
"apa kamu bilang?Sienna membawa seorang pria masuk ke rumah,siapa dia?"Seth yang saat itu sedang melatih kekuatan di air terjun terkejut mendengar laporan dari prajurit Zhao.
"hamba ga tau tuan,pria itu tinggi dan tampan.kalau ga salah namanya....eemmm....siapa ya?"prajurit Zhao berusaha mengingat nama pria yang kemarin datang ke rumah Sienna"oh ya,namanya Axel"
BRAAAK
"APA???"wajah Seth seketika merah.sangat terlihat bahwa Seth sedang dibakar api cemburu.
"ma-maaf tuan hamba hanya mencoba memberitahu ga bermaksud membuat tuan Seth marah"tangan prajurit Zhao gemetar.
"berani-beraninya dia dekat lagi sama si Axel bajingan itu? benar-benar perlu dikasih pelajaran"Seth mengepalkan tangannya.prajurit Zhao hanya mengangguk-angguk mendengar ucapan Seth
"baru beberapa hari aku ga ada dia sudah kesepian dan mencari pria lain,dasar wanita genit"
"benar,mungkin karena nona Sienna sangat kesepian "prajurit Zhao mencoba memprovokasi Seth"apa tuan Seth mau mengambil kembali tugas ini?"mata prajurit Zhao berbinar dia sangat berharap setelah mendengar pria lain Seth akan mengambil alih tugas ini dan dia bisa kembali ke tempat pelatihan prajurit.seorang prajurit yang harusnya ada di Medan perang dan bertempur dengan musuh tiba-tiba harus bertugas menjaga seorang wanita.pekerjaan yang hanya diam dan menunduk benar-benar membuatnya bosan.lehernya benar-benar terasa pegal belum lagi harus menjaga mata.bukankah seorang prajurit harus memiliki mata setajam silet dalam berperang beberapa hari ini matanya hanya melihat kaki sendiri betapa menyedihkannya nasib prajurit Zhao.
"sebentar lagi kekuatanku naik level barulah setelah itu aku bisa kembali menjaga sienna"
"APA???"mendengar perkataan Seth tentu saja membuat harapan prajurit Zhao hancur berkeping-keping"masih berapa lama lagi aku harus menjaga sienna?"tangis kepedihan terpancar di wajah prajurit Zhao.tugasnya yang satu ini benar-benar bertolak belakang dengan statusnya yang seorang prajurit.
"laporkan padaku apapun yang Sienna lakukan dan jika pria bernama Axel itu macam-macam maka bunuh saja"
Prajurit Zhao hanya mengangguk pelan lalu kembali ke rumah Sienna.
"apakah ini hukuman atau penderitaan?atau inilah yang dinamakan penghinaan status?kenapa nasibku harus seperti ini?"prajurit Zhao meratap di pojok dapur rumah Sienna.
**
Hari kedua bazar.
Tugas Sienna hari ini hanya berkeliling memantau setiap stand bazar.kalau-kalau ada yang membutuhkan bantuannya.karena hari ini pengunjung bazar sangat membeludak,selain warga sekitar ada juga keluarga dari mahasiswa kampus.belum lagi pengunjung yang berasal dari luar juga beberapa mahasiswa kampus lain ikut hadir hari ini, mereka mendapat kabar dari mulut ke mulut.
"Sienna apa hari ini senggang?bisa bantu aku sebentar?"seorang mahasiswi terlihat kewalahan.
__ADS_1
"boleh"Sienna menghampiri dan langsung membantu mahasiswi jurusan Fashion Designer tersebut.kebanyakan pengunjung yang hadir di standnya adalah perempuan penampilannya juga cukup rapih.bisa jadi salah satu pengunjung stand itu adalah designer.
Sekilas Sienna melihat rancangan mahasiswi tersebut,entah siapa namanya.tapi sienna merasa kagum dengan keterampilan menggambarnya yang benar-benar luar biasa,hanya beberapa detik saja sebuah gambar gaun yang indah berhasil dia buat.
"kak bisa aku lihat syal itu?"seorang pengunjung yang seusia dengan Sienna menunjuk sebuah syal yang terpajang di leher manekin.
"apa inisialnya bisa request kak?"
"tentu,mau huruf apa?"mahasiswi fashion designer itu langsung menjawab dan menyimpan pinsilnya.
"D dan R,apa bisa selesai hari ini juga?"
"bisa,kamu bisa berkeliling dulu nanti saat kamu kembali aku pastikan ini selesai"
"benarkah?hebat sekali.kalau begitu aku akan berkeliling dulu"
"luar biasa"gumam Sienna ketika melihat tangan lembutnya menyulam dengan rapih inisal D dan R diatas syal berbahan linen.dalam beberapa detik hasil sulamannyapun jadi dan sangat rapih.
