
Pagi ini Giordano bangun pada pukul 05.00 pagi seperti biasanya. Barang-barang yang mau di bawah sudah ia packing dari semalam. Giordano merapikan kamar tidur lalu mengeluarkan kaos dan celana jeans panjang yang akan ia kenakan dan meletakan di atas tempat tidurnya. Setelah itu Giordano langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena semalam ia sudah memesan tiket bus dan bus akan menjemputnya pukul 06.00 pagi di biara.
Giordano mandi secepat kilat hanya 10 menit saja ia sudah keluar dengan tubuh yang segar.
Setelah mengenakan pakaian dan bersiap, Giordano menuju ruang makan untuk sarapan. Di ruang makan beberapa karyawati yang bekerja di biara sudah menyiapkan sarapan dan ada beberapa teman frater yang sedang sarapan.
Giordano duduk disalah satu kursi kosong lalu mengambil sarapan dan memakannya dalam diam. Saat sedang sarapan, seorang karyawati datang menghampirinya.
"Frater Giordano... Di depan ada bus yang frater pesan sudah tiba" tutur salah satu karyawati yang diminta untuk memanggil Giordano oleh sang sopir bus.
"Oh iya. Tolong sampaikan untuk tunggu sebentar yah," pintah Giordano pada sang karyawati.
"Iya frater," ucap sang karyawati dan berlalu meninggalkan Giordano.
Setelah kepergian sang karyawati, Giordano meletakan piring kosong yang ia gunakan untuk sarapan tadi dan meminum segelas air putih lalu bergegas menuju kamar untuk mengambil tas serta beberapa barang yang akan ia bawah. Giordano berpamitan pada Pater pemimpin asrama dan beberapa teman yang ia jumpai lalu keluar menuju bus yang ada di tempat parkir.
Setelah Giordano masuk ke bus yang sudah penuh dengan penumpang yang lain, sang sopir segera menghidupkan mesin dan melaju meninggalkan halaman biara.
"Elle, saya jalan ya," isi pesan chat yang Giordano kirimkan kepada Hellena saat mereka meninggalkan halaman biara.
****
Hellena baru bangun karena mendengar deringan notif pesan masuk di handphonenya.
Dengan mata yang berat, Hellena meraih Hpnya yang ia letakan di nakas disamping tempat tidurnya. Sambil menguap lebar Ia membaca pesan yang ternyata dari Giordano.
"Ahh Gio..." gumam Hellena.
"Iya sayang hati-hati dijalan. Kalau sudah sampai dirumah jangan lupa kabari saya," isi pesan balasan Hellena ke Giordano.
Setelah membalas pesan Giordano, Hellena turun dari tempat tidur membuka jendela kamar dan merapikan kamarnya barulah ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
30 menit Hellena membersihkan diri, ia keluar dengan wajah yang lebih segar dan sudah berpakaian dengan rambut yang dililit dengan handuk karena tadi Hellena mencuci rambutnya. Perutnya sudah sangat lapar, cacing-cacing pun sudah berdemo meminta makan. Hellena menuju dapur untuk membuat sarapan sederhana ala anak kosan. Ia membuat nasi goreng dan segelas teh hangat.
Selesai sarapan, Hellena bersiap untuk ke kampus. Kampus memang sudah libur, namun masih ada beberapa jurusan yang masih belum libur, salah satunya jurusan yang diambil Hellena. Masih ada beberapa mata kuliah praktikum yang belum diujiankan, sehingga Hellena harus ke kampus untuk mengecek jadwal ujian praktikum di laboratorium.
Suasana kampus sangat sepi, hanya ada beberapa mahasiswa yang terlihat disana. Hellena tadi sudah mengirim pesan pada Lidwina untuk menemaninya ke kampus mengecek jadwal ujian praktikum, namun Lidwina belum datang. Hellena memutuskan untuk masuk duluan ke gedung bagian jurusannya.
__ADS_1
Karena suasana sangat sepi, Hellena jadi rindu ingin pulang ke kampung halamannya. Setelah mengetahui jadwal ujian praktikum, Hellena duduk di gazebo yang ada di depan Laboratorium menunggu Lidwina. 20 menit kemudian barulah Lidwina tiba di kampus dan langsung menemui Hellena di gazebo.
