Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 84


__ADS_3

"pokoknya aku tidak mau bertemu siapapun hari ini,titik"


"tapi nona ketua sudah menunggu nona di meja makan"


"aku tidak mau sarapan,aku mau buah mangga muda yang baru dipetik.kalau kalian tidak bisa menemukannya maka aku tidak akan makan selamanya"


Setiap pagi ada saja keinginan Sienna yang tidak masuk akal,semua pelayan dan malaikat sibuk mencari pohon mangga muda hingga harus turun ke bumi dan menyusuri setiap pohon yang tumbuh demi satu buah mangga.


Hari ini bukanlah musim mangga makanya tidak ada satu malaikatpun yang menemukan pohon mangga yang berbuah.


Seorang pelayan sangat bahagia ketika menemukan satu pohon mangga yang hanya berbuah dua biji.dengan segera dia memetik satu buah mangga dan segera naik ke dunia langit memberikannya pada Sienna yang sedang mogok makan.


"nona aku menemukannya,cepatlah cicipi lalu nona bisa makan"


"tunggu,siapa yang petik ini?"


"aku nona"


"aku tidak mau makan ini,aku mau Seth yang memetiknya"


"APA??"semua pelayan yang ada dikamar Sienna tertegun mematung.setengah mati mereka mencari pohon mangga itu tapi setelah dapat ternyata keinginan nona mereka masih ada.


Mendengar kabar itu tentu saja membuat Seth dan ketua langsung turun ke bumi dan memetik buah mangga yang hanya tinggal satu biji itu lalu segera memberikannya pada Sienna.


Berapa bahagianya Sienna ketika melihat mangga yang ada ditangan Seth.dia segera mengambil pisau dan memotong buah mangga itu.


"ayo kita makan"ajak Sienna meninggalkan Seth,ketua dan para pelayan yang menganga melihat tingkah Sienna dan membuat mereka merasa jengkel setengah mati.bagaimana mereka tidak jengkel dua buah mangga Yanga da di pohon sudah dipetik semua dan Seth juga ketua harus meninggalkan rapat hari ini hanya karena mendengar Sienna ingin Seth memetiknya tapi setelah dipetik Sienna hanya memakannya satu gigit saja lalu meninggalkan buah mangga itu begitu saja.


Ingin rasanya mereka menangis sekencang-kencangnya.mencabik-cabik buah mangga itu lalu menginjak-injaknya di lantai.


"ketua bolehkan aku menangis kali ini?"Seth menatap ketua dengan sedih sekaligus kesal tapi Seth tidak bisa menyalurkan kekesalannya.seth tidak ingin membuat Sienna sedih dan mogok makan kembali.


"tuan,maaf nona Sienna tidak ingin tidur.kami sudah membujuknya tapi...."


"apalagi sekarang?"tanya Seth yang saat itu sedang membahas pesta pernikahan dengan ketua.


"nona....nona ingin melihat sayap tuan Seth sebelum tidur"dengan ragu pelayan itu memberi tau keinginan nona mereka.


"apa??"mendengar ucapan pelayan membuat Seth dan ketua terkejut.bagaiman tidak mereka sekarang sedang sibuk menyiapkan pesta sementara Sienna malah ingin hal yang tidak masuk akal.bukankah selama ini Sienna tidak pernah membahas tentang sayap.

__ADS_1


"hanya sayap kan?baiklah,ayo kita temui Sienna"


Seth segera ke kamar Sienna dengan sayap malaikatnya.


"kemeja putihnya mana?"tanya Sienna


"ke-kemaja putih?"


"iya,apa mereka tidak bilang kalau aku ingin melihat kamu dengan kemeja putih dan sayapmu.kalau kamu tidak bisa memenuhi keinginanku maka aku tidak akan tidur"


"baik,baiklah tunggu sebentar"


Seth segera mengganti bajunya dengan kemeja putih,karena terburu-buru Seth lupa mengancingkan kemeja itu.


"KAMU BENAR-BENAR MESUM,KENAPA KAMU BIARKAN KEMEJA ITU TERBUKA?APA KAMU SENGAJA INGIN MEMBUAT SEMUA PELAYAN MELIHATNYA.DASAR MESUM....."Sienna melempar Seth dengan bantal.


