
"boss...."manager terdiam membeku ketika dirinya melihat Sienna yang tengah duduk di kursi bossnya.
"apakah terjadi sesuatu diantara mereka selama ini?"manager mengerutkan keningnya.
Selama ini Sienna adalah karyawan yang ga neko-neko di mata manager,juga ga terlihat genit seperti karyawan wanita lainnya yang selalu mencari perhatian bossnya.sekarang....akhirnya manager faham kenapa selama ini bossnya bersikap dingin pada wanita lain, begitupun Sienna yang ga pernah terlihat dengan pria lain,belum lagi bossnya selalu mengajak Sienna untuk rapat,bahkan manager juga sering melihat bossnya tersebut selalu diam-diam memperhatikan Sienna selama jam kerja.
"ternyata mereka benar-benar ada sesuatu ".manager tersenyum"ga akan ada lagi yang berusaha mendekati bossnya,lalu apakah mereka akan mempublikasikan hubungan mereka sekarang?tapi...apakah Sienna akan aman jika saja para karyawan itu tau hubungan mereka?"pikiran manager semakin rumit"wanita itu lebih kejam jika menyangkut percintaan"manager masih berdiri mematung didepan pintu.
"eheemm...."
"ma-maaf boss ini jadwal rapat anda hari ini"manager segera sadar dan menyerahkan map lalu dengan terburu-buru kembali ke ruangannya,ga berani mengganggu lagi.
Selama berada di ruangannya,manager kembali melanjutkan lamunannya, kembali membiarkan dirinya hanyut dalam beribu pertanyaan yang ada di pikirannya.
Sulit di bayangkan ketika para karyawan wanita mengetahuinya,manager yakin Sienna ga akan selamat dari cengkraman para pecinta gila bossnya.
"semoga saja Sienna baik-baik saja"tuturnya sambil melanjutkan kembali pekerjaannya.
Sebelum pergi rapat Lucifer sengaja membiarkan tirai jendela ruangannya tertutup.
Ketika melewati Seth Lucifer berkata sangat pelan."selamat berjaga junior"kemudian pergi dengan sekertarisnya menuju ruang rapat.
"aku ga bisa seperti ini terus,apa yang harus aku lakukan?"Seth semakin gelisah, padahal ini adalah kesempatan bagus baginya untuk membawa kabur Sienna tapi bagaimana dia bisa menembus pelindung itu?
**
"manager,apakah Sienna ga masuk kerja hari ini?"tanya seorang karyawan baru.
Namanya Nick,karyawan yang baru saja bergabung dengan mereka selama sepekan ini, Nick adalah karyawan yang menggantikan posisi syera.
"eemmm...Sienna..."manager mengetuk-ngetuk meja kerja Nick dengan telunjuknya.matanya seolah memberi isyarat kepada Nick.
Nick langsung melirik ke ruangan CEO.
"apa Sienna ada di ruangan CEO?"tanya Nick.
Pertanyaan Nick ini tentu saja terdengar oleh karyawan lainnya dan mereka langsung melihat ke ruangan CEO.
"manager apa benar Sienna dari tadi ada di ruangan CEO?"
Manager memijat-mijat pelipisnya.
Satu persatu karyawan wanita mendekatinya.
"bagaimana bisa?"
"apa mereka ada hubungan?"
"ga bisa,CEO itu milikku"
Mendengar keributan yang ada dibelakangnya,Seth seketika mendapat ide.
"Sienna berusaha mendekati CEO,apa kalian akan diam saja?gusur Sienna keluar....gusur Sienna keluar....gusur Sienna keluar...."bisik Seth di telinga karyawan wanita satu persatu,layaknya setan yang berusaha menggoda.
"kurang ajar, memangnya siapa dia?"celetuk seorang karyawan wanita penuh emosi.
Beberapa karyawan wanita maju bersamaan,ada yang mengintip dari balik tirai asa juga yang berkacak pinggang didepan pintu.
Karena kalah jumlah akhirnya manager hanya bisa diam dan melihat.
Dengan penuh amarah mereka menerobos masuk ruang CEO,menarik lengan Sienna dan menggusur Sienna dari ruangan CEO.
__ADS_1
"KAMU PIKIR KAMU CANTIK HEH"
"BERANI SEKALI KAMU DUDUK DI KURSI CEOKU"
"KAMU MAU NYALIP KITA?"
"JANGAN MENTANG-MENTANG KAMU SPESIAL BUAT CEO JADI SEENAKNYA YA"
Manager hanya bisa melihat karyawan wanita satu persatu memarahi sienna.dia juga ga bisa menghubungi CEO karena sedang rapat.
"kesempatan bagus"Seth segera menampakan dirinya dan menerobos diantara mereka.
"maaf kami harus pergi"
SREETTT
SYUUUTTT
Dengan gerakan cepat Seth menggendong tubuh Sienna dan lari dari hadapan mereka.
"HEEII....SIAPA KAMU"
"HEEII...KAMI BELUM SELESAI"
Teriak para kaum budak cintanya lucifer.Seth berlari cepat sebelum mereka mengejarnya dan mencari tempat aman untuk menghilang.
