CINTA SEMALAM

CINTA SEMALAM
BERTEMU DARA


__ADS_3

"Dara ...." Raditya berucap dengan lirih saat melihat wanita masa lalunya itu kini berada tidak jauh dari tempatnya berdiri.


Dara terlihat sangat cantik. Wanita itu menggandeng seorang lelaki tampan yang Raditya kenali sebagai suami dari Dara.


Lelaki yang dulu membuatnya patah hati karena melihat Dara menikah dengan lelaki itu.


Raditya menutup mobil setelah membantu memasangkan sabuk pengaman pada istrinya. Lelaki itu berjalan mengitari mobil dan membuka pintu di sebelahnya. Tanpa menoleh lagi ke arah Dara berada. Raditya tidak mau Lauren salah paham.


Biar bagaimanapun, Raditya harus menjaga perasaan istrinya. Laki-laki sangat mengingat saat dirinya merasa sangat kesal karena Lauren bertemu dengan sang mantan pacar yang ternyata bekerja di perusahaannya.


Namun, belum sempat Raditya masuk, suara seseorang menyapanya.


"Raditya!"


Raditya urung menutup pintu lalu menoleh ke arah suara.


"Dara." Raditya baru saja ingin menghindar agar tidak bertemu dengan Dara. Akan tetapi, wanita itu justru memanggilnya. Bersama dengan sang suami yang memeluk pinggangnya, Dara tersenyum cantik mendekati Raditya.

__ADS_1


Raditya mau tidak mau akhirnya mendekati Dara dan Davin. Lelaki itu tersenyum menyalami Dara dan Davin.


"Hai, Ra, Davin. Apa kabar?" Raditya tersenyum menyalami mereka berdua. Begitupun Dara dan Davin yang juga tersenyum menyambut uluran tangan Raditya.


Dara dan Davin sepertinya sudah berdamai dengan masa lalu. Tidak ada lagi rasa kesal juga benci. Setelah mereka berdua memutuskan untuk menikah, Dara dan Davin sudah berjanji, tidak akan lagi mengenang ataupun mengungkit masa lalu.


Tidak ada lagi dendam yang tersimpan di hati mereka untuk Raditya. Semuanya sudah berlalu. Mereka berdua sudah hidup bahagia, apalagi, saat ini Dara sedang hamil. Perutnya terlihat membuncit.


"Apa kamu ke sini bersama dengan Papa? Aku lihat ada orang di dalam mobil." Dara yang memang meminta izin pada Davin untuk bertemu dengan mantan papa mertuanya, langsung menanyakan tentang Pratama.


Raditya tersenyum mendengar ucapan Dara. Wanita itu memang sangat dekat dengan Pratama. Raditya hanya tidak menyangka kalau Dara akan bertanya tentang sang papa.


"Istri? Kamu sudah menikah? Kenapa aku tidak tahu kalau kamu sudah menikah?" Dara tampak terkejut. Begitupun dengan Davin. Sudah lama dia tidak pernah mendengar kabar tentang pria itu, kini, saat mereka kembali bertemu, tiba-tiba pria itu sudah menikah.


Kabar mengejutkan sekaligus kabar baik untuk Davin. Paling tidak, Raditya tidak akan mengganggu Dara kalau dia memang benar sudah menikah.


"Aku menikah setelah sebulan pernikahan kamu," jawab Raditya.

__ADS_1


"Benarkah?" Dara kembali terkejut. Rasanya, ia sangat senang mendengar pria yang dulu pernah menjadi suaminya itu sudah menikah.


Dara sangat ingat saat Raditya masih terus mengejarnya, padahal dirinya sudah berkali-kali menolak pria itu. Dengan alasan masih cinta, Raditya terus saja mendekatinya membuat Dara jengah sekaligus kesal pada pria itu.


kini Dara ikut bahagia karena Raditya akhirnya mengakhiri masa dudanya.


"Apa aku boleh bertemu dengan istrimu? Aku sungguh sangat penasaran." Dara mengusap perutnya. Wajahnya tersenyum cantik. Wanita itu menatap ke arah Davin yang mengusap kepalanya.


"Aku sungguh sangat penasaran sama perempuan yang menjadi istrinya Raditya," bisik Dara membuat pria tampan yang sedari tadi memeluk pinggangnya itu tersenyum.


"Apapun untukmu dan bayi kita, aku akan mengabulkannya." Davin mengecup kening Dara sekilas. pandangan matanya kemudian beralih pada Raditya.


"Radit, kamu mau 'kan mengenalkan istrimu pada kami? Istriku sedang mengidam, tadinya dia ingin sekali bertemu dengan papa kamu, karena dia pikir kamu di sini sama papa kamu. Tapi, karena papa kamu tidak ada, sekarang dia ingin sekali bertemu dengan istrimu," pinta Davin.


Raditya tampak berpikir sejenak. Namun, saat melihat Dara mengusap perutnya yang membuncit, Raditya merasa tidak tega.


Namun, jika mereka berdua tahu kalau istrinya adalah kakak tirinya sendiri, mereka berdua pasti akan terkejut dan Lauren pasti merasa malu.

__ADS_1


"Radit! Kenapa kamu lama sekali?"


BERSAMBUNG ....


__ADS_2