Tidak lama pengunjung perempuan itu kembali dan mengambil pesanan syalnya.
'tentu saja,pasti A dan S kan?"mahasiswi itu asal menebak.
"A dan S?kenapa A dan S?"tanya Sienna heran
"Sienna,semua orang di kampus sudah tau cerita tentang hubungan kamu sama kak Axel dari dulu.kalian berdua itu pasangan yang serasi sama-sama pintar yang satu cantik dan satu lagi idola kampus tertampan.tenang saja akan aku buatkan sekarang"
"eehhmmm,itu....bisakah A nya diganti jadi S?"
"hah..."mahasiswi itu langsung menatap Sienna"kenapa?S ini siapa?apakah dia kekasih kamu yang baru? bagaimana dengan kak Axel?"
"sudahlah jangan dibahas lagi aku ga jadi buat"Sienna melambaikan tangan.niatnya hanya ingin mengukir nama Seth dan dirinya untuk diberikan sebagai hadiah jika bertemu Seth suatu hari nanti kalaupun tidak bertemu lagi mungkin Sienna akan menyimpannya sebagai kenangan-kenangan.
"WAAAAHHH..... AKHIRNYA...."ekspresi mahasiswi yang tadi masih terlihat anggun dan dingin berubah drastis,wajahnya berseri dan merona"karena kalian sudah ga ada hubungan bolehkah aku mendekati kak Axel?"tanyanya pada Sienna dengan mata yang berbinar,dengan cepat Sienna mengangguk.kebahagiaan akan sebuah harapan terpancar dari raut wajahnya"tunggu sebentar aku akan buatkan"mahasiswi itu terlihat bersemangat bibirnya terus tersenyum selama proses menyulam.
__ADS_1
"selesai"beberapa detik kemudian.
"cepat sekali?"
"tentu saja,aku juga sengaja menyulam bunga disebelah inisial nama kalian,aku juga memilih kain warna merah sebagai simbol cinta yang membara,lihatlah"
"indah sekali,ini berapa?"
"sstt,ini gratis anggap saja sebagai hadiah"
"hadiah?"Sienna mengernyitkan kening, mahasiswi itu mengangguk bibirnya terus tersenyum bahagia.
"aah,baiklah, terimakasih untuk syalnya"Sienna mengerti bagaimana hati wanita jika sedang bahagia,selain mahasiswi ini tentu masih banyak lagi mahasiswi lain yang mengejar axel.ketampanannya memang bisa membuat siapapun terlena contohnya Sienna,dulu dia juga sempat terpesona dengan ketampanan dan bentuk tubuh Axel tapi sekarang dalam hatinya hanya ada Seth dan rasa cinta juga cemburu tentu hanya tertuju pada Seth bukan Axel lagi.sienna terus memandangi syal itu sambil tersenyum sendiri.
"pasti kamu sangat cinta sama nama pria yang ada di syal itukan?pasti dia juga sangat tampan sampai bisa membuat kamu melepaskan kak Axel yang idola kampus kita"
"biasa saja,hanya saja dia sedikit spesial"
"spesial?kak Axel kita juga spesial,siapa dia sampai bisa melebihi kak axel?dimana kalian bertemu?"Sienna diserang pertanyaan yang bertubi-tubi
"di sebuah tempat,oh ya aku belum tau namamu"Sienna mencoba bertanya
"namaku Amber jurusan Fashion Designer"mereka berdua berjabat tangan"baiklah sudahi perkenalannya ceritakan padaku tentang pria yang ada di syal itu"
Sienna perlahan menceritakan sedikit tentang Seth tanpa memberitahu siapa Seth sebenarnya.saking asiknya bercerita mereka berdua tidak menyadari kehadiran Axel yang sedari tadi memperhatikan keakraban mereka.sebuah senyum tipis tersungging dibibir axel.kali ini Axel bisa melihat kembali wajah berseri serta tawa Sienna yang dulu.
"sudah malam,ayo kita pulang Sienna"ajak Axel
"kak Axel...."Amber langsung berdiri,matanya memancarkan penuh cinta"pergilah Sienna besok kita masih bisa bertemu dan bercerita lagi"amber mendorong tubuh Sienna keluar standnya.tidak ada rasa cemburu atau kekhawatiran di hati Amber setelah tau bahwa Sienna sudah punya pria lain di hatinya.
"apakah kamu yakin ga apa-apa?"bisik Sienna pada amber.amber mengedipkan mata kirinya.
Sienna dan Axelpun pergi meninggalkan amber dengan standnya.
__ADS_1
"terimakasih atas tumpangannya"Sienna segera turun dari motor dan langsung masuk kedalam rumah tanpa melihat lagi ke belakang.
"selama acara bazar ini berlangsung kamu ga akan bisa jauh dariku Sienna"gumam Axel.