
Sesuai janji melvano kepada sang istri dan buah hati, mereka akan mengunjungi mommy Rita dan Daddy Akbar malam Minggu yang akan datang.
Saat ini Kiss disibukkan dengan kegiatan pagi yang rutin ia lakukan. Ia bergegas karena waktu berputar lebih cepat dari biasanya.
Kini melvano dan vano sedang menyantap hidangan yang disajikan oleh Kiss menu yang sederhana tapi nikmat di lidah.
" sayang, sepulang menjemput vano kami akan bermain kerumah Key yach" ucapku
"acyikkk,,, ain ke lumah mama Key,,," ucap vano
" iya sayang, nanti diantar supir yah" ucap melvano
" iya sayang" ucap Kiss
Melvano dan vano berangkat seperti biasa Kiss tidak lupa untuk menyalami punggung tangan melvano dan sebaliknya melvano pun demikian tidak lupa mencium kening Kiss.
Hari ini Key sedang cuti ia sengaja mengambil karena ingin bertemu dengan Kiss dan vano banyak hal yang ingin ia curahkan kepada sahabatnya Kiss dan ia begitu merindukan vano.
Semenjak Kiss memutuskan menikah mereka berpisah tidak tinggal bersama lagi.
Kiss sedang menunggu vano , ia sengaja menjemput vano lebih cepat karena akan mampir terlebih dahulu ke mall ingin membelikan buah-buahan untuk dibawa ke rumah Key.
" mommy,,, " ucap vano
"iya sayang" ucap Kiss sambil mengusap kepala vano
" adi ita ke lumah mama Key" tanya Vano
"jadi dong sayang,,, tapi kita mampir dulu yach ke mall beli buah-buahan untuk mama Key" ucap Kiss
" iya mommy" ucap vano
Mereka pun diantar pak supir ke mall terlebih dahulu sesuai dengan perintah istri tuannya.
Tak butuh waktu lama Kiss dan vano di mall karena Vano sudah merengek untuk segera kerumah mama Key.
Sesudah dari mall mereka melanjutkan perjalanan ke rumah Key.
tok,,, tok,,, tok,,,
Key mendengar suara ketukan pintu , ia tahu bahwa yang bertamu hari ini ialah Kiss dan vano.
" daarrrrr,,," ucap vano saat Key membukakan pintu
"Vano sayang" ucap Key sambil memeluk dan mencium pipi tembem vano
"vano giman kabarnya?" tanya Key
"aikk ma,,," ucap vano
" yah elah elu segitunya sama vano,, lah gue dicuekin" ucap Kiss sambil meletakkan buah tangannya ke atas meja.
" habis gue kangen banget sama tuh anak" ucap Key
" loe udah makan?" tanya Kiss
__ADS_1
" itu gue tadi bawa makanan plus buah , buruan makan" ucap Kiss
"thanks " ucap Key sambil membuka makanan yang di bawa Kiss.
Key makan dengan lahap dan ia tidak lupa untuk menyuapi Vano. Sejak dulu mereka makan pasti selalu bersama - sama. Bagi Key , Kiss dan Vano adalah keluarga terdekatnya.
seusai makan, mereka bersantai ria sambil menikmati televisi.
" Kiss , hmmm" ucap Key
" apaan sih loe, mau cerita aja pakai jedah segala" ucap Kiss
" Kiss gue uda dilamar" ucap Key
" apaaaa" ucap Kiss dengan kagetnya dengan suara melengkingnya
" yah ampunnn Key gue bahagia bgttt" ucap Kiss sambil memeluk sahabatnya itu sampai meneteskan air mata
"iya makasih buat loe yang selalu ada buat gue " ucap Key
" ngomong - ngomong siapa pria yang mampu mendapatkan hatimu" tanya Kiss
" yah elah elo juga kenal" ucap Key
"maksudnya" tanya Kiss
"itu Dokter Fredy" ucap key
" trus kapan pernikahannya akan dilaksanakan?" tanya Kiss
"mudah-mudahan semua lancar yah" ucap Kiss
"aminnnn,, " ucap Key
akhirnya Kiss dan vano pun pulang mengingat kewajiban sebagai istri. Kiss ingin memasak untuk makan malam. Namun baru berapa langkah terdengar suara ketukan pintu ternyata melvano yang datang .