"apa yang harus aku lakukan?boss pasti marah"manager semakin gelisah ketika melihat Sienna dibawa kabur oleh pria lain"bagaimana ini?apa aku akan dipecat?"
**
Setelah berhasil lari dari kaum hawa yang sedang terbakar api cemburu,Seth segera membawa Sienna kehadapan ketua dan melaporkan semua yang terjadi hari ini.
"cucuku...."mata ketua berkaca-kaca penuh haru ketika melihat cucu kesayangannya secara langsung,cucu kesayangannya yang berdiri tepat dihadapannya.
PLAAAKKKK
Tangan Seth yang kekar segera menepisnya.
"maaf ketua tapi ini mendesak, hari ini Sienna bersikap aneh"
"aku tau"ketua kembali menyimpan kedua tangannya kebelakang dengan perasaan kecewa.
"aku sudah bilang kalau ini alat canggih"
"jadi?"
"jika alat ini buatan manusia maka kamu harus mencari manusia lagi untuk mengobatinya"
Mendengar kata mengobati, terlintas satu tempat dipikirkan Seth.
Dengan segera Seth membawa Sienna menuju rumah sakit yang menurutnya cukup besar.
Tanpa melakukan pendaftaran terlebih dahulu Seth yang tengah menggendong tubuh Sienna langsung menerobos masuk ke salah satu ruangan dokter.Beberapa perawat berusaha mengejar dan menghentikan Seth.tapi gagal...
"dokter tolong periksa apa yang terjadi padanya"ucap Seth sambil menaruh tubuh Sienna diatas meja kerjanya.
"tu-tunggu..."dokter mengangkat kedua tangan diatas dengan raut wajah terkejut"anda harus mengikuti prosedur rumah sakit"
"aku ga punya waktu banyak,CEPAT TOLONG DIA"Seth mulai berteriak sambil menggebrak meja.
"ba-baiklah"
__ADS_1
Dokter segera memeriksa denyut nadi dan denyut jantung Sienna dengan stetoskop.
"apa yang terjadi?"tanya dokter kemudian.
"entahlah,dia sama sekali ga merespon apapun hari ini"
"apa pasien pernah mengalami luka di kepala atau terjatuh?"
"aku ga tau"
"suster,bawa pasien ke ruang CT scan"
Mendengar perintah dokter perawat yang sedari tadi berdiri di pintu segera bertindak dan membawa brankar.
Seth segera memindahkan tubuh Sienna yang ada diatas meja kerja dokter ke atas brankar.
Dua orang perawat mendorong brankar ke ruang CT scan diikuti Seth dari belakang.
"sebenarnya apa yang terjadi dok?"Seth merasa khawatir.
"biasanya pasien yang seperti ini mengalami benturan keras dikepala,tapi...."
"tapi apa dok?"
"harusnya dia dalam keadaan ga sadarkan diri,apa dia pernah merespon sesuatu?"
"ya,hanya beberapa kata dan anggukan itupun bukan dariku tapi dari orang lain"
"aneh"ucap dokter
Sesampainya di ruang CT scan dokter segera melakukan tindakan kepada Sienna.
"bawa pasien ke ruang ICU"
Dua perawat itupun langsung membawa Sienna ke ruang perawatan.
"ada yang harus saya jelaskan,silahkan ikut saya"
Seth mengikuti dokter kembali ke ruangannya.
Dua lembar hasil X-ray diletakan dokter di X-Ray Film Viewer.
"ini aneh bagi dunia kesehatan, bagaimana benda ini bisa masuk kesana?"
Dokter terdiam memperhatikan benda itu dengan seksama.
Bagi seorang dokter kasus ini jelas yang pertama kalinya dia lihat,tanpa operasi benda itu ga bisa masuk begitu saja kedalam otak manusia,apalagi bisa menembus Pons otak.
Pons otak ini terletak diantara otak tengah dan medulla oblongata dan di bagian batang otak ini terdapat saraf-saraf kranial yang berperan dalam mengendalikan ekspresi wajah dan menjaga keseimbangan dan koordinasi tubuh.
Dan ditengah-tengah batang otak inilah tertanam suatu benda yang entah apa itu?benda yang lebih mirip alat kontrol.
"ini benar-benar ga masuk akal,ga ada luka sedikitpun dikepala korban kenapa benda ini bisa tertanam disana?"
"lalu apa yang harus aku lakukan dok?"
"mulanya saya berpikir bahwa pasien adalah korban hipnotis,karena gejala yang ditunjukkan datar dan ga ada respon sama sekali,tapi setelah melihat ini... membuat saya semakin heran,dewa mana yang bisa melakukan ini?"
"bukan dewa,lebih tepatnya iblis"gumam Seth.
"kami akan mencoba melakukan observasi terlebih dahulu untuk meneliti benda apa itu dan perubahan yang terjadi pada tubuh pasien "
__ADS_1
"DOKTER.....PASIEN KELUAR DARI RUANG PERAWATAN...."seorang perawat berteriak
"APA....?"