
"selama mereka belum melakukannya maka malaikat kecil itu ga akan pernah bisa menggunakan pedang sword of death itu"Lucifer menengadah"kenapa selama ini aku ga bisa melihat keberadaan pedang itu?apa buku pusaka juga sudah meresap ke tubuhnya?haaahh.....tua bangka kamu lihat saja aku ga akan membiarkan mereka bersama,hanya aku yang harus merampas kesucian sienna.hahahaha....."Lucifer seperti orang yang kesurupan,matanya merah menyala,taringnya muncul dari sudut bibirnya.tatapannya sungguh mematikan.
**
"cucuku....."ketua berlari sambil merentangkan kedua tangannya
Sienna mengangkat kedua tangannya "STOOPP...."
Ketua yang melihat itu langsung terdiam dan kedua tangannya perlahan turun"ada apa?apa kamu ga mau memeluk kakekmu?apa kamu ga bahagia bisa bertemu kakekmu?apa kamu ga....."
"CUKUP...., bagaimana aku bisa percaya kalau kamu adalah kakekku?
"apa yang harus aku buktikan?"
"kartu keluarga"
"TRIAAAAA..... BUKANKAH AKU SUDAH BILANG BUATKAN AKU KARTU KELUARGA....."ketua berkacak pinggang dengan raut wajah merah"merepotkan sekali.... kenapa di langit harus ada kartu keluarga? memangnya kita juga harus ikutan pemilihan?sejak kapan kartu keluarga itu penting di langit?"ketua menggerutu sambil pergi mencari Tria tetua langit yang menjaga sienna sewaktu kecil.
"di langit ini kita ga memerlukan kartu keluarga Sienna"Seth perlahan menghampiri Sienna.
"se-seth"Sienna terpaku menatap Seth dengan sepasang sayap putihnya,tubuh yang tinggi,rambut yang tersisir rapih,dua kancing kemeja berwarna putih yang sengaja dibuka sehingga membuat dada sixpacknya terlihat ditambah cahaya sinar matahari yang menerpa tubuhnya, ketampanannya, keindahan tubuhnya, sungguh pemandangan yang luar biasa.
"hei lihat apa?"Seth mencubit hidung Sienna.
Sienna yang tersadar langsung memalingkan wajahnya yang merona.lalu melipat kedua tangannya di dada"ga tau malu"
"siapa?" tanya Seth sambil melihat sekelilingnya
"kamulah"
"kok aku?"
"memangnya di langit ini ga ada larangan buat malaikat pria cabul sepertimu untuk menutup aurat ya?"
"harusnya sih ada"
"lalu kenapa kamu mengumbar auratmu dengan sengaja membuka dada seperti ini?"
"aku kan hanya mau menyambutmu"
"apa kamu selalu menyambut wanita dengan cara seperti ini?"
__ADS_1
Sienna dan Seth terus perang mulut.
Suasana di langit yang biasanya tenang dan damai hari ini mendadak ribut,semua tetua serta malaikat sibuk mengatur pesta perayaan penyambutan untuk Sienna.mereka bekerja sama membersihkan aula sebagai ruangan utama pesta malam ini,para koki sibuk memasak berbagai masakan untuk dihidangkan, sementara itu dua orang pelayan yang di kirim khusus untuk melayani Sienna malah asik memuji kecantikan Sienna yang saat itu sudah selesai bersiap.
KLIIK
"apa semua sudah siap?"
"sudah tuan Seth"
Sejenak Seth tertegun melihat penampilan Sienna,tubuh indah yang berbalut gaun warna putih dengan garis bunga berwarna gold ditambah selendang putih yang menjuntai disetiap lengannya, aksesoris lengan yang berwarna gold dan rambut hitam bergelombang dengan headpiece berbentuk bunga dan bulu halus diatas kepala Sienna.
Begitupun Sienna yang terpukau dengan penampilan Seth malam ini.kain putih bergaris gold menjuntai di pundaknya, sementara dadanya yang sixpack terlihat menonjol begitu saja aksesoris dilengannnya seakan menjepit otot-otot lengannya yang kekar,wajahnya yang semakin tampan padahal baru beberapa jam yang lalu tidak bertemu.
"mari nona Sienna"Seth membungkukan tubuhnya dan mengulurkan tangan kanannya"malam ini hamba adalah pendamping nona Sienna menuju aula"
Sienna menyelipkan tangannya diantara otot lengan Seth yang kekar.
Mereka berdua berjalan menuju aula dimana semua penghuni langit sudah menunggu kedatangan cucu tercintanya ketua langit.
"kelihatannya peringatanku ga membuatmu mengerti tuan Seth"ucap Sienna pelan,bibirnya terus melemparkan senyum manis pada semua pelayan,penjaga dan prajurit langit yang berjejer sepanjang perjalanan mereka menuju aula, mereka terus mengeluarkan pujian atas kecantikannya.
