
"sienna tolong ke ruanganku sekarang" suruh manager
"baik pak" sienna segera bangun dari duduknya.
"Sienna aku mau minta maaf sebelumnya "
"minta maaf??" kening sienna mengerut
"benar,tadi malam kamu pasti dimarahi sama kakak laki-laki kamu karena kamu mabuk?"
"ka-kak...?" sienna semakin ga mengerti
"iya,aku sedikit khawatir ketika melihat kamu ga ada diantara yang lain,jadi aku berinisiatif mencari kamu ke kamar mandi dan pekerjanya bilang kamu sudah dibawa oleh kakak laki-laki kamu,syukurlah jika sudah ada yang menjemput kamu"
"oh ya,apa kakak kamu masih kuliah?jika dia sama seperti kamu suka bergelut didunia bisnis kamu boleh ajak dia kerja di sini,suatu keberuntungan buat kami memiliki karyawan yang berbakat seperti kalian" lanjut manager diiringi senyum yang manis.
Sienna hanya diam,tidak bisa menjawab pertanyaan dari managernya.
"kamu boleh bekerja kembali"
"baik,terimakasih pak" sienna pun pergi meninggalkan ruangan.
"kakak....?siapa...?aku ga punya kakak laki-laki kok...." sienna terdiam didepan komputernya.
Pagi ini saat bangun pagi juga sienna bingung kenapa tiba-tiba dia bisa berada dikamarnya, kakak laki-laki?siapa dia?padahal sienna adalah anak tunggal.
Lalu siapa laki-laki itu?apakah dia yang membawa sienna pulang selama ini?darimana dia tau rumah sienna?dan ini bukan yang pertama kalinya sienna tiba-tiba ada di kamar dan kenapa hanya ketika Sienna mabuk?
"hey...bengong aja,ayo makan siang" aeera mengagetkan sienna yang bengong.
"...ayo"
Sienna dan aeera pun pergi bersama untuk makan siang di restoran terdekat.
KRING KRING
ponsel sienna berbunyi.
"beryl" sebuah nama muncul dilayar ponsel sienna.
"aku angkat telepon dulu" Sienna yang baru saja duduk,langsung berdiri dan pergi ke luar untuk mengangkat telepon.
__ADS_1
"ya ryl" sapa sienna
"malam ini aku jemput kamu ya,ada yang mau aku bicarakan"
"boleh"
"ya udah sampai jumpa nanti malam,bye..." beryl menutup teleponnya.
Sudah hampir dua hari sienna ga bertemu beryl,bahkan beryl juga ga pernah menghubungi dia.sekarang tiba-tiba saja beryl menghubungi sienna dan ingin menjemputnya.
"siapa?pacar ya?" tanya aeera
"ayo makan" ajak sienna tanpa menjawab pertanyaan dari aeera.
"boleh gabung disini?" tiba-tiba manager berada didepan table sienna dan aeera.
"bo-boleh" jawab aeera sambil mencubit paha sienna.
Tanpa malu manager duduk bersama karyawannya dan menikmati makan siangnya dengan lahap.
"maaf pak,apa hari ini istri bapak ga membuatkan bekal untuk bapak?" aeera memberanikan diri bertanya.
"oh" aeera ga berani bertanya lagi.hanya merasa heran saja karena ga biasanya managernya makan diluar,biasanya setiap hari istrinya selalu membuatkan bekal untuk makan siang,ga pernah sekalipun manager keluar dari ruangannya apalagi menyantap makanan luar seperti sekarang ini dan yang lebih heran lagi dia mau satu meja dengan bawahannya.
"biar aku yang bayar" manager mengeluarkan dompetnya.
"ta-tapi pak..." sienna merasa ga enak
"terimakasih pak" aeera memotong perkataan sienna.
Setelah membayar bill,merekapun kembali ke kantor dengan menaiki mobil manager.
"oh ya kamu setelah selesai magang apa masih mau kembali ke kantor sien?" tanya manager sambil terus menjalankan mobilnya.
"aku masih belum tau pak" jawab sienna
Karena lokasi restoran dan kantor yang dekat,merekapun tiba didepan kantor.
"terimakasih untuk hari ini pak"
"sama-sama"
__ADS_1
Sienna dan aeera kembali ke meja kerja mereka.
"sein,aku rasa manager kita itu suka deh sama kamu" bisik aeera mendorong sedikit kursinya agar lebih dekat dengan sienna.
"jangan bikin gosip,nanti kalau didengar istrinya ga enak" sienna yang sibuk mengetik ga mengalihkan pandangan sama sekali dari komputer.
"gimana kalau kita taruhan?"
"ssttt..."
Aeera pun kembali memajukan kursinya setelah melihat isyarat sienna yang mengangkat kedua matanya pada manager.
Malam hari.
"apa kamu juga menunggu pacar kamu sein?" tanya aeera sambil terus berdiri disamping seinna
"hemm..." jawab sienna simple
Ketika mereka sedang berdiri,datanglah sebuah sepeda motor dan berhenti tepat didepan mereka berdua.
"ber...." kata-kata sienna terhenti ketika melihat aeera menghampiri beryl.
"sayang kok lama sih?" aeera bersikap manja
"sayang.....?" bisik sienna kebingungan.
"hay sien" sapa beryl
"kamu kenal sienna?" tanya aeera pada beryl.
"ya,kita satu kampus,sayang aku bicara dulu ya sama sienna sebentar.ada yang mau aku diskusiin tentang materi kuliah" beryl turun dari motornya.
"jangan lama-lama ya"
"iya sayang" berylpun menghampiri sienna dan mengajak sienna agak jauh dari aeera.
"sien aku minta maaf ya,sepertinya aku lebih tertarik sama aeera.akan aku jelaskan....dua hari yang lalu aku sebenarnya ingin memberi kejutan sama kamu dengan jemput kamu tanpa memberitahu.tapi tiba-tiba aeera keluar lebih dulu dan setelah melihat aeera aku.....jujur aku jadi lebih suka sama wanita yang lebih berumur.aku benar-benar minta maaf ya.bye...." beryl pergi begitu saja.
Heh,dua hari yang lalu....?
Baru saja beberapa hari sienna dan beryl pacaran,baru saja sienna ingin membuka hatinya.kenapa harus seperti ini lagi?kenapa beryl juga meninggalkan sienna?apa sienna memang ditakdirkan untuk sendiri?apakah ga ada satu orangpun yang bisa bertahan disamping sienna?
__ADS_1