
Ketika Seth sampai di ujung gang,Seth melihat kembali villa besar yang pernah dia lihat sebelumnya tapi sayangnya pelindung yang terpasang kali ini sampai menembus tanah dan tidak ada ruang sedikitpun untuk dirinya menerobos masuk.
Setelah mondar-mandir didepan villa cukup lama,Seth tiba-tiba diam dan"Sienna..."panggil Seth sepenuh hati.seth yakin Sienna akan mendengar suara telepatinya walaupun seluruh villa sudah terpasang pelindung.
"Seth,apa itu kamu"Sienna terkejut ketika mendengar suara yang begitu pelan tapi mampu menembus gendang telinganya.
"apa kamu baik-baik saja?"
"aku ga tau apa yang terjadi, tubuhku lemas,aku ga bisa bergerak dan bicara"
"tunggulah"seth terdiam kembali"Sienna apapun yang dia katakan padamu aku mohon jangan dengarkan,kamu harus percaya padaku"
"sudah cukup Seth jangan permainkan aku lagi,aku bukan anak kecil yang bisa kalian bohongi"
"ga ada seorang ayahpun yang menyakiti anaknya apalagi merampas kesucian putrinya sendiri,jika memang dia sayang padamu maka dia ga akan melakukan ini padamu"
Sienna terdiam.
"aku lelah Seth,aku ga tau apakah aku harus percaya kamu atau ayahku sendiri,lebih baik kamu pergi"
"sienna tugasku adalah menjagamu dan melindungimu"
Tidak ada jawaban lagi dari Sienna, telepati diantara mereka berdua terputus sudah.Seth mengepal tangannya.
Tanpa pikir panjang dia langsung terbang ke atas dan
BUUUG
Tubuh Seth terpental ke tanah cukup kencang.
"ugh..."Seth memegang tangannya yang sedikit tergores.ada sedikit darah yang keluar dari sudut bibirnya.dengan tertatih Seth kembali bangun dan mengumpulkan seluruh kekuatannya untuk menghancurkan pelindung.
"hah... kelihatannya kita kedatangan tamu"gumam Lucifer menatap Seth dari jendela kamar.
Sebuah cahaya yang menyilaukan keluar dari tangan Seth dan dengan kekuatan penuh Seth mendorong cahaya itu
WOOSSHH
Cahaya itu melesat tebang dan
DUAAARR
Pelindung itupun hancur bersamaan dengan tubuh Seth yang kembali terpental hingga menabrak tembok.dengan tertatih Seth mencoba bangun dan berdiri.
"bocah ingusan ini sungguh merepotkan,apa dia bisa melawanku dengan kekuatannya yang tinggal lima puluh persen itu?"
Dengan tertatih Seth melangkahkan kakinya masuk kedalam villa.menerobos masuk dan seperti biasanya tidak ada seorang penjagapun yang menghadangnya.
Seth melihat sekeliling dan ketika kakinya hendak menaiki tangga tiba-tiba suara yang menyeramkan menggema di ruangan itu.
"aarrgghh...."
"hah...sudah kuduga, tunjukkan dirimu sekarang"
WOOSH
Bayangan hitam berkelebat diiringi suara geraman yang mengerikan.lalu bayangan hitam itu berhenti disudut ruangan membagi dirinya menjadi empat bagian dan wujud mereka berubah perlahan.keempat pengikut iblis itu berubah jadi manusia yang memakai jubah berwarna hitam sampai menutupi kepala.wajah mereka benar-benar tidak terlihat hanya kuku-kuku yang panjang yang menjulur dari balik jubah.
WOOSH
Empat buah bola api keluar dari telapak tangan mereka dan melaju cepat ke arah Seth.
Dengan cepat Seth mengeluarkan sebuah tombak dari telapak tangannya dan memutarnya dengan kencang menahan bola api yang akan menyerangnya dengan kekuatannya.mereka beradu kekuatan.bola api itu perlahan mundur dan menyerang balik keempat iblis.
"AAAA....."
Seorang iblis mendekat cepat dan menyerang Seth dengan beringas.
TRAAANG
__ADS_1
Kuku hitam itu hendak mencakar tubuh Seth dengan cepat Seth menghadangnya menggunakan tombak.
"aarrgghh...."
WOOSSHH
Tombak Seth berputar kencang dan
Cleeebb
Ujungnya yang panjang menancap tepat di dada sang pengikut iblis.mereka musnah seperti serpihan api yang menghilang di udara.
Seth kembali melanjutkan pencariannya,seth melihat satu pintu kamar yang berbeda dari pintu kamar yang lainnya.dari model pintunya saja terlihat mencolok dan megah, mungkin itu adalah kamar utama.
BRAAAKK
"SIEN....naaa...."Seth tersentak ketika melihat Sienna yang duduk dipangkuan Lucifer.
Tidak ada raut wajah yang terpaksa atau merasa tertekan yang terpancar dari wajah Sienna.Sienna malah terlihat tersenyum dengan tatapan yang tajam menusuk Seth.sekilas tatapan dan senyum menyeringai mereka sangat mirip.
"selamat datang kembali juniorku"Lucifer mengelus pipi Sienna lalu mengangkat dagunya dengan lembut"kebetulan sekali kamu ada disini,aku ingin kamu menyaksikan secara langsung kami bercumbu,kamu tenang saja aku akan memperlakukannya dengan perlahan"
"JANGAN HARAP....."Seth melempar tombaknya ke arah Lucifer dan dengan gerakan secepat kilat Lucifer menghindar sambil mengangkat tubuh Sienna.