"sayang kok kamu kesini?" tanya Kiss
" yah aku mau jemput kalian !" ucap melvano
" tapi kan ada supir sayang!" ucap Kiss
" udah aku suruh pulang" ucap melvano sambil menggendong vano
" yah udah Key gue balik dulu , jaga kesehatan loe salam buat tunangan loe" ucap Kiss
" sipp,,,,ntar gue sampaikan" ucap Key
mereka pun pulang dalam perjalanan Kiss tiba-tiba meminta melvano untuk menghentikan mobilnya sebentar rasanya ia ingin sekali memakan rujak pedas, kebetulan tempat yang mereka lewati banyak menjajakan berbagai kuliner.
Sesampainya mereka di apartemen Kiss dengan segera menggendong vano kedalam kamar , ia ingin memandikan putranya mengingat hari mulai gelap.
sesudah membereskan vano , Kiss berjalan ke kamar tapi ia tidak melihat melvano , ia pun bergegas mandi. setelah selesai mandi ia menemui melvano di ruang kerja.
" sayang ,,," ucap Kiss sambil memeluk melvano dari belakang
__ADS_1
" iya sayang,,," ucap melvano
" jadi besok kerumah mommy dan Daddy?!" ucap Kiss
" jadi dong ,, tapi kalian lebih dulu berangkat , aku menyusul setelah pekerjaan Kantor usai" ucap melvano
"oke sayang" ucap kiss
" sayang mandi sana bau tau!!!" ucap Kiss sambil menutup hidungnya
" jangan bilang gitu dong ,,, gini - gini aku tuh suami kamu yang paling tampan " ucap melvano sambil mencium.
Kiss yang mendengar perkataan suaminya itu hanya bisa tersenyum ia memang mengakui ketampanan suaminya tidak dapat dipungkiri.
Seminggu sudah berlalu kini melvano, Kiss dan vano berencana akan mengunjungi mansion omah Rita dan opah Akbar. Disepanjang perjalanan vano masih dengan hobinya
"elangi elangi itaan Uhan elah uning hijau di angit yang bilu elukismu agung ciapa gelangan elangi elangi itaan uhan."
tit,,tit,,
Pintu gerbang dibukakan oleh pak satpam.
"selamat datang tuan" ucap pak satpam yang bertugas sambil menundukkan kepala
vano berlari ketika pintu mobil dibukakan ,,,
" omahhhh, opahhhh,," teriak Vano sambil berlari
omah Rita dan opah Akbar yang sedang menunggu kedatangan cucu tersayang mereka sangat bersemangat ketika mendengar teriakkan vano.
"eheee cucu omah pa kabar sayang?!" ucap omah Rita
" aik omah" ucap Vano
,"sayang salin dulu omah dan opah" ucap Kiss
"upss mommy ano upa" ucap vano
Melvano dan Kiss pun ikut menyalami punggung tangan kedua orang tua mereka.
Kini mereka berkumpul di taman rumah belakang yang asri sambil menikmati udara segar.
" sayang,,, kesibukan kamu sekarang apa?" tanya mommy Rita pada Kiss
"Kiss sekarang jadi ibu rumah tangga aja ma" ucap Kiss
" bagus itu supaya mama bisa cepat dapat momongan lagi" ucap mommy Rita
" mommy , melvano dan Kiss menunggu dikasih sama yang diatas aja" ucap melvano
"iya yah,, mommy tauuu" ucap mommy Rita
" mommy mu itu gak sabaran Melvano" ucap Daddy Akbar
semua tertawa rasa bahagia tak dapat diukir dengan kata-kata.Tak terasa waktu cepat berputar jam telah menunjukkan pukul lima sore karena begitu asyiknya mereka sampai tidak mengetahui waktu berlalu begitu aja. Kini mereka membereskan diri kembali ke kamar mengingat makan malam.
__ADS_1