
"Sienna....Sienna...."
"JANGAAANN......"
Sienna terperanjat dari tidurnya, kembali dia bermimpi lucifer dalam mimpinya.entah kenapa mimpi yang sama selalu datang belakangan ini.sebenarnya apa yang akan terjadi?
"nona Sienna apa nona baik-baik saja?"tanya prajurit Zhao yang mendengar teriakkan Sienna di balik pintu kamar
"ya...aku baik-baik saja"
Nafas Sienna masih terdengar cepat, keringat dingin bercucuran membasahi piyama berbahan sutra.
"apa nona mau sarapan sekarang?"
"aku akan mandi terlebih dahulu"
"baiklah,kalau begitu aku akan pesankan selagi nona mandi"
Dengan males Sienna turun dari ranjangnya dan meraih handuk pink yang tergantung di belakang pintu lalu keluar kamar dengan wajah yang pucat dan lesu,melewati prajurit Zhao begitu saja menuju kamar mandi.
Prajurit Zhao melihat sekilas,tidak berani menatap Sienna terlalu lama.tapi mimpi buruk yang Sienna alami tentunya membuat dia berpikir untuk menjaga Sienna lebih ketat.
Dengan hati-hati prajurit Zhao berjalan dan berdiri didepan pintu kamar mandi.
Kliik
"sedang apa kamu di sini?"Sienna yang baru selesai mandi sontak terkejut,ketika melihat prajurit Zhao telah berdiri didepan pintu.kedua tangannya refleks menutupi dada.
"maaf nona bukan maksudku berbuat tidak senonoh,aku hanya khawatir terjadi sesuatu pada nona"dengan wajah merah prajurit Zhao menundukkan wajahnya sangat dalam.
"terjadi sesuatu?di kamar mandi?sudahlah,aku harus siap-siap dulu"Sienna bergegas menuju kamar.
"tetap di situ,faham"ancam Sienna sebelum masuk ke dalam kamar.
"shiitt....bodoh....dasar mesum"gerutu prajurit Zhao memarahi dirinya sendiri.
Selesai berpakaian Sienna segera sarapan walaupun hanya beberapa suap lalu meraih tasnya dan langsung berangkat kuliah.
Melihat Sienna pergi, prajurit Zhao segera menggunakan kekuatan bayangan dan mengikuti Sienna dari belakang.
Entah kenapa hari ini prajurit Zhao merasa sangat tidak tenang,hatinya merasa was-was dan khawatir.Matanya tidak terlepas dari Sienna sedikitpun.
__ADS_1
"Sienna..."
Seorang wanita berlari menghampiri Sienna yang berdiri di pintu masuk kampus.
"amber,ada apa?"
"hari ini kelas kamu sampai jam berapa?"
"jam dua siang, kenapa?"
"aku mau traktir kamu,aku tunggu di taman ya,bye...."
Amber berlari meninggalkan Sienna begitu saja.menuju kelasnya.
"traktir?apa hari ini dia berulangtahun?"gumam Sienna menatap kepergian amber.
Walaupun hari ini hati prajurit Zhao tidak tenang tapi bukan berarti harus mencurigai Amber yang hanya berniat mentraktir nonanya.apalagi pertemanan Sienna dan amber juga cukup baik selama ini.
Hari ini tidak seperti biasanya, prajurit Zhao yang biasanya berdiri di pojok kelas sambil terus fokus pada sienna.kali ini prajurit Zhao lebih memilih berdiri di samping Sienna dan tidak berniat memberi jarak untuk tugasnya kali ini.
"kenapa hari ini tidak berdiri di pojok?apa harus sedekat ini ketika menyelesaikan tugas?"ucap Sienna sangat pelan.
"no-nona apa nona sedang bicara padaku?"prajurit Zhao menunjuk dirinya sendiri.
"memangnya ada orang lain lagi?"Sienna balik bertanya dengan nada pelan.
"nona bisa melihatku?"prajurit Zhao semakin heran.
"memangnya kamu pikir aku buta?"nada bicara Sienna masih pelan.seolah tidak ingin di lihat oleh orang lain yang akan berprasangka bahwa Sienna sudah gila karena bicara sendiri.
