
"hay sien...." sapa axel
Sienna yang sedang menikmati makan siang dikantin bersama seth merasa terganggu dengan kedatangan axel.
Bukan berarti sienna sudah mulai membenci axel hanya saja sienna selalu merasa kesal jika melihat wajah axel,waktu itu tere sangat marah padanya dan axel,tapi kenapa hanya sienna yang dihujat tere dan teman-temannya,bahkan hubungan pertemanan sienna dan yang lainnya jadi berantakan karena hal ini sementara hubungan axel dan tere baik-baik saja,bahkan sienna pernah mengintip story dan postingan tere yang seperti sengaja mengumbar kemesraan bersama axel di sosial media.
"enak banget ya jadi laki, seperti ga berbuat kesalahan,padahal dia sendiri yang mencoba mendekati"gerutu Sienna dalam hati.
Kenapa Axel ga dibawa2?
kenapa hanya sienna yang di bully?kenapa hanya sienna yang di teror?kenapa hanya sienna yang di tag dengan kata-kata yang pedas?hingga membuat banyak orang ikut membenci sienna dan berkomentar tajam.
Harusnya tere tau seberapa berat beban sienna ketika berusaha menjauh dari axel?menyibukan diri agar ga ketemu axel.yang lebih sakit lagi sienna benar-benar harus berpura-pura kuat ketika mendapat bullyan yang mengatakan bahwa dirinya sudah merebut axel dan menjadi selingkuhan axel dibelakang tere,padahal diantara mereka ga pernah ada hubungan ataupun komitmen apa-apa.
"siapa dia sien?" tanya axel cemburu.
"dia..." sienna terbata
"kenalkan aku pacar sienna" tiba-tiba seth menyodorkan tangannya.
"heh...." axel mengabaikan tangan seth lalu pergi dengan kesal dari hadapan seth dan sienna.
BRAAKKK
Axel menggebrak salah satu meja di kantin sambil terus berlalu.
"dasar orang aneh" gerutu seth
__ADS_1
"sudahlah,ayo pergi" sienna menarik tangan seth.
"tapi ini belum habis" seth yang enggan meninggalkan mejanya karena masih ada makanan yang belum dia sentuh.
"biarkan saja" sienna terus menarik tangan seth dan menggusurnya hingga taman kampus.barulah sienna melepaskan tangan seth lalu mereka berdua duduk disebuah kursi taman yang panjang.
"hey sudah tau belum gosip viral?"
"gosip apa?"
"gosip seorang mahasiswi kampus kita yang katanya merebut kekasih sahabatnya sendiri,katanya sekarang temannya sakit parah ya,mana dia ga pernah jenguk"
"iya ga bakalanlah,mana ada pelakor jenguk.mau di taro dimana wajahnya?"
"apa jangan-jangan dia di santet ya,kok bisa sih pas ada masalah sama si pelakor tiba-tiba temannya sakit,langsung parah malah"
"eehh bener juga,iihh takut.hati-hati jangan cari masalah sama dia nanti kamu mati"
Beberapa mahasiswi kampus yang duduk dibelakang sienna mulai bergosip dan dengan sinis mereka melirik sienna.
"coba liat cowok disampingnya"
"siapa dia?apa dia mahasiswa baru?cakep banget sih"
"ngapain dia deket sama si pelakor?jangan-jangan udah kena pelet"
Pembicaraan mereka semakin ga beraturan.
__ADS_1
Sienna menanggapinya hanya dengan diam walau dalam hatinya sienna ingin marah dan meluruskan gosip yang sudah beredar luas.
Sienna menutup kedua matanya,mencoba menahan air mata yang sudah berada dipelupuk matanya.
TES
Setetes air mata sienna yang sudah ga bisa dibendung akhirnya jatuh.
Melihat kesedihan yang terpancar dari wajah sienna tentu saja membuat seth marah.
"APA MULUT KALIAN DIGUNAKAN HANYA UNTUK BERGOSIP..." seth membentak para mahasiswi itu sambil berdiri berkacak pinggang.
"dia marah,ayo kita pergi" merekapun pergi dari taman setelah mendapat bentakan dari seth.
Seth menggeser duduknya dan membalikan tubuhnya membelakangi sienna.
"menangislah,aku akan coba menghalangi agar mereka ga melihat kamu menangis" seth membiarkan punggungnya menjadi tempat ternyaman untuk sienna menangis.karena seth sangat mengerti apa yang diinginkan wanita ketika sedang sedih.
"ber-baliklah...." suruh sienna pada seth dengan nada gemetar,menahan kesedihan.
Seth pun segera membalikan tubuhnya dan...
GREB
Sienna langsung memeluk seth dan menangis sepuasnya di dada seth yang bidang.
"AAAHH....." sienna berteriak dan membenamkan wajahnya di dada seth agar ga terlalu kencang didengar orang.
__ADS_1
Seth kebingungan ketika sienna memeluk dirinya tiba-tiba,entah harus diam saja dan membiarkan sienna menangis sepuasnya agar beban dalam hatinya sedikit berkurang atau memeluknya balik agar sienna lebih nyaman.
Akhirnya kedua tangan seth berada di udara hanya bisa memeluk dengan jarak beberapa senti ,tangan seth ga berani menyentuh tubuh sienna langsung.