"Lama banget sih kamu," tutur Hellena saat Lidwina duduk di gazebo.
"Yah kamu tahukan kalau rumahku jauh banget dari kampus, belum lagi menunggu angkotnya lama banget." tutur Lidwina
"Iya, iya, alasan biasa," ucap Hellena cepat.
"Sudah cek jadwal ujiannya?" tanya Lidwina mengalihkan topik pembicaraan.
"Sudah. Lusa sudah mulai ujian praktikum dan saya mendapat jadwal pagi," jawab Hellena
"Terus saya?" tanya Lidwina lagi.
"Tidak tahu. Cek aja sendiri sana," tunjuk Hellena ke arah ditempelnya jadwal ujian praktikum.
"Hiss tegah bangat sih kamu sama sahabat sendiri," ketus Lidwina yang beranjak berdiri untuk mengecek namanya ada di jadwal pagi, siang atau sore.
"Saya sama Rizky dapat jadwal sore, malas bangat." ucap Lidwina setelah kembali ke gazebo.
"Karena?" tanya Hellena
"Nginap saja di kosan saya, ribet amat pikirnya," ucap Hellena.
"Emang boleh saya nginap di kosan kamu?" tanya balik Lidwina.
"Ya bolehlah, gimana sih kamu," tutur Hellena.
"Okelah kalau gitu," jawab Lidwina semangat.
"Semangat bangat sih kamu nginap di kosan saya, jangan-jangan kamu suka yah sama saya?" canda Hellena.
"Enak aja, saya normal yah." Potong Lidwina cepat.
"Terus kenapa kamu semangat bangat tadi," ucap Hellena lagi.
"Yah semangat lah. Kan kita bisa kerja laporan praktikum bersama-sama, jadi bisa lebih cepat selesainya dan bisa saling bertanya," kekeh Lidwina.
__ADS_1
"Iya juga yah,, kenapa saya tidak kepikiran dari tadi," ucap Hellena semangat juga.
"Ke kantin yuk, sudah lapar nih. Tadi sarapan dikit aja," ucap Lidwina.
"Ayok," ucap Hellena sambil berdiri menyusul Lidwina yang sudah duluan berdiri.
Hellena dan Lidwina lalu menuju kantin.
"Ay.... Gio sudah pulang tadi pagi," cerita Hellena saat mereka sudah tiba di kantin dan setelah memesan makanan.
"Jam berapa berangkat?" tanya Lidwina pingin tahu.
"Jam 6 pagi tadi Gio sudah berangkat dengan travel," jelas Hellena.
"Oh, mereka sudah libur?" tanya Lidwina
"Iya sudah. Sejak seminggu yang lalu," ucap Hellena
"Berapa lama Giordano liburan?" tanya Lidwina lagi.
"Katanya sih 2 Minggu," jawab Hellena sambil mengaduk baksonya yang ia pesan tadi sudah diantar ke mejanya.
"Biasanya kesana dengan travel memakan waktu berapa lama?" tanya Hellena yang ingin tahu.
"Biasanya sih 8 jam sudah sampai dikampung." ucap Lidwina sambil mulai menuangkan kecap, sambal, perasan jeruk nipis dan saus ke dalam mangkuk baksonya.
"Wah lama juga yah, berarti jauh bangat dan sore dong sampainya," lirih Hellena sambil mengunyah baksonya.
"Iya memang jauh." jawab Lidwina yang juga sedang mengunyah bakso miliknya.
Hellena dan Lidwina menikmati bakso sambil bercakap-cakap.
Beberapa teman sekelas Hellena dan Lidwina yang juga datang ke kampus untuk mengecek jadwal praktikum juga mulai rame ke kantin. Yah setidaknya kantin mulai terlihat sedikit ramai dari pada saat pagi tadi yang sangat sepi
Bersambung......
Maaf ya Author slow up selama seminggu terakhir ini karena beberapa kesibukan yang tidak bisa author tinggalkan. Mohon pengertiannya🙏🙏
__ADS_1
Tetap dukung Author yah, jangan lupa tinggalkan jejak untuk author berupa like, vote dan koment yah, salam sehat🙏🙏