." gumam lucifer.
"baiklah,perusahaan tuan lucifer memang ga pernah mengecewakan.senang rasanya bisa berbisnis dengan anda" klien dan lucifer saling berjabat tangan.
"kami juga sangat berterimakasih karena sudah mempercayakan perusahaan kami untuk proyek ini"
Meeting kali ini sukses lagi di berkat sienna.kemampuan sienna memang bukan cuma isapan jempol belaka.
"beristirahatlah" hanya itu yang diucapkan lucifer pada sienna,tidak ada kata terimakasih atau kata-kata pujian lainnya dari mulut lucifer setelah dua presentasi yang sienna lakukan sukses besar.bahkan lucifer membiarkan sienna begitu saja tanpa mengantarkan pulang.
__ADS_1
"kejam banget sih punya boss...." sienna berkacak kesal.
Sementara itu lucifer diam-diam memperhatikan sienna dari spion depan mobilnya.
"ini baru saja permulaan,selanjutnya aku akan pastikan kamu ga akan bisa lepas dari genggamanku" bisik lucifer dengan senyum jahatnya.
Mobil melaju meninggalkan sienna yang masih berdiri dipinggir jalan menunggu taksi yang lewat.
"ketemu...."
WUUSSHH
Seth langsung menggunakan kekuatan teleportasinya menuju lokasi sienna.
"ke-kenapa kamu bisa ada disini?" tanya sienna yang terkejut karena tiba-tiba seth datang dan memeluknya erat.
"ssttt,jangan bicara apa-apa,biarkan aku memeluk kamu dulu" bisik seth yang mulai merasa jantungnya berdetak stabil kembali setelah menemukan sienna.
"lain kali kasih kabar kalau mau pergi kemanapun,agar aku bisa melindungi kamu" bisik seth kembali tanpa melepaskan pelukannya.
"heemmm..." sienna mengangguk dan terdiam,membiarkan seth memeluk dirinya sepuasnya.
__ADS_1
Sesampainya di rumah.
"apa kamu lapar?mau aku buatkan spaghetti?atau kamu mau mandi air panas dulu?aku akan memanaskan air untukmu"
GREB
Sienna memegang tangan seth dan menahannya.
"aku mau istirahat sebentar sebelum mandi dan makan,boleh?"
"kalau begitu aku akan membereskan kasurmu"
"seth...." sienna kembali menahan seth.
"duduklah" pinta sienna menggeser duduknya sedikit,memberikan tempat untuk seth agar duduk sampingnya.seth pun menurut dan duduk disamping sienna.
"hari ini ada kejadian apa?kenapa kamu bersikap seperti ini?" tanya sienna menyandarkan kepalanya dipundak seth.
"huump...wangi parfum yang menenangkan,rasanya sangat nyaman sekali" gumam sienna merelaksasikan dirinya.
Tangan seth perlahan memeluk pundak sienna dan kali ini seth membiarkan sienna bersandar didadanya setelah tadi seth yang dibiarkan sienna memeluknya cukup lama.
__ADS_1
"sienna...." seth memanggil nama sienna dengan lembut sayangnya sienna sudah terlelap dalam pelukan.
"aku sayang kamu sienna,aku janji akan selalu melindungi kamu dari apapun" bisik seth sambil mencium rambut sienna yang wangi.