"waaahh cantik sekali"
"Seth pasti sangat beruntung bisa berada disampingnya"
"nona Sienna tolong jangan menggoda malaikat kecil sepertiku,hamba hanya bertugas mengantar anda sampai aula,jangan sampai malam ini hamba menerobos kamar anda untuk membuat perhitungan"
"APA?"Sienna melepaskan tangannya dan menatap Seth dengan amarah
"nona Sienna silahkan"Seth membungkukan tubuhnya dan membuka kembali lengannya,matanya melirik ke arah pengawal dan beberapa malaikat yang berada di sekelilingnya, malaikat yang berada diluar aula tentunya adalah malaikat yang berada di level paling bawah juga prajurit khusus.lain halnya dengan tetua langit dan malaikat level atas yang pernah di anugerahi tugas mereka tentu saja harus berada didalam aula.
Sienna langsung tersadar dan kembali menyelipkan tangannya.tiba-tiba Sienna terdiam langkahnya terhenti.matanya lurus menatap kedepan.
"me-mereka?"Sienna menunjuk sekawan kuda yang berkepala manusia yang sedang berjejer menundukkan kepalanya.
"mereka adalah centaurus, prajurit khusus untuk berperang, prajurit yang tangguh dan kuat,mereka sangat mahir memanah, selain itu mereka juga memiliki dua jantung,satu jantung manusia dan satunya lagi jantung kuda"
"benarkah"
"heemmm"
__ADS_1
"waaahh.....bukankah itu pegasus?"
"itu adalah alicorn, gabungan antara Pegasus dan unicorn, alicorn mewakili cahaya atau bisa dibilang lambang dari cahaya, jika dia jatuh ke orang yang salah maka dia bisa berubah jahat dan kamu harus berhati-hati dengan tanduknya"
"cantik sekali, bolehkah nanti aku melihatnya"
"tentu"
"kalau itu?"
"itu adalah hippogriff, makhluk itu di kirim dewa kemari untuk membantu kami dimedan perang melawan iblis"
"kenapa wajahnya menyeramkan?"
"apa yang kamu lihat seram belum tentu menyeramkan,mereka mahluk yang baik dan bisa diandalkan"
"NONA SIENNA TIBA....."
KLEEKK
Pintu aula pun terbuka lebar seiring dengan langkah Seth dan Sienna memasuki aula.
Para tetua dan malaikat tinggi berdiri menyambut kedatangan Sienna.sienna melihat ketua langit duduk di kursi kebesarannya tepat dihadapannya.
"nona Sienna selamat datang"tiba-tiba seorang tetua menyapa Sienna dengan ramah.
"ya,terima....."Sienna yang dari tadi memperhatikan ketua terkejut ketika melihat tetua langit yang baru saja menyapanya itu"i-ibu....a-ayah....ka-kalian...."Sienna langsung memeluk kedua orang tuanya semasa didunia.meluapkan rasa rindunya yang teramat dalam.
"nona Sienna ga baik seperti ini?"ucap tetua malaikat Tria sambil menepuk-nepuk pundak Sienna pelan.
"kenapa?"
Tetua Tria melirik ketua yang sudah terlihat marah.
"bolehkah nanti aku berkunjung ke tempat kalian?"bisik Sienna,tetua Tria hanya mengangguk.
Raut wajah ketua seakan penuh kebencian bercampur kesedihan yang mendalam, bagaimana tidak,dirinya merasa diperlakukan tidak adil oleh cucunya sendiri.kakeknya yang selama ini berusaha melakukan yang terbaik untuk cucu satu-satunya itu seakan kehadirannya tidak dianggap sama sekali.jangankan pelukan hangat bahkan Sienna juga belum pernah memanggil kakek padanya sekalipun.
"hiks hiks hiks...seorang ketua langit sepertiku kenapa diperlakukan seperti ini oleh cucuku sendiri?"gumam ketua sedih.
Dengan dingin Sienna duduk disamping ketua.sementara Seth berdiri disamping Sienna.
__ADS_1
"terimakasih untuk kerja keras kalian selama ini, akhirnya cucuku bisa kembali dengan selamat.tapi mungkin aku masih akan merepotkan kalian untuk menjaga pintu langit dan menjaga cucuku karena Lucifer masih berkeliaran di luar sana"ketua menarik nafas"untuk kalian semua, selamat menikmati pesta malam ini"kalimat terakhir dari ketua.
Siena melirik ketua, sepertinya bukan itulah yang ingin dia sampaikan.sienna berpikir bahwa ketua menyembunyikan sesuatu.matanya sekilas terlihat berkaca-kaca,wajahnya berubah sendu,apa yang sebenarnya dipikirkan ketua?