
"cuuiihhh....sungguh bukan seleraku,dasar ga berguna"umpat Lucifer sambil mengelap mulutnya.
"kemana syera?"tanya manager"Sienna apa ada kabar dari syera?"tanya manager lagi.
Meja kerja syera dan Sienna memang berdekatan tapi mereka tidak seakrab yang orang lain pikirankan.
"aku ga tau pak"jawab Sienna sambil melihat kursi kerja syera yang kosong.
"kenapa ga ada kabar?dasar anak ini"gerutu manager sambil masuk kedalam ruangannya.
Sienna kembali melanjutkan pekerjaannya.
"apa Adolf sudah datang?"tanya manager dari balik pintu ruangan.
Semua karyawan saling pandang satu sama lain lalu semua menggelengkan kepala.
"haiiiss....kemana semua karyawan ini?apa sudah ga mau kerja sampai ga ada kabar?"kembali manager menggerutu disusul pintu yang ditutup kencang.
BRAAAKK
Semua yang ada di ruang kerja sontak terkejut.
"mereka kira-kira kemana ya?"
"entahlah"
"jangan-jangan mereka kawin lari?"
"huuusss.... Adolf itu ga suka cewek,mana mungkin kawin lari"
Sienna memperhatikan kursi kerja Adolf yang kosong.
"kemarin dia masih masuk kerja,kenapa sekarang ga masuk?lagian biasanya juga dia kalau mau libur suka jauh-jauh hari bilangnya,si bawel ini,apa dia sakit?"bisik Sienna.
__ADS_1
"sien,aku Minggu depan mau ijin,aku mau healing....."
"sien,sebulan lagi aku mau ke Bali,mau ikut ga?"
"sien,dua bulan lagi aku ulang tahun loh...aku mau rayain di villa,kamu siap-siap ya beli kado buat aku"
Serpihan ingatan Sienna tentang Adolf,ya...Adolf adalah orang kedua yang dekat dengan Sienna setelah aeera.
Kebiasaan Adolf memang selalu membesar-besarkan sesuatu,bawel dan heboh sendiri.
Seperti waktu pertama CEO datang malah dia lebih heboh dari teman kantor wanita.
"Sienna,Sienna"
"oohh ya"panggilan manager seketika membuyarkan lamunan Sienna tentang Adolf.
"kamu dipanggil boss besar keruangannya"
"baik pak"
Tok Tok Tok
"masuk"
"selamat siang pak,ada yang bisa saya bantu?"
"malam ini temani aku ke suatu tempat"
"apa ada meeting pak?"
"ga ada,aku hanya mau menghibur diriku sendiri dan aku butuh teman"
"tapi....malam ini aku ada janji makan malam sama seseorang"
__ADS_1
Malam ini Sienna memang sudah punya janji dengan Seth untuk makan malam dan Sienna ga mau membatalkannya sementara Seth sudah menyiapkan segala sesuatunya di rumah.
"begitu rupanya,baiklah.kamu boleh pergi"
"kalau begitu aku permisi pak"sienna menutup pintu dan kembali bekerja.
"kurang ajar.... sebanyak apapun malaikat yang kau kirim untuk melindunginya,aku akan pastikan dia menjadi milikku,ingat itu orang tua bodoh"umpat Lucifer dalam hati sambil mengepalkan tangannya.
"PERHATIAN SEMUANYA....."suara keras manager menggema.
Semua karyawan mengalihkan pandangannya ke manager.
"MALAM INI KITA LEMBUR,KARENA BESOK BERKAS INI AKAN DISERAHKAN LANGSUNG KE DEPARTEMEN"
"kok mendadak sih pak?"
"jangan komplain,Sienna tolong bagikan berkasnya...."manager menyodorkan beberapa lembar berkas.
"OH YA,KALIAN HARUS TELITI JANGAN SAMPAI ADA YANG SALAH ATAU GA BOLEH ADA BEKAS TIPE X,FAHAM..."manager kembali ke ruangannya.
"hiiisss....kenapa lemburnya mendadak,padahal malam ini aku udah boking tempat karaoke.gagal deh...."gerutu manager kecewa.
Sienna membagikan berkas ke seluruh karyawan dan menyimpan satu lembar miliknya di meja.
"aku harus telepon Seth kalau malam ini aku lembur"sienna mengambil ponsel dari tasnya.
"WHAAATTT......"Seth segera menghilang dan kembali ke rumah hanya untuk mengangkat telepon dari Sienna.
Tuut Tuut
"hallo..."suara Seth di telepon
"aku malam ini lembur ya,kalau kamu lapar makan duluan aja,bye...."Sienna menutup teleponnya dan kembali bekerja.
__ADS_1
"huuuuuuffff.....untung saja"ucap Seth ngos-ngosan
Setelah mengangkat telepon Seth pun kembali ke kantor Sienna untuk melindunginya.