Semua pelayan menahan tawa dan segera pergi dari kamar Sienna.


Setelah mengancingkan seluruh kemejanya,Sienna menghampiri Seth dan membuka dua kancing atas kemeja Seth.


"ini baru benar, terimakasih....aku mau tidur sekarang"sienna mencium bibir Seth lalu berlalu ketempat tidurnya,tidak lama Sienna langsung tertidur pulas.meninggalkan Seth yang mematung ditempat.


"kadang aku juga berpikir kalau itu bukanlah cicitku,apakah semua wanita hamil seperti itu?"


Ketua dan Seth terdiam di meja rapat.merenungi nasib mereka yang menyedihkan.merasa ditindas habis-habisan oleh anak kecil yang belum berwujud itu.


"TUAN.....KETUA...."


Baru saja ketua dan Seth bernafas lega pelayan khusus Sienna datang terburu-buru.


"apa apalagi?"Seth dan ketua hanya bisa pasrah.


"no-na...no-na...."nafas pelayan itu tersengal.


"tarik nafas....keluarkan,tarik nafas....keluarkan, tarik nafas.....tahan selama tiga jam"ucap ketua dengan wajah lelah yang terpancar dari wajahnya.


"ketua,nona ingin makan pizza dengan topping ham dan Mozarella full dipinggirnya"


"APA? PIZZA??"ketua dan Seth bersamaan.

__ADS_1


"ya Tuhan cobaan apalagi ini?"Seth menepuk keningnya.


Harus mencari pizza kemana tengah malam begini.kalaupun mereka turun ke bumi dan mencari toko pizza mungkin akan membutuhkan waktu cukup lama,setelah ketemu mereka yakin keinginan Sienna akan berubah cepat.


"bawa nona kalian kemari"


"untuk apa tuan Seth?"


"aku akan mengajak dia mencari toko pizza,aku tidak ingin keinginannya berubah lagi,dengan mengajaknya ikut serta maka akan mempermudahku"


"baik tuan Seth"


Pelayan itu segera membawa Sienna ikut serta turun ke bumi dan mencari toko pizza.


"apa tidak ada satu toko pizza pun yang buka jam segini? besok-besok aku akan buka toko pizza sendiri,awas saja"gerutu Sienna yang sudah merasa lelah berkeliling kota mencari toko pizza.


Seth hanya bisa tersenyum melihat Sienna.


"semua demi buah hati kita sayang,kamu harus sabar"ucap Seth,dalam hatinya Seth merasa puas membuat Sienna ikut merasakan kesulitannya selama ini.bukan karena Seth tidak rela hanya saja Seth enggan untuk bolak-balik bumi dan langit demi memenuhi keinginan Sienna yang berubah-ubah.


"tu-tuan,no-nona....ada toko pizza yang buka sebelah sana"ucap pelayan ngos-ngosan.


"ayo kita kesana"


Rasanya ingin pingsan saja ketika pelayan itu sampai ditoko pizza.


Benar saja, keinginan Sienna yang awalnya ingin pizza dengan topping daging ham dan Mozarella full dipinggirnya kini berubah menjadi pizza daging rendang dengan Mozarella full diatasnya tanpa bawang bombai.


Semua pelayan menepuk kening mereka.menyandarkan tubuh mereka didinding sembari meluruskan kaki mereka yang terasa pegal setelah berkeliling kota


Dengan sabar mereka menunggu Sienna yang sedang lahap memakan pizza.


Tidak lupa Seth memesan beberapa pizza untuk para pelayan setia yang sudah dengan sabar menghadapi Sienna dan bayinya.


"terimakasih tuan,tuan sungguh sangat pengertian"


Mereka ikut lahap memakan pizza itu, terlihat jelas bahwa mereka sangat lelah dan kelaparan.


"terimakasih karena kalian sudah sabar menuruti keinginan Sienna,aku tidak akan melupakan jasa kalian"

__ADS_1


"ini adalah tugas kami tuan,tuan tidak perlu berterimakasih"


__ADS_2