Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 41


__ADS_3

"ketua...."


Seth muncul dihadapan ketua.wajahnya terlihat sangat cemas dan terburu-buru.


"haah...."ketua menarik nafas dalam"harusnya kamu ga meninggalkan cucuku"


"maafkan aku ketua"Seth menundukkan wajahnya dengan penyesalan yang mendalam.


"aku sudah bilang tugasmu hanya menjaga cucuku dan kecelakaan itu bukanlah bagian dari tugas mu tapi tugas malaikat lain.setiap malaikat memiliki tugasnya masing-masing dan secara ga langsung kamu sudah merubah garis takdir seseorang dan membuat kesal malaikat yang bertugas mencabut nyawa,ini jelas akan merubah alur kehidupan yang sudah ditakdirkan"


"maafkan aku ketua"


"kata maaf saja ga akan bisa mengembalikan semua seperti semula dan asal kamu tau,anak yang kamu selamatkan itu kelak akan menjadi pengikut iblis"


"benarkah?"


Seth memang ga pernah tau tugas masing-masing malaikat seperti apa?karena dirinya hanya selalu di suruh untuk memperdalam ilmu dan mempelajarinya.


Seth menyadari bahwa itu adalah kesalahan dirinya seutuhnya.


Waktu itu ketika Seth sedang mengikuti Sienna menuju hotel samudra,tiba-tiba saja sebuah kecelakaan terjadi tepat didepan matanya.untunglah Seth berhasil menyelamatkan seorang anak yang terjepit pintu mobil saat itu sebelum akhirnya mobil itupun meledak,sementara orang tua si anak masih berada didalam mobil dalam keadaan ga sadarkan diri.


Seth benar-benar ga memperhatikan bahwa lol ada malaikat disekitarnya.terlebih anak itu masih sangat polos dan lucu ga pernah terpikir sedikitpun kalau dia akan menjadi pengikut iblis.


Dan saat Seth kembali,Seth kehilangan Sienna.keberadaannya benar-benar ga bisa dideteksi dengan kekuatan apapun.seperti yang pernah terjadi sebelumnya.dan hanya ketualah yang bisa menolongnya.


Walaupun sudah sering berlatih tapi kekuatan Lucifer yang seorang panglima langit tentu bukanlah tandingannya,Seth menyadari bahwa dirinya hanya seorang malaikat yang berada di level paling bawah.


"pergilah ke arah timur dari hotel samudra,aku akan membantumu dari sini untuk membuka jalannya"


"baik ketua"


Seth segera kembali ke hotel samudra dan berjalan ke arah timur mengikuti petunjuk dari ketua.


Setelah berjalan cukup jauh, melewati beberapa pertokoan dan bangunan bertingkat,Seth terdiam seketika dan memperhatikan sekelilingnya.tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah gang kecil yang gelap dan sempit.seth mengerutkan keningnya.


"gang itu..."


Seth berlari mendekati gang tersebut.


"benar-benar lembab, seperti ga pernah dilewati oleh manusia"


Seth memperhatikan gang itu dengan seksama,sangat aneh baginya melihat gang yang begitu gelap,sempit,lembab dan ditumbuhi semak belukar ditengah kota besar seperti ini.


Kalaupun itu gang hidup seenggaknya ada satu lampu yang tergantung untuk menerangi.

__ADS_1


Perlahan Seth masuk kedalam gang yang hanya bisa dilewati oleh satu orang tersebut.semakin jauh dirinya berjalan maka Seth merasakan gang yang dia lalui semakin lembab dan semakin gelap.


Mata malaikat yang biasa dipergunakan oleh semua malaikat dalam kegelapan ternyata ga berguna di gang ini.saat ini Seth hanya memanfaatkan dinding untuk menyusuri gang, tangannya dapat merasakan dinding yang dia pegang basah dan lembab yang ditumbuhi pohon rambat.


"dimana sebenarnya ujung gang ini?"Seth merasa gang ini ga berujung,dan dirinya juga sudah berjalan cukup jauh karena saat Seth melihat kebelakang Seth ga melihat cahaya lampu sama sekali.


Ketua yang Seth harapkan saat ini bisa membantunya malah ga bersuara sama sekali.


Seth terus berjalan menyusuri gang layaknya orang buta, hingga akhirnya dia melihat satu titik cahaya di kejauhan.seth mempercepat langkahnya mengikuti titik cahaya kecil itu,terus berjalan dan berjalan hingga sampailah Seth diujung gang.