"bagaimana nona bisa melihatku?aku sudah menggunakan kekuatan bayangan"
Sienna tertegun dan terdiam.
"sebenarnya selama ini aku selalu ada di samping kamu,tapi demi kenyamanan maka aku hanya bisa menggunakan kekuatan bayangan agar kamu dan orang sekitar tidak menyadari keberadaanku"itulah yang di katakan Seth waktu itu.
Memang benar,selama Seth bertugas menjaga Sienna dan berusaha terus berada di samping Sienna,Sienna tidak pernah merasakan adanya kehadiran seth sama sekali.bahkan Sienna selalu berpikir kalau Seth berada di rumah.
Tapi beberapa hari ini entah kenapa Sienna bisa merasakan keberadaan prajurit Zhao di sekitarnya.walaupun awalnya hanya merasakan hawa dingin lalu lambat laun Sienna bisa melihat prajurit Zhao walau samar-samar dan lama kelamaan Sienna bisa melihat dengan jelas dimana prajurit Zhao berada.walaupun bisa melihat prajurit Zhao tapi Sienna berusaha berpura-pura tidak melihatnya dan mengabaikan kehadiran prajurit Zhao.
"sejak kapan aku bisa menembus kekuatan bayangan?"itulah pertanyaan yang ada dalam pikiran Sienna.
__ADS_1
Kekuatan bayangan yang di miliki setiap malaikat tentu saja tidak bisa di tembus dengan mata telanjang.bahkan Sienna yang keturunan malaikat sendiri tidak bisa menembusnya apalagi manusia biasa.
"nona bagaimana nona bisa melihatku?"
"aku juga tidak tau sejak kapan aku bisa menembus kekuatan bayangan kalian,tapi tolong sembunyikan hal ini dari siapapun termasuk ketua"bisik Sienna.
"baik nona"sebuah senyum terlintas di bibir prajurit Zhao seakan dia mengetahui satu hal dan alasan kenapa Sienna bisa melihat dirinya.tapi biar bagaimanapun prajurit Zhao harus merahasiakan hal ini terlebih dahulu sebelum dia bisa memastikan kebenaran yang ada di pikirannya.
Selesai kelas,Sienna langsung menuju taman menemui Amber yang ternyata sudah menunggunya.
"nona apakah tidak keberatan jika aku selalu ada di samping nona selama nona bersama teman nona?"
"tidak apa-apa,asal jangan banyak bertanya karena aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu ketika bersama amber"
"kenapa nona?"
"apa kamu mau kalau orang-orang menganggap aku gila karena bicara sendiri?itulah kenapa aku selalu berpura-pura tidak melihatmu selama ini"
"aku mengerti"
Selama Sienna dan amber makan siang, prajurit Zhao berusaha membungkam mulutnya dan tetap berada di samping Sienna.
"aku ke toilet sebentar ya"
Sienna hanya mengangguk lalu melanjutkan makannya.
Tidak lama kemudian seorang waitress menghampiri meja Sienna dengan membawa dua gelas minuman diatas nampan.
"selamat siang nona ini adalah Spicy Lemon Squash salah satu minuman terbaru dari restoran kami dan hari ini adalah hari keberuntungan nona karena minuman ini secara gratis di berikan dari manager kami untuk nona"dengan ramah dan senyum yang selalu tersimpul di bibirnya,pelayan itu meletakkan dua gelas minuman di atas meja.
"terimakasih"
"sama-sama nona,permisi"
Tanpa menunggu lama Sienna langsung mengambil salah satu minuman yang baru saja di sajikan.
"apakah hari ini aku benar-benar beruntung?"
Prajurit Zhao hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Sienna.bukannya tidak sopan tapi seperti yang Sienna perintahkan kalau dirinya hanya boleh diam selama berada di samping sienna.tidak ada pertanyaan atau percakapan sama sekali.
Minuman yang tampak segar itu kini hanya tersisa setengahnya, setengahnya lagi sudah masuk ke dalam tenggorokan Sienna.rasa segar dari perasan lemon dan wangi dari kayu manis bersatu dalam minuman tersebut.sungguh minuman yang layak di sajikan ketika siang hari seperti sekarang ini.
__ADS_1