
"Jangan terlalu erat, nanti saya tidak bisa bernapas," goda Giordano.
Hellena merasa malu lalu merenggangkan pelukannya dan mencubit pinggang Giordano.
" Auhh sakit!" teriak Giordano
" Rasaain. Siapa suru godaain saya terus." ketus Hellena yang disambut dengan kekehan tawah dari Giordano.
"Habis kamu peluknya erat bangat, kayak saya mau lari saja. Takut ya kehilangan saya?" goda Giordano lagi
"Iihh apaan sih!!" ketus Hellena.
"Saya peluk erat kamu tuh untuk menyalurkan panas tubuh saya ke kamu, biar kamu tidak terlalu kedinginan," ucap Hellena.
" Benaran kayak gitu?? atau kamu modus saja biar bisa peluk-peluk saya??" goda Giordano
" Iihh sayang....." ngambek Hellena lalu melepaskan pelukannya.
" Peluk lagi, dingin nih." lirih Giordano.
" Tidak mau. Rasain!" ketus Hellena yang masih ngambek.
"Jangan ngambek begitu. Muka kamu jelek," ucap Giordano yang melirik lewat kaca spion.
" Malas!!" ucap Hellena.
"Peluk lagi sayang. Saya mau dipeluk sama kamu, jangan ngambek terus." rayu Giordano sambil salah satu tangannya meraih tangan Hellena untuk memeluknya.
Hellena kembali memeluk Giordano dengan erat, menyatukan panas tubuhnya dan panas tubuh Giordano sehingga keduanya merasa hangat. Hellena seperti kecanduan aroma tubuh Giordano. Aroma yang mampu memberikan ketenangan. Memeluk Giordano memberikannya rasa nyaman, hangat dan tenang. Ia memeluk Giordano dengar erat sambil menyandarkan kepalanya dipunggung Giordano dan menghirup kuat-kuat aroma tubuh Giordano.
Pukul 16.00 mereka tiba dikosan milik Hellena. Giordano memarkirkan motornya lalu masuk bersama Hellena ke dalam kamar kos milik Hellena yang sebelumnya telah dibuka oleh Hellena. Hellena meletakan tasnya dan membuka helm yang masih stabil dikepalanya. Giordano sudah duduk dikursi yang ada.
__ADS_1
Hellena masuk ke kamarnya, mengambil handuk yang masih baru serta sebuah jaket berukuran jumbo lalu keluar menghampiri Giordano.
" Mandi dulu sana. Ganti baju kamu yang basah tuh dengan jaket ini." ucap Hellena sambil menyerahkan handuk serta jaket yang ia bawah.
"Jaket siapa ini?" tanya Giordano sambil membentangkan jaket tersebut pada tubuhnya takut ukurannya kekecilan.
"Punya saya. Kemarin saya pesan online ukuran M. Yang datang malah ukuran L, jadinya kebesaran dan saya tidak pakai. Handuknya juga masih baru belum saya pakai." ucap Hellena lagi.
Giordano langsung masuk ke kamar mandi membersih tubuhnya yang terasa lengket-lengket air laut dan pasir-pasir yang melekat. Hellena membuat susu hangat dan mengeluarkan sebungkus Biskuit yang ia letakan dinapan untuknya dan Giordano sambil menunggu Giordano mandi.
10 menit kemudian Giordano keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar. Gantian Hellena yang masuk untuk membersihkan diri. Ia masuk dengan membawa lengkap semua pakaiannya ke dalam kamar mandi. 15 menit Hellena membersihkan diri. Ia keluar dengan tubuh yang sudah segar dan wangi. Rambutnya masih dibungkus handuk karena tadi ia mencuci rambutnya.
Hellena menghampiri Giordano yang sedang duduk dengan membawa napan yang berisi susu hangat dan biskuit.
" Minum dulu," ucap Hellena pada Giordano.
Giordano mengambil segelas susu dan meminumnya sambil memakan beberapa lempeng biskuit, begitu juga Hellena.
" Elle..." panggil Giordano
"Iya sayang," jawab Hellena
"Saya pulang e. Terimakasih untuk hari ini sayang," ucap Giordano sambil menggenggam tangan Hellena.
Mata Hellena mulai berkaca-kaca. Ia benci setiap kali harus berpisah dengan Giordano yang harus kembali pulang ke asrama Biara. Kebersamaan mereka selalu dibatasi oleh waktu.
"Jangan sedih seperti itu. Nanti langkah kaki saya berat untuk pulang." ucap Giordano yang masih menggenggam kedua tangan Hellena.
" Iya sayang," ucap Hellena yang langsung berdiri untuk mengantar kepergian kekasihnya.
Hellena memeluk Giordano dengan erat dan dipeluk balik oleh Giordano.
__ADS_1
"Elle... 2 bulan ini kita tidak bertemu dulu ya," ucap Giordano yang masih memeluk Hellena.
"Kenapa?" tanya Hellena sambil mendongkak kepalanya menatap Giordano dengan posisi masih berpelukan.
" Saya ingin mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti ujian semester. Nanti setelah selesai ujian baru saya hubungi kamu lagi," jelas Giordano.
"Ujiannya kapan? dan kapan selesainya?" tanya Hellena.
" Pertengahan Desember dan dilanjutkan hingga awal Januari setelah masuk liburan Natal dan Tahun Baru. Mungkin Minggu ketiga bulan Januari atau awal Februari baru bisa bertemu kamu." jelas Giordano lagi.
" Lama sekali..." ucap Hellena.
"Jangan rindu ya. Jaga diri baik-baik. Jaga kesehatan dan tidak boleh begadang!" ucap Giordano sambil mengelus-ngelus pucuk rambut Hellena.
" Iya," jawab Hellena sambil menganggukkan kepalanya dan mempererat pelukannya serta menyandarkan kepalanya di dada bidang Giordano.
" Kamu sekarang semakin manja yah," goda Giordano sambil mencubit gemas hidung Hellena. Hellena hanya menyengir.
"Ingat, belajar yang rajin. Persiapkan diri yang baik juga untuk ujianmu. Jangan terlalu memikirkan saya. Saya akan selalu baik-baik saja, karena ada kamu disini," ucap Giordano sambil menunjukkan jari di dadanya.
" Iya sayang. Jangan lupa kalau sudah sampai di asrama kabari saya," ucap Hellena.
Giordano mencium pucuk kepala Hellena, lalu keluar menuju motornya. Hellena mengantar kepergian Giordano sampai dipintu gerbang kos. Setelah Giordano menghilang dari pandangannya barulah ia meninggalkan gerbang kos dan masuk ke kamarnya.
Di kamarnya, Hellena masuk ke kamar mandi merendam kaos dan juga jaket Giordano yang basa tadi yang ditinggalkan Giordano dikamar mandinya dengan detergen untuk ia cuci.
Bersambung.........
🌹🌹🌹🌹
Bagus tidak ya ceritanya.....
__ADS_1
Setelah dibaca jangan lupa ya tinggalin jejak buat Author dengan beri Like, Vote, Rate serta koment ya🙏