Setelah keluar dari gang gelap Seth melihat ada sebuah villa berwarna putih tepat didepannya dengan pagar yang menjulang tinggi,halaman yang luas,tanaman bunga berwarna-warni, gazebo yang dibangun diatas kolam ikan dan sebuah mobil hitam yang terparkir dihalaman.


Tanpa berpikir lagi Seth segera menggunakan kekuatan terbangnya untuk melewati gerbang.


SYUUTT


BRUUUKK


Tubuh Seth terpental cukup jauh.


"kenapa,kenapa aku ga bisa me-melewatinya...uhuk uhuk"Seth merasakan sakit di dadanya,bukan karena dia terjatuh tapi karena kekuatan yang melindungi villa itu cukup kuat.


Seth berusaha berdiri kembali,dipejamkannya kedua matanya dan mencoba berkonsentrasi.ketika cahaya malaikatnya mode on,Seth langsung bisa melihat di sekeliling villa sudah terpasang pelindung, pelindung yang bukan berasal dari pelindung malaikat, pelindung ini berbentuk segitiga dan mengeluarkan asap hitam yang pekat.


"aku yakin ada yang dia lewatkan"ucap Seth sambil terus mencari sesuatu.


"baiklah"ujarnya bersiap-siap menggunakan kekuatan dan


SYUUUTTT


Dalam waktu sekejap seth sudah berubah menjadi gumpalan awan putih dan terbang masuk kedalam lubang pipa tersebut.


Lalu Seth keluar dari pipa lubang yang tersambung ke gazebo villa.


"haah sungguh ga teliti"


Dengan segera Seth masuk kedalam villa,dan ternyata...Lucifer yang sudah tau keberadaan Seth tengah menunggunya di ruang tamu.


"lambat sekali"ucap Lucifer ketika melihat Seth


Seth melihat sekitar ruangan, kalau-kalau Sienna juga ada disini.


"selamat datang di kediamanku junior"ucap Lucifer sambil duduk manis bersilang kaki dan menghisap rokok yang ada ditangannya.


"dimana Sienna?"

__ADS_1


"kalau bukan karena bantuan ayah,aku yakin kamu ga akan pernah menemukanku"


"aku bilang dimana Sienna?"


"kenapa terburu-buru?kita bisa duduk-duduk santai sambil berbincang"


"aku kesini untuk mencari Sienna bukan untuk berbincang denganmu"


"ssttt....jangan bicara terlalu keras.dia sedang tidur,jangan sampai dia bangun"ujar Lucifer sambil melirik ke lantai atas.


Melihat lirikan Lucifer sethpun langsung terbang ke lantai atas


"hah dasar ceroboh"Lucifer mematikan rokoknya dan berdiri dari tempat duduknya lalu terbang menyusul Seth ke lantai atas.


Seth yang sudah berada di lantai atas langsung memeriksa kamar demi kamar,tapi Sienna ga ditemukan.


SYUUTT


"jika kamu bisa menemukan dia,maka kamu bisa membawanya pergi"Lucifer sudah berada dibelakang Seth sambil menyandarkan tubuhnya di tembok dan melipat kedua tangan di dada.


"ketua...beri aku petunjuk"bisik hati kecil Seth sambil terus memeriksa ruangan demi ruangan.


"tunggu..."Seth terdiam"bukan disini"bisiknya.


Seth diam seperti mencoba mengingat sesuatu.


"disana"bisiknya lagi,Seth ingat kalau tadi dia melihat ada titik cahaya merah ketika dia melewati gazebo.


"jangan harap"Ujar Lucifer


SYEETTT


Seutas benang hitam keluar dari tangan Lucifer dan melilit tubuh Seth yang hendak terbang keluar jendela lalu


BRUUUGG


Seth terlempar ke tembok cukup kencang.


"kamu mengingkari janjimu"


Terlihat ada sedikit darah dari sudut bibir Seth.


"hah...sungguh junior yang lemah"Lucifer sinis


Seth kembali terbang keluar jendela,kali ini Lucifer membiarkannya dan hanya melihatnya tanpa bertindak apa-apa.

__ADS_1


Lucifer menyeringai,seolah semua berjalan seperti yang dia rencanakan.


__ADS_2