Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 7


__ADS_3

Kali ini seinna benar-benar akan membuka lembaran baru dan mengubur perasaannya pada axel.


Hari ini sienna diberi kesempatan terjun langsung dan mempraktekkan teori yang dia pelajari di kampus,menjadi mahasiswi magang atau work placement disalah satu perusahaan terkenal.


Perusahaan tersebut dan universitas sienna memang sudah terjalin sejak dulu.setiap mahasiswa diwajibkan terjun langsung di bidang mereka.


Jika sienna berhasil maka bukan ga mungkin kelak jika seinna sudah lulus bahkan mau bekerja sambil kuliah,perusahaan tersebut bisa menerima sienna dengan senang hati.


Karena banyak yang harus sienna pelajari di perusahaan itu dan banyak pula materi yang harus sienna ingat,belum lagi sienna yang dibantu manager perusahaan harus mengelilingi setiap sudut purasahaan,mengenal banyak karyawan dan tugas mereka juga posisi mereka masing-masing.


Seperti karyawan lainnya,sienna juga diberi waktu untuk makan siang selama satu jam dan kembali ke kantor untuk melanjutkan tugasnya sebagai karyawan.bahkan malam ini sienna juga diberi kesempatan untuk bertemu klien secara langsung,melakukan presentasi perusahaan hingga mendapatkan hati klien untuk ikut bergabung dan menanam sahamnya di perusahaan tersebut.


"selamat malam" sapa sienna pada dua orang klien.


"silahkan langsung saja karena waktu saya ga banyak" ucap salah satu klien.


"baik,kita mulai saja" sienna mulai membuka laptop dan membagikan sticky note.


Memperlihatkan beberapa gambar dan video pada klien sambil menjelaskan keuntungan yang akan diperoleh.


Kedua klien terlihat manggut-manggut,sesekali mereka saling berbisik.


PROK PROK


kedua klien bertepuk tangan,mereka sangat puas dengan penjelasan sienna,sienna benar-benar sudah mengambil hati mereka.

__ADS_1


"saya sangat puas dan memutuskan akan bergabung" mereka menjabat tangan sienna.


Hal ini tentu saja membuat sienna bahagia.


Karena hari sudah beranjak malam dan kantor juga sudah tutup maka sienna hanya bisa menghubungi pihak manager lewat telepon dan memberi kabar bahwa presentasinya sukses.


Mendengar kabar tersebut sang manager tentu lebih bahagia daripada sienna.


"selamat sienna,kita harus merayakannya.sampai bertemu besok di kantor ya"


"baik pak,selamat malam" sienna menutup teleponnya dan memutuskan untuk pulang.


Sepanjang jalan sienna ga henti-hentinya tersenyum dan ingin segera melewati malam ini,pergi ke kantor dan menagih janji manager untuk merayakan kesuksesan dirinya.


"hai cantik...." tiba-tiba tiga orang pria menghalangi jalan sienna.sienna mencium bau alkohol yang kuat.


"cantik jangan jual mahal ya,malam ini temani kami ok.hahaha...." salah satu dari mereka mencoba mendekat.


Sienna sudah mengambil ancang-ancang siap memukul bajingan itu dengan laptop yang ada ditangannya.sienna ga perduli jika laptopnya rusak setelah memukul salah satu dari mereka lalu sienna akan lari sekencang mungkin ke tempat yang lebih ramai agar bisa meminta pertolongan dari siapa saja.itu rencana sienna.


Tapi.....mereka tiba-tiba ketakutan dan terus melihat ke belakang sienna.


"ma-maaf...ka-kami permisi" bahkan mereka juga mendadak berbicara sopan.lalu lari terbirit-birit.


Sementara sienna kebingungan dengan apa yang terjadi.saat melihat ke belakang sienna juga ga melihat siapapun.di gang ini selain dirinya dan tiga orang pria tadi.

__ADS_1


"mereka kenapa?aneh..." sienna hanya bengong dan melihat sekeliling"sepi,lalu kenapa mereka lari?"


Tiba-tiba bulu kudug Sienna berdiri,apalagi sekarang hanya ada dirinya disana.


"iiihhh...."Sienna langsung pergi dari tempat itu dan berjalan cepat.


SYUUUTTT


Angin dingin berhembus menerpa wajah Sienna dari depan.


DEEGG


Sienna menghentikan langkahnya,kakinya seakan gemetar.tubuhnya juga serasa membeku.


"a-ada a-apa ini...?"dalam hati sienna.mata Sienna memandang lurus ke depan.


Suasana yang teramat sangat sunyi,ga ada kehidupan atau orang yang disana.


Tiba-tiba jalan terlihat sangat jauh seakan ga akan pernah bisa Sienna lewati sekalipun dia berlari.


"a-aku harus bagaimana?"dalam pikiran Sienna saat itu adalah menghubungi Axel dan memintanya untuk datang menjemput.tapi....


"ga...ga boleh,aku pasti bisa melewatinya...pasti bisa...."Sienna memejamkan kedua matanya dan berlari sekuat tenaga.


"jangan melihat....jangan melihat....."dalam hati Sienna terus berbisik sambil terus berlari tanpa melihat kanan kiri.

__ADS_1


Sampai akhirnya Sienna berhasil melewatinya dan langsung menuju rumahnya.


Kejadian ini membuat Sienna berjanji ga akan pernah melewati jalan itu lagi sekalipun siang hari.


__ADS_2