"kamu lihat gadis kecil betapa kejamnya malaikat pelindungmu itu,dia bahkan ga memikirkan keselamatanmu"
Mata Sienna berubah menjadi merah"kurang ajar..."tangannya mengepal dan mengangkatnya keatas entah kekuatan dari mana tiba-tiba tubuh Seth terpental cukup kencang menabrak pintu.
PROK PROK PROK
"bagus sayangku...."
"si-sienna...sadarlah"Seth meringis menahan tangannya yang kembali terluka.
"jika kamu mau melukai dia maka kamu harus melangkahi mayatku terlebih dahulu"Sienna menghadang, sementara Lucifer yang ada dibelakangnya sengaja merangkul tubuh Sienna sambil meletakkan wajahnya dipundak Sienna.
"kita lihat apakah dia berani melukaimu"bisik Lucifer sambil memainkan lidahnya ditelinga Sienna.
WOSSH
BRAAAKK
Serangan demi serangan Sienna keluarkan dan berkali-kali itu juga tubuh Seth terpental.
"ugh..."Seth merasakan seluruh tubuhnya remuk"hah,sungguh raja iblis yang lemah sampai menggunakan tubuh wanita sebagai tameng"dengan tertatih dan lemah Seth bangkit.
Wajah Lucifer langsung berubah merah dalam beberapa detik saja Lucifer yang tadi ada dibelakang Sienna kini ada didepan Seth.
Mereka bertarung dengan tangan kosong,saling serang,tinju dan menghindar.setiap mereka mengeluarkan kekuatan disaat itulah cahaya berkelebat saling beradu.
WOOSSHH
Seth meraih tubuh sienna dan langsung membawanya terbang.
CRASSHHH
Dengan sekali sentilan tangan saja kaca jendela kamar itu pecah berkeping-keping.mereka berduapun terbang melewatinya.
"mau lari hah?"Lucifer terbang mengikuti mereka dari belakang.
"Sienna sadarlah...Sienna...."
Perlahan mata Sienna yang merah berangsur normal seperti biasa.
"AAAAA....."Sienna yang tersadar langsung berteriak tepat disamping telinga Seth"a-aku takut ket-tinggian,aaa....turunkan aku....aaa..."Sienna semakin erat memeluk Seth.tangannya gemetar,kakinya melingkar dipinggang Seth.
WOOSSH
"turunlah perlahan"
__ADS_1
Sienna merasakan kakinya lemah dan gemetar hebat ketika menginjakan tanah.tangannya yang masih melingkar dipundak Seth perlahan terlepas.
"lancang..."Lucifer kembali menyerang Seth.
SYUUUTTT
Sienna yang baru saja tersadar kini dikejutkan kembali dengan datangnya kedua sayap putih yang menutupi tubuhnya, seiring dengan kedua tangan Seth yang melingkar melindunginya.
SREETTT
"uuggh..."percikan darah keluar dari punggung,sayap dan mulut Seth.
"i-ini...."Sienna yang masih terkesima melihat kedua sayap putih itu terlihat linglung"ma-malaikat...."
"Sienna pergilah dari sini"
Sienna masih mematung,menatap Seth yang saat itu wajahnya penuh luka,darah segar mengalir kembali dari sudut bibirnya.
"PERGILAH...."Seth mengibaskan sayapnya,tubuh Sienna terdorong oleh angin yang berhembus dari sayap Seth.
Lucifer kembali menyerang Seth bertubi-tubi.darah memuncrat dari mulut Seth, tubuhnya berkali-kali terpental.lucifer sama sekali tidak memberi Seth waktu untuk melawan bahkan menyerang balik.
"CUKUP...."
WOOSSHH
Ketua tiba-tiba hadir menghadang.
"orang tua, akhirnya kamu datang juga"senyum menyeringai tampak dari bibir Lucifer sambil menyeka darah yang ada dibibirnya.
"kamu sudah keterlaluan"
"lalu apa yang bisa kamu lakukan padaku?"
"SETH LAKUKAN SEKARANG..."
Teriakan ketua membuat Seth tersadar.
Seth segera menarik tangan Sienna dan membuka telapak tangannya.cahaya terpancar dari tangannya dan sebuah pedang dengan cahaya api perlahan-lahan keluar dari telapak tangan Seth.
"Sienna hanya kamu yang bisa menarik pedang ini"Seth menatap mata Sienna "SEKARANG...."
Sienna tersentak lalu dengan reflek menarik pedang sword of death dengan kedua tangannya.
SREEKK
Pedang itu keluar dari selongsongnya.seiring dengan kilau yang terpancar dari pedang tersebut.
"APA....?"mata Lucifer membulat menatap pedang yang dia idam-idamkan selama hidupnya ternyata sudah ada di tangan Seth"ga mungkin...GA MUNGKIN...."
WOOSSHH
Lucifer menghilang diantara asap tebal.
"AAAA......"Sienna terhempas ke tanah,tubuhnya yang lemah seakan tidak bisa menopang berat dari pedang itu.
TRAAAKK
Pedang itu jatuh tepat di kening Sienna dan siennapun jatuh pingsan.
"haahh....."Seth memijat-mijat pelipisnya.
"kamu,kenapa kamu ga membantu cucuku?"
"ketua aku ga bisa menyentuh pedang itu"
"dasar malaikat bodoh,banyak kesempatan bukannya memanfaatkannya malah bersikap bodoh, sekarang repot kan jadinya, Lucifer juga sudah kabur"
"ketua"
__ADS_1
"APA?"
"apa ketua mau membiarkan Sienna tidur disini"